Jumat, 19 November 2021

SETTING TIMBANGAN DIGITAL PADA APLIKASI KASIR

 


Timbangan Digital merupakan alat yang digunakan sebagai pengukuran untuk mengukur suatu berat atau beban maupun massa pada suatu zat.  Alat ini membutuhkan sumber daya dan tidak benar-benar akurat, namun biasanya cukup akurat ketika digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Skala digital digunakan dengan berbagai tujuan mulai dari pengukuran bahan di dapur dan untuk pengukuran tepat dari bahan di laboratorium.

Timbangan Digital juga dapat menimbang sekaligus menghitung dengan cepat, akurat dan mudah digunakan di dalam maupun di luar ruangan.

Timbangan yang bekerja secara elektronis dengan tenaga listrik. Umumnya timbangan ini menggunakan arus lemah dan indikatornya berupa angka digital pada layar bacaan. Selain itu, dapat meng-kalkulasikan berat ke harga perkilo dari barang yang ditimbang, baik itu buah, kebutuhan sembako dan lain lain. Bahkan di beberapa produk Timbangan Digital Anda bisa mendapatkan sertifikat dengan sedikit biaya tambahan.

Skala digital sangat bervariasi namun berdasarkan tujuan yang digunakannya.Timbangan yang sering digunakan untuk mengukur suatu berat umumnya tidak perlu tepat sebagai perbedaan antar gram dengan beberapa lainnya, bahkan dalam beberapa pound tidak sangat signifikan. Timbangan juga dibutuhkan pada sebuah toko yang memiliki nilai harga item, seperti memproduksi hal ini karena orang membayar uang berdasarkan sesuai banyak skala berat suatu benda.

Timbangan digunakan untuk pengaturan laboratorium khususnya digunakan pada kegiatan laboratorium kimia, fisika dan penelitian medis harus sangat akurat. Reaksi kimia membutuhkan jumlah yang sesuai dari suatu zat tertentu agar dapat berjalan sampai selesai. Sering kali skala digital digunakan sebagai keperluan laboratorium berisikan kotak kaca permukaan pengukuran guna untuk mencegah perubahan pada massa yang diukur dan dihasilkan pada arus udara dengan menerapkan sedikit tekanan pada permukaan pengukuran. Hal ini sering terjadi karena suatu zat yang diukur sebagai perbedaan suhu dapat menyebabkan udara yang dapat mengubah pengukuran berat badan.


Jenis Timbangan

Jenis timbangan dapat dikelompokkan dalam beberapa kategori berdasarkan klasifikasinya. Jika dilihat dari cara kerjanya, jenis timbangan dapat dibedakan atas:

Timbangan manual

Yaitu jenis timbangan yang bekerja secara mekanis dengan sistem pegas. Biasanya jenis timbangan ini menggunakan indikator berupa jarum sebagai penunjuk ukuran massa yang telah terskala.

Timbangan digital

Yaitu jenis timbangan yang bekerja secara elektronis dengan tenaga listrik. Umumnya timbangan ini menggunakan arus lemah dan indikatornya berupa angka digital pada layar bacaan.

Timbangan hybrid

Yaitu timbangan yang cara kerjanya merupakan perpaduan antara timbangan manual dan digital. Timbangan Hybrid ini biasa digunakan untuk lokasi penimbangan yang tidak ada aliran listrik. Timbangan Hybrid menggunakan display digital tetapi bagian paltform menggunakan plat mekanik.


Sensor Timbangan Digital 

Seiring berkembangnya waktu dan teknologi secara perlahan sistem kerja timbangan analog mulai tersisihkan oleh timbangan digital meski belum dikatakan tergantikan. Begitupun pada timbangan analog yang masih menggunakan anak timbang yang digunakan sebagai acuan, kini sudah banyak diproduksi timbangan dengan sistem digital. Salah satu penyebab yang mungkin terjadi adalah karena penggunaan timbangan digital lebih praktis dan tampilan yang terkesan lebih mewah menjadikan masyarakat memilih timbangan digital. 

Pada timbangan digital terdapat sebuah sensor bila kita melepas tutup rangka timbangan digital tepat berada dibawah alas peletakan beban. Sensor alat timbang akan bekerja ketika mendapat sebuah tekanan yang diletakan diatasnya. Kemudian sensor tersebut mengkonversi besarnya regangan atau hasil tekanan yang terjadi menjadi tengangan listrik yang menerangi layar LED atau tampil di LCD yang berupa hasil pengukuran berat benda tersebut.


Setting timbangan digital 

1. Pilih menu back office kemudian lainnya, klik pengaturan timbangan digital.



2. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.


3. Isilah data-data terebut dengan cara ceklist aktifkan timbangan digital pada kotak yang tersedia didepannya. Untuk kode barcode silahkan ketik manual, begitu pula pada kolom digit kode dan harga barang. Sementara untuk harga barang atau quantity bisa dipilih pada kolom yang telah tersedia. Setelah selesai, klik OK.


4. Jika muncul kotak dialog sebagai makesure klik OK. 


Demikian penjelasan setting timbangan digital pada aplikasi kasir. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi kasir. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi kasir, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

https://reviewsoftwarekasir.blogspot.com/2021/09/fitur-utama-pada-software-kasir.html

https://reviewsoftwarekasir.blogspot.com/2021/09/software-kasir-online.html

https://reviewsoftwarekasir.blogspot.com/2021/09/kelebihan-kelebihan-software-kasir-sid.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar