Cashback adalah hadiah uang tunai atau bisa berupa poin yang diberikan oleh suatu perusahaan setelah seseorang melakukan pembelian barang atau jasa di perusahaan tersebut.
Cashback merupakan variasi dari strategi pemasaran untuk menggaet lebih banyak pengguna selain potongan harga/diskon dan bonus. Jika diskon memberikan potongan harga di awal langsung saat pembelian, hadiah tunai atau poin dari cashback dapat memberikan potongan harga pada saat pembeli melakukan pembelian selanjutnya.
Pada awalnya, istilah cashback sering ditemukan saat bertransaksi dengan kartu kredit. Ketika pengguna melakukan transaksi dengan kartu kredit yang dimilikinya, dia akan mendapatkan hadiah poin sebesar sekian persen. Setelah terakumulasi dalam jumlah tertentu, poin tersebut dapat digunakan kembali untuk melakukan transaksi sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Seiring dengan berkembangannya transaksi jual beli online, skema cashback kian hari juga semakin populer. Banyak pelaku industri digital menawarkan cashback untuk setiap pembelian barang atau jasa. Hal ini tentunya memberikan banyak keuntungan terutama pada sisi konsumen.
Kelebihan Cashback
Dari penjabaran diatas, keuntungan atau kelebihan cashback sudah cukup jelas, yaitu memberikan “uang kembali” bagi konsumen, yang manfaatnya bisa dirasakan oleh konsumen dan bisa dianggap sebagai bonus dari pembelian yang mereka lakukan atau konsumen bisa melakukan penghematan pada transaksi berikutnya.
Kekurangan Cashback
Kekurangan program cashback bagi konsumen sebenarnya bukan benar-benar suatu kerugian bagi konsumen itu sendiri, ini lebih ke arah bagaimana cara mendapatkan cashback tersebut karena adanya ketentuan atau aturan dari pihak penyelenggara cashback, biasanya antara lain:
1.Syarat Pembelian
Biasanya ada syarat bagi konsumen untuk melakukan pembelanjaan dalam jumlah tertentu untuk mendapatkan cashback tersebut. Misalnya, ada penawaran promo cashback 10% pada suatu toko online tertentu jika melakukan pembelian barang minimal sejumlah 250 ribu rupiah. Kalau konsumen hanya melakukan pembelian sejumlah 200 ribu rupiah, maka dia tidak berhak mendapatkan bonus cashback.
2. Waktu Pemberian
Saat ini hampir semua pihak penyelenggara cashback tidak memberikan cashback langsung pada saat pembelian, tetapi harus menunggu hingga periode tertentu misalnya beberapa hari, beberapa minggu, bahkan beberapa bulan sebelum mereka mendapatkan cashback tersebut dan bisa mempergunakannya.
3. Iuran
Ada kalanya, pihak penyelenggara cashback mengenakan semacam iuran kepada konsumen yang biasanya diberikan tenggat waktu. Jika ada keterlambatan dalam melunasi iuran tersebut, maka konsumen akan kehilangan cashback. Tetapi tidak semua program mengenakan iuran semacam ini.
4. Fleksibilitas
Bentuk cashback biasanya sudah ditentukan oleh perusahaan atau merchant penyelenggara program cashback, konsumen tidak bisa menentukan cashback yang akan mereka terima. Misalnya cashbacknya sudah ditentukan hanya untuk pembelian produk tertentu, atau bahkan cashbacknya sudah ditentukan berupa barang tertentu, dan sebagainya, jadi dari sisi konsumen terasa kurang fleksibel.
Perbedaan Cashback dengan Diskon
1. Dilihat dari pembayaran
Dari pembayarannya saja sudah berbeda. Untuk, cashback Anda akan tetap diminta membayar penuh dulu, walaupun sudah ditambah dengan keterangan ada cashback Rp300.000.
Cashback-nya pun bisa dalam bentuk apa saja, tidak harus dalam bentuk pengembalian uang tunai langsung. Ada juga yang menawarkan bonus barang atau dalam bentuk deposit dana yang bisa digunakan untuk pembelian di waktu yang akan datang.
Sedangkan pada diskon, Anda secara langsung mendapatkan potongan harga pada pembayaran pertama. Misalnya, Anda membeli laptop diskon Rp300.000. Maka, Anda membayar dengan jumlah harga asli laptop yang sudah dikurangi diskon.
2. Masa berlaku
Waktu yang berlaku untuk penyelenggaraan cashback biasanya lebih panjang ketimbang diskon. Ada cashback yang bisa berlaku dalam berbulan-bulan, bahkan sampai setahun. Oleh karena itu, tidak perlu heran melihat cashback yang selalu ada dan mudah Anda temukan.
Lain halnya dengan diskon yang masa berlakunya lebih pendek. Misalnya, hanya dalam seminggu. Hal itu karena biasanya barang yang disediakan untuk diskon pun terbatas.
Setting point kategori barang
1. Pilih menu back office kemudian lainnya, klik setting point kategori barang.
Demikian penjelasan setting point kategori barang pada aplikasi kasir . Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi kasir. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi kasir, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.
Related post:
https://reviewsoftwarekasir.blogspot.com/2021/09/fitur-utama-pada-software-kasir.html
https://reviewsoftwarekasir.blogspot.com/2021/09/software-kasir-online.html
https://reviewsoftwarekasir.blogspot.com/2021/09/kelebihan-kelebihan-software-kasir-sid.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar