
Supplier merupakan salah satu hal yang penting dalam aktivitas
pembelian bagi perusahaan. Pemilihan supplier merupakan masalah multi kriteria
yang meliputi faktor-faktor kuantitatif dan kualitatif.
Menurut Dweiri (2016) Kriteria pemilihan supplier tergantung pada beberapa faktor seperti
kualitas produk, harga, pengiriman, ukuran finansial, teknis kolaborasi, struktur
perusahaan, sistem mutu, pengalaman supplier dan reputasinya. Kriteria utama
terdiri dari subkriteria yang juga akan mempengaruhi evaluasi sistem. Beberapa
perusahaan mungkin memiliki kriteria lebih sedikit atau subkriteria daripada
lainnya berdasarkan pengalaman atau tingkat kematangan sistem pembelian
perusahaan dan ketersediaan data. Kriteria dan subkriteria mereka dapat
diidentifikasi oleh tinjauan literatur. Bobot masing-masing kriteria dan subkriteria
akan ditentukan oleh pendapat ahli melalui survei ahli. Tujuan dari survei ini adalah hanya untuk menghitung faktor penentu keberhasilan yang akan membentuk dasar
untuk mengidentifikasi kriteria dan subkriteria untuk merumuskan model AHP.
Pengertian Supply Chain Manajemen ( SCM )
Pemilihan supplier merupakan salah satu hal yang penting dalam aktivitas
pembelian bagi perusahaan. Dalam aktifitas bisnis, supplier erat kaitannya dengan
supply chain management karena dalam rantai pasokan, pemasok yang
menyalurkan pasokan tersebut sampai ke tangan konsumen. Maka dari itu supplier
masuk dalam supply chain management.
Menurut Ach Kusaeri (2016:52) Supply Chain adalah jaringan perusahaanperusahaan yang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakam dan
mengantarkan suatu produk ke tangan pemakai akhir. Perusahaan-perusahaan
tersebut adalah pemasok, pabrik, distributor, toko atau ritel, serta perusahaanperusahaan pendukung seperti perusahaan jasa logistic. Hal itu juga yang harus
dimiliki oleh seorang supplier , dimana supplier ini adalah perantara atau pemasok
yang harus memiliki jaringan pemasok yang kuat dan mendistribusikan kepada
pelanggannya.
Menurut Pujawan dan Mahendrawathi (2017:4) Supply Chain adalah jaringan perusahaanperusahaan yang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan
mengantarkan suatu produk ke tangan pemakai akhir. Perusahaan-perusahaan
tersebut biasanya termasuk supplier, pabrik, distributor, toko, atau ritel, serta
perusahaan-perusahaan penduk ung seperti perusahaan jasa logistik.
Supply chain biasanya ada 3 macam aliran yang
harus dikelola, yaitu aliran barang yang mengalir dari hulu (upstream) ke hilir
(downstream), aliran uang dan sejenisnya yang mengalir dari hilir ke hulu,
informasi yang bisa terjadi dari hulu ke hilir ataupun sebaliknya. Area Cakupan Supply Chain Management (SCM)
Semua kegiatan yang berkaitan dengan aliran material informasi dan uang
di sepanjang supply chain adalah kegiatan-kegiatan dalam cakupan supply chain
management (SCM).
Kriteria Pemilihan Supplier
Memilih supplier merupakan kegiatan strategis, terutama apabila supplier
tersebut akan memasok item yang kritis atau digunakan dalam jangka panjang.
Kriteria pemilihan adalah salah satu hal penting dalam pemilihan supplier. Kriteria
yang digunakan tentunya harus mencerminkan strategi supply chain maupun
karakteristik dari item yang akan dipasok.
Teknik Mengurutkan / Memilih Supplier
Setelah kriteria dan beberapa kandidat supplier diperoleh maka perusahaan
harus melakukan pemilihan. Perusahaan mungkin akan memilih satu atau beberapa
dari alternatif yang ada. Dalam pemilihan ini perusahaan mungkin harus melakukan
perangkingan untuk mana supplier yang akan dipilih menjadi supplier utama dan
mana supplier yang akan dijadikan supplier cadangan.
Ada beberapa
proses dalam pemilihan supplier antara lain :
1. Penentuan kriteria-kriteria pemilihan
2. Penentuan bobot masing-masing kriteria
3. Identifikasi alternatif (supplier) yang akan dievaluasi
4. Evaluasi masing-masing alternatif dengan kriteria di atas
5. Perhitungan nilai berbobot masing-masing supplier
6. Pengurutan supplier berdasarkan nilai berbobot tersebut
Cara cetak laporan pembelian supplier
1. Pilih menu laporan, lalu klik pembelian dan pilih laporan pembelian (supplier).
2. Maka akan muncul kolom tanggal cetak serta periode, pilihlah sesuai dengan kebutuhan anda. Dengan cara klik icon segitiga terbalik pada masing-masing ujung sebelah kanan kolom. Selanjutnya klik preview (terletak pada bagian bawah layar anda) untuk memastikan bahwa data yang dibutuhkan telah sesuai.
3. Inilah tampilan preview laporan, setelah OK. Klik icon printer untuk mencetak data laporan tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar