Kamis, 30 September 2021

INPUT DATA PEMASUKAN PADA APLIKASI KASIR


Data pemasukan merupakan penerimaan kas yang akan bertambah secara otomatis begitu pula dengan laba-ruginya. Dengan kata lain, kas yang diterima perusahaan yang bersifat dapat segera digunakan. Baik yang berupa uang tunai maupun surat-surat berharga dari transaksi perusahaan maupun penjualan tunai, pelunasan piutang, atau transaksi lainnya yang dapat menambah kas perusahaan.

Namun, penerimaan kas perusahaan secara umum berasal dari dua sumber utama, yakni penerimaan kas dari penjualan tunai dan penerimaan kas dari penjualan kredit.

Prosedur Penerimaan Kas

Dalam prosedur penerimaan kas, secara umum berkenaan dengan konsep dasar akuntansi yang ditandai dengan penerimaan pembayaran harga barang dari pembeli dan pemberian tanda pembayaran/faktur penjualan tunai kepada pembeli. Selanjutnya, pembeli tersebut melakukan pengambilan barang yang dibelinya dari fungsi pengiriman.

Prosedur penerimaan kas yang biasanya dilakukan bisa beragam, seperti penerimaan kas dari langganan, pembuatan voucher penerimaan kas, penyetoran kas ke bank, pencatatan buku kas dan bank (Laporan mutasi kas dan bank), serta stok opname kas harian

1. Penerimaan kas dari langganan

Prosedur penerimaan kas bisa dimulai pada saat pelanggan melakukan penyetoran kas ke kasir, kemudian mengeluarkan invoice (asli) dan invoice lembar ketiga (lembar kasir) untuk dicocokan dengan penerimaan kas. Apabila sudah sesuai, maka invoice asli dan invoice rangkap ketiga tersebut dicap (stempel) lunas dan ditandatangani oleh kasir. Invoice asli beserta dengan dokumen lain kemudian diberikan kepada pelanggan, sedangkan invoice lembar ketiga akan di arsip bersama dengan Voucher Penerimaan Kas.

2. Pembuatan voucher penerimaan kas

Voucher penerimaan kas merupakan dokumen yang digunakan sebagai bukti penerimaan kas yang akan dilampirkan dengan invoice (copy kasir). Kemudian, diarsipkan sesuai dengan nomor urut voucher penerimaan kas. Voucher ini memberikan berbagai informasi. Antara lain: tanggal, jenis voucher penerimaan kas (keci/besar), nomor invoice, nama langganan, jumlah penerimaan kas, tanda-tangan petugas kasir, dan tanda tangan pihak yang memeriksa dan yang menyetujui.

3. Penyetoran kas ke bank

Hampir setiap perusahaan akan menyetorkan uang ketika telah menerima uang kas.  Penyetoran ke bank dilakukan dengan membuat Slip Setoran Bank beserta dengan uang kas yang disetor ke bank.

4. Pencatatan buku kas dan laporan mutasi kas

Dalam prosedur ini, Ada 3 (tiga) tahap pembuatan laporan yaitu, laporan pada saat penerimaan kas, laporan pada saat penyetoran kas ke bank, kemudian penandatanganan persetujuan di buku kas dan bank oleh kasir.

Laporan pada saat penerimaan kas dibuat berdasarkan voucher penerimaan kas. Sedangkan laporan saat penyetoran kas ke bank dibuat dalam 2 bentuk, yaitu saldo kas berkurang dan saldo kas bertambah.

5. Stok opname kas harian

Prosedur penerimaan kas diakhiri dengan stock opname kas untuk mencocokkan saldo fisik kas dengan saldo menurut laporan buku kas. Stock opname kas harian dilakukan untuk bahan rujukan jika terjadi perbedaan antara saldo buku kas dengan saldo fisik. Stok opname kas juga bisa dilakukan pada waktu tertentu oleh perusahaan untuk proses audit (pemeriksaan) saldo kas.


Cara Input Data Pemasukan Pada Software Kasir

1. Pilih menu back office kemudian pilih pemasukan.




2. Setelah itu, pilih tombol tambah yang berada dipojok kiri bawah ( tombol yang diwarnai kuning).


4. Isilah kolom-kolom data pemasukan seperti gambar dibawah ini, yang meliputi kode, tanggal, jenis pemasukan, keterangan, kas, jumlah, terbilang, kode pelanggan, serta nama pelanggan. 


5. Perlu digaris bawahi untuk kolom jenis pemasukan, anda harus menginput data jenis pemasukan terlebih dahulu dengan klik tombol [....] yang diwarnai kuning, lalu klik tombol tambah pada pojok sebelah kiri bawah. Kemudian ketik kode dan nama, setelah itu klik tombol simpan yang berada disamping tombol tambah.


6. Setelah data identitas pemasukan telah terisi semua klik simpan atau F8. Perlu anda ketahui bahwa kolom jumlah dilengkapi dengan huruf terbilang sehingga akan memudahkan anda dalam menginput angka tanpa harus mengecek kembali nol dibelakang jumlah. 


Demikian penjelasan mengenai input mutasi kas pada aplikasi kasir . Begitu pula dengan cara inputnya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi kasir. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi kasir, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

https://reviewsoftwarekasir.blogspot.com/2021/09/fitur-utama-pada-software-kasir.html

https://reviewsoftwarekasir.blogspot.com/2021/09/software-kasir-online.html

https://reviewsoftwarekasir.blogspot.com/2021/09/kelebihan-kelebihan-software-kasir-sid.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar