Selasa, 07 Desember 2021

CETAK LAPORAN PEMBELIAN SUPPLIER PADA APLIKASI APOTEK

 



Supplier merupakan salah satu hal yang penting dalam aktivitas pembelian bagi perusahaan. Pemilihan supplier merupakan masalah multi kriteria yang meliputi faktor-faktor kuantitatif dan kualitatif. Menurut Dweiri (2016) Kriteria pemilihan supplier tergantung pada beberapa faktor seperti kualitas produk, harga, pengiriman, ukuran finansial, teknis kolaborasi, struktur perusahaan, sistem mutu, pengalaman supplier dan reputasinya. Kriteria utama terdiri dari subkriteria yang juga akan mempengaruhi evaluasi sistem. Beberapa perusahaan mungkin memiliki kriteria lebih sedikit atau subkriteria daripada lainnya berdasarkan pengalaman atau tingkat kematangan sistem pembelian perusahaan dan ketersediaan data. Kriteria dan subkriteria mereka dapat diidentifikasi oleh tinjauan literatur. Bobot masing-masing kriteria dan subkriteria akan ditentukan oleh pendapat ahli melalui survei ahli. Tujuan dari survei ini adalah hanya untuk menghitung faktor penentu keberhasilan yang akan membentuk dasar untuk mengidentifikasi kriteria dan subkriteria untuk merumuskan model AHP. 

Pengertian Supply Chain Manajemen ( SCM ) Pemilihan supplier merupakan salah satu hal yang penting dalam aktivitas pembelian bagi perusahaan. Dalam aktifitas bisnis, supplier erat kaitannya dengan supply chain management karena dalam rantai pasokan, pemasok yang menyalurkan pasokan tersebut sampai ke tangan konsumen. Maka dari itu supplier masuk dalam supply chain management. Menurut Ach Kusaeri (2016:52) Supply Chain adalah jaringan perusahaanperusahaan yang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakam dan mengantarkan suatu produk ke tangan pemakai akhir. Perusahaan-perusahaan tersebut adalah pemasok, pabrik, distributor, toko atau ritel, serta perusahaanperusahaan pendukung seperti perusahaan jasa logistic. Hal itu juga yang harus dimiliki oleh seorang supplier , dimana supplier ini adalah perantara atau pemasok yang harus memiliki jaringan pemasok yang kuat dan mendistribusikan kepada pelanggannya. Menurut Pujawan dan Mahendrawathi (2017:4)  Supply Chain adalah jaringan perusahaanperusahaan yang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan mengantarkan suatu produk ke tangan pemakai akhir. Perusahaan-perusahaan tersebut biasanya termasuk supplier, pabrik, distributor, toko, atau ritel, serta perusahaan-perusahaan penduk ung seperti perusahaan jasa logistik.

Supply chain biasanya ada 3 macam aliran yang harus dikelola, yaitu aliran barang yang mengalir dari hulu (upstream) ke hilir (downstream), aliran uang dan sejenisnya yang mengalir dari hilir ke hulu, informasi yang bisa terjadi dari hulu ke hilir ataupun sebaliknya.  Area Cakupan Supply Chain Management (SCM) Semua kegiatan yang berkaitan dengan aliran material informasi dan uang di sepanjang supply chain adalah kegiatan-kegiatan dalam cakupan supply chain management (SCM). 

Kriteria Pemilihan Supplier 

Memilih supplier merupakan kegiatan strategis, terutama apabila supplier tersebut akan memasok item yang kritis atau digunakan dalam jangka panjang. Kriteria pemilihan adalah salah satu hal penting dalam pemilihan supplier. Kriteria yang digunakan tentunya harus mencerminkan strategi supply chain maupun karakteristik dari item yang akan dipasok. 

Teknik Mengurutkan / Memilih Supplier Setelah kriteria dan beberapa kandidat supplier diperoleh maka perusahaan harus melakukan pemilihan. Perusahaan mungkin akan memilih satu atau beberapa dari alternatif yang ada. Dalam pemilihan ini perusahaan mungkin harus melakukan perangkingan untuk mana supplier yang akan dipilih menjadi supplier utama dan mana supplier yang akan dijadikan supplier cadangan.

Ada beberapa proses dalam pemilihan supplier antara lain :
1. Penentuan kriteria-kriteria pemilihan 
2. Penentuan bobot masing-masing kriteria 
3. Identifikasi alternatif (supplier) yang akan dievaluasi 
4. Evaluasi masing-masing alternatif dengan kriteria di atas 
5. Perhitungan nilai berbobot masing-masing supplier 
6. Pengurutan supplier berdasarkan nilai berbobot tersebut 

Cara cetak laporan pembelian supplier

1. Pilih menu laporan, lalu klik pembelian dan pilih laporan pembelian (supplier).



2. Maka akan muncul kolom tanggal cetak serta periode, pilihlah sesuai dengan kebutuhan anda. Dengan cara klik icon segitiga terbalik pada masing-masing ujung sebelah kanan kolom. Selanjutnya klik preview (terletak pada bagian bawah layar anda) untuk memastikan bahwa data yang dibutuhkan telah sesuai. 



3. Inilah tampilan preview laporan, setelah OK. Klik icon printer untuk mencetak data laporan tersebut. 



Demikian penjelasan cetak laporan pembelian supplier pada aplikasi apotek. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi apotek. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi apotek, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar