Definisi tabungan menurut Siddiqi (2005) bermakna dua; pertama, tabungan yang ditujukan untuk berjaga-jaga dan kedua, tabungan yang ditujukan untuk investasi. Tentu saja investasi yang produktif, bukan investasi dalam makna luas yang dilakukan oleh konvensional, dimana aktivitas spekulasi masuk dalam definisi investasi ini.
Jenis-Jenis Tabungan
Tabungan juga memiliki banyak jenis serta fungsi-fungsi yang berbeda yaitu:
Tabungan Konvensional
Tabungan konvensional adalah tabungan yang paling umum dan banyak dimiliki setiap orang. Seperti yang sudah kita bahas sedikit di atas, bahwa nasabah dari tabungan yang satu ini biasanya diberikan fasilitas buku tabungan, kartu debit dan layanan banking baik itu sms banking, mobile banking atau internet banking.
Untuk tabungan yang konvensional keuntungan atau bunga yang diterima terbilang rendah, karena tujuannya memang hanya untuk menyimpan uang bukan untuk pengembangan dana. Bunga yang dapat diterima 0% hingga 2%.
Tabungan Berjangka
Berbeda dengan tabungan konvensional, tabungan yang satu ini cocok untuk kamu yang memiliki tujuan untuk menyimpan uang dan beberapa tujuan lainnya. Seperti untuk liburan atau tujuan lainnya. Bunga dari tabungan berjangka ini relatif lebih baik dibandingkan tabungan konvensional dengan bunga tabungan 3% hingga 7% per tahun.
Hanya, tabungan berjangka hanya dapat diambil sesuai dengan yang telah disepakati. Jika kamu melanggar yang telah disepakati, maka kamu dapat terkena denda atau penalti.
Tabungan Anak
Tabungan anak ini ditujukan untuk mereka yang ingin mengajarkan anak-anaknya untuk menabung sejak dini. Dari fasilitasnya tidak jauh berbeda dengan tabungan konvensional. Mereka akan diberikan buku tabungan atau beberapa juga kartu debit tergantung kebijakan dari Bank. namun, tentunya tidak terdapat fasilitas banking.
Setoran untuk tabungan ini memang dibuat cukup ringan biasanya mulai dari Rp5.000 hingga Rp20.000. Hal ini agar si kecil dapat mulai menabung sejak dini.
Tabungan Mata Uang Asing
Tabungan yang satu ini sering disebut valas (valuta asing), tabungan ini biasanya sering ditemui di perbankan. Mata uang yang sering digunakan dalam tabungan ini seperti dollar, euro, poundsterling dan beberapa mata uang asing lainnya. Namun, untuk kamu yang hanya memiliki rupiah tetap dapat melakukan investasi dengan menukarkan rupiah milikmu dan dikonversikan ke dalam mata uang asing.
Untuk setoran awal dari tabungan ini cukup beragam, hanya saja tabungan ini dapat memberikan keuntungan yang lebih besar karena nilai konversi mata uang asing lebih tinggi dibandingkan rupiah.
Tabungan Haji
Tabungan ini sering sekali digunakan untuk mereka yang memiliki rencana untuk berhaji dalam beberapa tahun kedepan. Tabungan ini tidak jauh berbeda dengan tabungan berjangka, jika nominal yang dibutuhkan sudah tercapai maka dana dapat dicairkan dan digunakan untuk biaya keberangkatan haji.
Syarat dan dokumen yang disiapkan biasanya lebih banyak dibandingkan dengan tabungan biasa. Karena untuk tabungan yang satu ini tidak hanya soal nominal dan identitas diri saja yang diperlukan, tetapi riwayat dari kesehatan juga perlu dipersiapkan.
Untuk setoran awalnya biasanya berbeda tergantung dari kebijakan dari masing-masing bank. Namun, semakin besar dana yang disetorkan maka akan semakin cepat pula tujuan kamu dapat tercapai.
Tabungan Giro
Yang terakhir adalah tabungan Giro. Tabungan ini seringkali disebut sebagai tabungan bisnis, karena memang fasilitas dari tabungan ini ditujukan untuk kebutuhan bisnis seperti transfer ke beberapa rekening dan transaksinya dapat menggunakan cek dan bilyet.
Untuk pembukaan rekening Giro ini dapat dilakukan untuk perorangan ataupun badan usaha dan minimum setoran awalnya mulai dari Rp2 hingga Rp3 jutaan.
Itulah beberapa jenis tabungan beserta fungsinya. Selain menabung dengan menggunakan beberapa tabungan di atas, menabung menggunakan instrumen investasi juga dapat menjadi pilihan. Salah satunya dengan menabung melalui Peer-to-Peer (P2P) Lending.
Tujuan
Menyimpan uang artinya sama dengan kegiatan meningkatkan kehidupan finansial demi membangun kekayaan. Tetapi sebelum memutuskan untuk menabung, maka harus dipikirkan dengan jelas tujuan dari menabung agar bisa tetap konsisten untuk menjalankan kegiatan tersebut. Tujuan yang jelas akan membuat Anda menabung lebih efektif ketimbang menabung tanpa tujuan dan keinginan yang kuat. Beberapa tujuan menabung diantaranya
- Penyisihan sebagian hasil pendapatan nasabah untuk dikumpulkan sebagai cadangan hari depan saat pensiun.
- Sebagai alat untuk melakukan transaksi bisnis atau usaha individu / kelompok
- Untuk pendidikan
Manfaat
Menabung merupakan kegiatan yang baik dalam hal pengelolaan uang. Ada beberapa manfaat dari menabung adalah sebagai berikut
- Cara mewujudkan banyak hal seperti melanjutkan pendidikan, membeli rumah atau gadget teranyar, juga berlibur ke tempat-tempat yang sudah lama diidamkan.
- Memiliki dana darurat.
- Mengurangi stres.
- Menerapkan Sikap Disiplin.
- Menabung bisa memicu tumbuhnya gaya hidup sederhana dan hemat.
Input Tabungan Pelanggan
1. Pilih menu pelanggan kemudian klik tabungan pelanggan, lalu TAMBAH yang berada di pojok kiri bawah layar.
Demikian penjelasan input tabungan pelanggan pada aplikasi kasir. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi kasir. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi kasir, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.
Related post:
https://reviewsoftwarekasir.blogspot.com/2021/09/fitur-utama-pada-software-kasir.html
https://reviewsoftwarekasir.blogspot.com/2021/09/software-kasir-online.html
https://reviewsoftwarekasir.blogspot.com/2021/09/kelebihan-kelebihan-software-kasir-sid.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar