Rabu, 22 Desember 2021

EDIT DATA NOMOR POLISI PADA APLIKASI BENGKEL

 


Plat nomor adalah salah satu jenis identifikasi kendaraan bermotor bermotor. Plat nomor juga disebut plat registrasi kendaraan, atau di Amerika Serikat dikenal sebagai plat izin (license plate). Bentuknya berupa potongan plat logam atau plastik yang dipasang pada kendaraan bermotor sebagai identifikasi resmi. Biasanya plat nomor jumlahnya sepasang, untuk dipasang di depan dan belakang kendaraan. Namun ada jurisdiksi tertentu atau jenis kendaraan tertentu yang hanya membutuhkan satu plat nomor, biasanya untuk dipasang di bagian belakang.

Plat nomor memiliki nomor seri yakni susunan huruf dan angka yang dikhususkan bagi kendaraan. Nomor ini di Indonesia disebut nomor polisi dan biasa dipadukan dengan informasi lain mengenai kendaraan bersangkutan, seperti warna, merk, model, tahun pembuatan, nomor identifikasi kendaraan atau VIN dan tentu saja nama dan alamat pemiliknya. Semua data ini juga tertera dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau STNK yang merupakan surat bukti bahwa nomor polisi itu memang ditetapkan bagi kendaraan tersebut.

Pelat nomor kendaraan adalah salah satu jenis identifikasi kendaraan bermotor yang terbuat dari alumunium yang telah terdaftar di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT). Pelat nomor memiliki nomor seri yaitu susunan huruf dan angka yang dikhususkan untuk kendaraan tersebut (R.Aditya, 2016). 

Pelat nomor atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) mempunyai aturan pembuatan yang terdiri dari tulisan dua baris, antara lain : 

a. Baris pertama menunjukkan: kode wilayah (huruf), nomor polisi (angka), dan kode/seri akhir wilayah (huruf). 

b. Baris kedua menunjukkan bulan dan tahun masa berlaku pelat. Bahan baku TNKB adalah aluminium dengan ketebalan 1 mm. Ukuran TNKB untuk kendaraan bermotor roda 2 dan roda 3 adalah 250×105 mm, sedangkan untuk kendaraan bermotor roda 4 atau lebih adalah 395×135 mm. Korps Lantas Mabes Polri terhitung mulai April 2011 mengganti desain pelat nomor kendaraan. Ukurannya lebih panjang 5 sentimeter daripada pelat nomor sebelumnya (R.Aditya, 2016).

Pengolahan citra digital merupakan proses mengolah piksel-piksel di dalam citra digital untuk tujuan tertentu.

Jenis-jenis citra berdasarkan nilai pixelnya, yaitu (Putra, 2010) :  

a. Citra Biner (Black and White) Citra biner adalah citra digital yang hanya memiliki dua kemungkinan nilai pixel, yaitu hitam dan putih. Nilai yang terkandung dalam citra biner ini hanya memuat 0 atau 1 untuk mewakili nilai setiap pixel. 

b. Citra Grayscale Citra grayscale merupakan citra digital yang hanya memiliki satu nilai kanal pada setiap pixelnya, dengan kata lain nilai bagian RED=GREEN=BLUE. Nilai tersebut digunakan untuk menunjukkan tingkat intensitasnya. Warna yang dimiliki adalah warna hitam, keabuan, dan putih. Tingkat keabuan pada grayscale merupakan warna abu dengan berbagai tingkatan dari hitam hingga mendekati putih. Citra grayscale berikut memiliki kedalaman warna 8 bit (256 kombinasi warna keabuan). 

c. Citra Warna Pada citra warna, setiap titik mempunyai warna yang spesifik yang merupakan kombinasi dari 3 warna dasar, yaitu: merah, hijau dan biru. Format citra seperti ini sering disebut sebagai citra RGB (red-green-blue). Setiap warna dasar mempunyai intensitas sendiri dengan nilai maksimum 255 (8 bit), misalnya warna kuning merupakan kombinasi warna merah dan hijau sehingga nilai RGBnya adalah 255 255 0. Dengan demikian setiap titik pada citra warna membutuhkan data 3 byte. Jumlah kombinasi warna yang mungkin untuk format citra ini adalah 224 atau lebih dari 16 juta warna, dengan demikian bias dianggap mencakup semua warna. 


Cara edit nomor polisi

1. Pilih master kemudian klik nomor polisi.



2. Selanjutnya klik edit (tobol terletak pada bagian bawah sebelah kiri layar anda) pada data yang akan dirubah. 



3. Data yang akan dirubah disini yaitu warna mobil, maka ketiklah secara manual diganti dengan warna abu-abu. 



4. Setelah data warna mobil berhasil diedit dan di SIMPAN, maka akan muncul kotak informasi berisi pemberitahuan bahwa data telah tersimpan, klik OK. 



5. Inilah tampilan data yang telah diedit.



Demikian penjelasan edit data nomor polisi pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar