Senin, 27 Desember 2021

EDIT DATA PASIEN PADA APLIKASI APOTEK

 


Pengertian Pasien 

Pasien adalah orang yang memiliki kelemahan fisik atau mentalnya menyerahkan pengawasan dan perawatannya, menerima dan mengikuti pengobatan yang ditetapkan oleh tenaga kesehatan yang dikemukakan oleh Prabowo (dalam Wilhamda, 2011) . Sedangkan (Aditama, 2002) berpendapat bahwa pasien adalah mereka yang diobati dirumah sakit. Menurut (Soejadi, 1996) pasien adalah individu terpenting dirumah sakit.

Menurut (UU no. 29 Tahun 2004 : UU tentang Praktik Kedokteran), pasien dalam menerima pelayanan mempunyai kewajiban

a. Memberikan informasi yang lengkap dan jujur tentang masalah kesehatannya. 

b. Mematuhi nasihat dan petunjuk dokter atau dokter gigi. 

c. Mematuhi ketentuan yang berlaku sarana pelayanan kesehatan. 

d. Memberikan imbalan atas pelayanan yang diterima.

Hak Pasien Menurut (UU no.44 Tahun 2009: UU tentang Rumah Sakit pasal 31 dan 32 ) . Setiap pasien mempunyai hak : 

a. Memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit. 

b. Memperoleh informasi tentang hak dan kewajiban pasien.

c. Memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi. 

d. Memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standart profesi dan standart prosedur operasional. 

e. Memperoleh layanan yang efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian fisik dan materi. 

f. Mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan. 

g. Memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit. 

h. Meminta konsultasi tentang penyakit yang dideritanya kepada dokter lain yang mempunyai Surat Izin Praktik ( SIP) baik di dalam maupun di luar Rumah Sakit. 

i. Mendapatkan privasi dan kerahasian penyakit yang diderita termasuk data – data medisnya. 

j. Mendapatkan informasi yang meliputi diagnosis dan tata cara tindakan medis, tujuan tindakan medis, alternatif tindakan, risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi, dan prognosis terhadap tindakan yang dilakukan serta perkiraan biaya pengobatan. 

k. Memberikan persetujuan atau menolak atas tindakan yang akan dilakukan oleh tenaga kesehatan terhadap penyakit yang dideritanya. 

l. Didampingi keluarganya dalam keadaan kritis. 

m. Menjalankan ibadah sesuai agama atau kepercayaannya yang dianutnya selama hal itu tidak mengganggu pasien lainnya.

n. Memperoleh keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan Rumah Sakit. 

o. Mengajukan usul, saran, perbaikan atas perlakuan Rumah Sakit terhadap dirinya. 

p. Menolak pelayanan bimbingan rohani yang tidak sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianutnya. 

q. Menggugat atau menuntut Rumah Sakit apabila Rumah Sakit diduga memberikan pelayanan yang tidak sesuai dengan standart baik secara perdata ataupun pidana, dan 

r. Mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit yang tidak sesuai dengan standar pelayanan melalui media cetak dan elektronik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan. 


Pengertian kepuasan 

Pelanggan atau pasien telah banyak dikemukan oleh para ahli, di antaranya adalah (Indarjati, 2001) yang menyebutkan ada tiga macam kondisi kepuasan yang bisa dirasakan oleh konsumen berkaitan dengan perbandingan antara harapan dengan kenyataan, yaitu jika harapan atau kebutuhan sama dengan layanan yang diberikan maka konsumen akan merasa puas. Jika layanan pada konsumen kurang atau tidak sesuai dengan kebutuhan atau harapan konsumen maka konsumen menjadi tidak puas. Kepuasan ini berkaitan dengan faktor kebutuhan seseorang. Dalam arti bahwa kebutuhan itu telah terpenuhi, (Wijaya, 1994) menyatakan bahwa kepuasan merupakan evaluasi terhadap alternatif yang dipilih yang konsisten dengan keyakinan sebelumnya mengenai alternatif sebelumnya. Selain itu, kepuasan pelanggan atau pasien tidak bersifat satu dimensi dan dapat dilihat aspek – aspek kognitif, aspek afektif, aspek perilaku.   


Cara edit data pasien

1. Pilih menu master kemudian klik pelanggan/pasien, lali pilih data pasien yang sudah ada selanjutnya klik tombol edit yang terletak dibawah sebelah kanan layar anda. 



2. Pilihlah kolom yang akan diedit, contohnya kelas yang akan digunakan oleh pasien yang semula kosong akan diisi dengan cara klik icon segitiga terbalik yang berada pada pojok kanan kolom. 



3. Kolom kelas diisi menjadi kelas satu, selanjutnya klik SIMPAN. 



4. Apabila data berhasil diedit, maka akan muncul kotak dialog yang berisi pemberitahuan bahwa data telah disimpan. Terakhir klik OK. 



5. Inilah tampilan data pasien yang berhasil diedit.



Demikian penjelasan edit data pasien pada aplikasi apotek. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi apotek. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi apotek, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar