Wirjono Prodjodikoro 2003 mengatakan “jual-beli adalah suatu persetujuan dimana suatu pihak mengikat diri untuk wajib menyerahkan suatu barang dan pihak lain wajib membayar harga, yang dimufakati mereka berdua”. Selanjutnya Volmar sebagaimana dikutip oleh Suryodiningrat mengatakan: jual beli adalah pihak yang satu penjual (verkopen) mengikatkan dirinya kepada pihak lainnya pembeli (loper) untuk memindah tangankan suatu benda dalam eigendom dengan memperoleh pembayaran dari orang yang disebut terakhir, sejumlah tertentu, berwujud uang.
Menurut Christopher dan Lauren (2007:144) pengertian harga terhadap nilaidari sisi konsumen dapat dikelompokkan menjadi 4 yaitu:
1.Value is low price
Merupakan kelompok konsumen yang memiliki anggapan bahwa harga murah merupakan yang paling penting sedangkan kualitas merupakan nilai dengan tingkat kepentingan yang lebih rendah.
2.Value is whatever I want in a product or services
Bagi konsumen dalam kelompok ini, nilai tidak hanya diartikan sebagai manfaat atau kualitas yang dapat diterima saja, melainkan juga sesuatu yang dapat memuaskan keinginan.
3.Value is the quality I get for the price I pay
Konsumen dalam kelompok ini memiliki pemikiran bahwa nilai adalah sesuatu manfaat atau kualitas yang diterima sesuai dengan besaran harga yang dibayarkan.
4. Value is what I get for what I give
Dalam kelompok inikonsumen menentukannilai berdasarkan besarnya manfaat yang diterima dibandingkan dengan pengorbanan yang dikeluarkan baik dalam bentuk besarnya uang yang dikeluarkan, waktu dan usahanya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti tukar tambah adalah bertukar barang dengan memberi tambahan uang. Sedangkan menurut wikipedia bertukar barang dengan memberi tambahan uang.
Alasan orang memilih tukar tambah barang
1. LEBIH IRIT BIAYA
Alasan pertama dan yang utama sudah pasti mengenai keuangan. Simpel, kita bisa dapat mengurangi harga barang yang kita inginkan hanya dengan memberi barang yang dijadikan persyaratan. Sehingga kita tidak perlu mengeluarkan budget berlebih atau membayar penuh harga dan bisa mengurangi jumlah pengeluaran hanya dengan memberikan barang yang tidak kita gunakan lagi.
2. MENGURANGI NILAI HARGA PENUH BARANG
Dengan melakukan tukar tambah, kita dapat mengurangi harga yang kita inginkan dengan harga barang yang kita miliki. Tentunya hal ini disepakati terlebih dahulu antara penjual dan pembeli dengan menilai harga barang yang dimiliki. Mulai dari fungsi, penampilan, hingga minus kotak dan sparepart lainnya. Semakin banyak minus yang dimiliki oleh barang tentunya akan mempengaruhi kesepakatan harga yang nanti akan ditentukan.
3. MEMANFAATKAN BARANG YANG TIDAK DIGUNAKAN
Tentunya banyak dari kita yang mempunyai cukup banyak barang yang digunakan. Apalagi barang elektronik memiliki perkembangan yang cukup cepat. Perbedaan setahun saja barang elektronik tersebut sudah memiliki sesuatu yang baru. Nah, banyak dari barang tersebut yang cepat sekali memiliki masa fungsinya sehingga teronggok begitu saja dirumah. Dengan adanya sistem tukar tambah merupakan salah satu cara terbaik untuk memanfaatkan barang yang tidak digunakan.
4. TIDAK PERLU MENJUAL BARANGNYA TERLEBIH DAHULU
Ini merupakan hal yang paling menarik dalam transaksi tukar tambah, karena kamu tidak perlu mencari pembeli yang akan menilai barang yang akan kamu miliki. Cukup memberikannya kepada sang penjual barang, setelah dinilai maka barang kamu miliki akan menjadi alat tukar untuk membeli barang yang kamu inginkan kepada penjual.
5. MEMBERSIHKAN STORAGE RUMAH
Ini juga merupakan salah satu yang efektif dalam membersihkan rumah dari barang-barang yang tidak kamu gunakan. Dengan melakukan transaksi tukar tambah, selain kamu dapat mengurangi barang yang tidak digunakan, kamu juga dapat memperbaruinya dengan barang yang lebih baru dan canggih daripada sebelumnya.
6. LEBIH MUDAH DAN TIDAK RIBET
7. BANYAK PROMONYA
Berbagai barang elektronik sering kali mengadakan promo untuk tukar tambah, ini cukup mempermudah bagi para pengguna untuk mendapatkan barang yang diinginkan.
Cara edit data tukar tambah
1. Pilih transaksi, kemudian klik tukar tambah, selanjutnya pilih tombol edit yang berada dibagian kanan bawah layar anda.
3. Kolom yang akan dirubah yaitu pembayaran dan cetak nota. Untuk pembayaran diganti dari kredit selama 4 minggu menjadi cash. Sedangkan cetak nota diganti menjadi ukuran standart. Selanjutnya klik SIMPAN atau F8. Akan keluar kotak dialog berisi pemberitahuan bahwa data telah diupdate, jika nota akan dicetak maka klik YES.
Demikian penjelasan edit data tukar tambah pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.
Related post:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar