Laporan penjualan atau laporan analisis penjualan menguraikan status aktivitas penjualan dalam perusahaan. Ini menunjukkan tren penjualan dari waktu ke waktu dan juga menganalisis berbagai tahapan corong penjualan dan eksekutif penjualan. Mereka memberikan gambaran tentang latihan perusahaan pada saat tertentu, menilai situasi, membuat keputusan terbaik, dan menentukan jenis perilaku yang harus dilakukan. Laporan penjualan membantu Anda mengidentifikasi potensi peluang pasar baru yang dapat meningkatkan hasil Anda.
Mereka bisa dalam berbagai bentuk: jumlah metrik pelacakan format laporan penjualan harian, jumlah pelanggan potensial yang dihasilkan oleh telepon atau pengaturan staf rapat yang terkait dengan perhitungan sehari-hari. Templat laporan penjualan mingguan yang khas dapat memantau jumlah transaksi atau pendapatan yang dihasilkan oleh tim. Dengan format laporan penjualan bulanan, Anda dapat melihat status keseluruhan dari berbagai tugas untuk penjual atau seluruh tim.
Macam Transaksi Penjualan
Selain itu menurut Batu Swastha terdapat berbagai macam
transaksi penjualan yang dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
a. Penjualan secara Tunai
Adalah penjualan yang bersifat “cash and carry” dimana penjualan setelah
terdapat kesepakatan harga antara penjual dengan pembeli, maka pembeli
menyerahkan pembayaran seacara kontan dan bisa langsung dimiliki oleh
pembeli.
b. Penjualan kredit
Adalah penjualan non cash dengan tenggang waktu rata-rata diatas 1 bulan.
c. Penjualan secara Tender
Adalah penjualan yang dilaksanakan melalui prosedur tender untuk
memenuhi permintaan pihak pembeli yang membuka tender.
d. Penjualan Ekspor
Adalah penjualan yang dilaksanakan dengan pihak pembeli luar negeri yang
mengimpor barang yang biasanya menggunakan fasilitas letter of
credit(LC).
e. Penjualan secara Konsiyasi
Adalah penjualan secara “Titipan” kepada pembeli yang juga sebagai
penjual apabila barang tersebut tidak terjual maka akan dikembalikan pada
penjual.
f. Penjualan secara Grosir
Adalah penjualan yang tidak langsung kepada pembeli, tetapi melalui
pedagang perantara yang menjadi perantara pabrik/ importir dengan
pedagang eceran.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penjualan
Dalam prakteknya, perencanaan penjualan dipengaruhi oleh beberapaa
faktor, seperti yang dikemukakan oleh Basu Swasta DH sebagai berikut:
1) kondisi dan kemampuan penjual
Transaksi jual-beli merupakan pemindahan hak milik secara komersial
atas barang dan jasa, pada prinsipnya melibatkan dua pihak yaitu penjual
sebagai pihak pertama dan pembeli sebagai pihak kedua. Disini penjual
harus dapat menyakinkan kepada pembelinya agar dapat mencapai
sasaran penjualan yang diharapkan. Untuk maksud tersebut para penjual
harus memahami beberapa masalah penting yang sangat berkaitan,
yakni:
a. Jenis Dan Karakteristik Barang Yang Ditawarkan
b. Harga Produk
c. Syarat Penjualan
2) Kondisi Pasar
Pasar sebagai kelompok pembeli atau pihak yang menjadi sasaran dalam
penjualan dapat pula mempengaruhi kegiatan penjualan. Adapun faktorfaktor kondisi pasar yang perlu diperhatikan adalah:
a. Jenis Pasar
b. Kelompok Pembeli
c. Daya Beli
d. Frekuensi Pembelian
e. Keinginan Dan Kebutuhan
3) Modal
Akan lebih sulit bagi penjual untuk menjual barangnya apabila barang
yang dijual itu belum dikenal oleh pembeli atau pembeli atau apabila
lokasi pembeli jauh dari tempat penjual. Dalam keadaan seperti ini,
penjual harus memperkenalkan terlebih dahulu atau membawa
barangnya ke tempat pembeli. Untuk melaksanakan maksud tersebut
diperlukan saran serta usaha, seperti alat transportasi, tempat peragaan
baik di dalam perusahaan maupn di luar perusahaan, usaha promosi dan
sebagainya. Semua ini hanya dapat dilakukan apabila penjual memiliki
sejumlah modal yang diperlukan oleh perusahaan.
4) Kondisi Organisasi Perusahaan
Pada perusahaan besar, biasanya masalah penjualan ini ditangani oleh
bagian tersendiri (bagian penjualan) yang dipegang oleh orang-orang
tertentu atau ahli dibidang penjualan. Lain halnya dengan perusahaan
kecil, dimana masalah penjualan ditangani oleh orang yang juga
melakukan fungsi lain. Hal ini disebabkan karena jumlah tenaga
kerjanya lebih sedkit, sistem organisasinya yang sederhana, masalahmasalah yang dihadapi serta sarana yang dimilikinya juga tidak sebesar
perusahaan besar. Biasanya masalah penjualan ini ditangani sendiri oleh
pemimpin dan tidak diberikan kepada orang lain.
5) Faktor Lain
Faktor-faktor yang sering mempengaruhi penjualan yaitu periklanan,
kampanye, peragaan, dan pemberian hadiah. Namun untuk
melaksanakannya, diperlukan sejumlah dana yang besar. Bagi
perusahaan yang memiliki modal yang besar, kegiatan ini secara rutin
dapat dilakukan. Sedangkan bagi perusahaan yang kecil atau memiliki
modal yang sedikit, kegiatan ini jarang dilakukan. Ada pengusaha yang
berpegang pada suatu prinsip bahwa paling penting membuat barang
yang baik. Bilamana prinsip tersebut dilaksanakan, maka diharapkan
pembeli akan membeli lagi barang yang sama. Namun, sebelum
pembelinya dilakukan, pembeli sering dirangsang untuk membeli
dengan cara mengemas barang tersebut dengan bungkus yang menarik
atau dengan promosi yang lainnya.
Cara Cetak Laporan Penjualan Per bulan
1. Pilih laporan kemudian klik laporan penjualan (bulanan) yang bergaris bawah berada dilajur sebelah kiri.
Demikian penjelasan cara cetak laporan penjualan per bulan pada aplikasi restoran. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi restoran. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi restoran, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.
Related post:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar