Aplikasi berasal dari kata application yang artinya penerapan, lamaran, penggunaan. Secara istilah aplikasi adalah program siap pakai yang dibuat untuk melaksanakan suatu fungsi bagi pengguna atau aplikasi yang lain dan dapat digunakan oleh sasaran yang dituju. Aplikasi adalah suatu unit perangkat lunak yang dibuat untuk melayani kebutuhan akan beberapa aktivitas seperti sistem perniagaan, game pelayanan masyarakat, periklanan, atau semua proses yang hampir dilakukan manusia (Hengky W.Pramana, 2010).
Aplikasi berasal dari kata application yang artinya penerapan, lamaran, penggunaan. Secara istilah aplikasi adalah program siap pakai yang dibuat untuk melaksanakan suatu fungsi bagi pengguna atau aplikasi yang lain dan dapat digunakan oleh sasaran yang dituju. Aplikasi adalah suatu unit perangkat lunak yang dibuat untuk melayani kebutuhan akan beberapa aktivitas seperti sistem perniagaan, game pelayanan masyarakat, periklanan, atau semua proses yang hampir dilakukan manusia (Hengky W.Pramana, 2010).
hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membagi struktur organisasi dan jabatan di perusahaan:
a. Tujuan Perusahaan
Kita dapat menyatukan beberapa bagian organisasi dan jabatan yang memiliki tujuan yang sama untuk mempermudah organisasi tersebut mencapai tujuannya.Pembagian Kerja
Dalam membagi-bagi organisasi dan jabatan perlu diperhatikan pembagian kerja dan fungsi masing-masing bagian. Contoh bagian HRGA terdiri dari HR dan GA yang saling melengkapi dalam menyelesaikan tugas kepegawaian di perusahaan. Pembagian kerja ini juga membantu perusahaan menentukan penempatan karyawan yang tepat pada jabatan yang tepat.
Alur kerja antara staff dan atasannya (Misal Supervisor) menggambarkan seorang supervisor tersebut membawahi sejumlah staff dan bertanggung jawab atas pekerjaan staffnya. Pemimpin yang tepat dapat memberikan arahan, waktu, keahlian dan pengetahuannya yang baik pada bawahannya. Di dalam sebuah organisasi disarankan untuk membuat organisasi sesederhana mungkin agar komunikasi antar bagian/unit organisasi dapat terjaga dengan baik. Hal ini juga membantu karyawan-karyawan di dalamnya meningkatkan motivasi dalam mencapai tujuan masing-masing organisasinya.
Rentang manajemen menggambarkan berapa banyak karyawan yang dapat dibawahi seorang atasan. Hal ini perlu diperhatikan agar efektivitas dan efisiensi seorang pemimpin tersebut dalam mengelola kepemimpinannya secara optimal.
Unit-unit dan jabatan-jabatan yang dirancang harus terarah dan mudah dalam mencapai tujuan perusahaan Mudah dalam bekerja sama antar bagian dan minim konflik pekerjaan. Dalam hal tanggung jawab, seorang atasan bertanggung jawab pada masing-masing bawahannya. Seorang bawahan memiliki seorang atasan, atau tidak bisa mengabdi ke dua atasan sekaligus.
Prosedur Analisis Jabatan
Perencanaan ini untuk menentukan prosedur apa saja yang harus ditaati oleh pekerja. Perencanaan dilakukan oleh staf yang sudah dibentuk, sedangkan staf yang lain membantu membuat tahapan-tahapan analisis secara garis besar atau membantu mengutarakan pendapat. Perencanaan ini sebelum diterapkan sebaiknya pihak perusahaan menginformasikan kepada seluruh karyawan, agar pekerjaan dapat berjalan efektif dan efisien. Perencanaan analisis jabatan, sebagai berikut:
- Kebutuhan akan adanya jabatan baru
- Mencari sebab atau permasalahan dan mengklarifikasi permasalahan yang terjadi
- Mengkaji permasalahan yang terjadi
- Pembahasan atau Mereview permasalahan yang melatarbelakangi analisis jabatan tersebut dengan pimpinan
- Memahami tujuan adanya analisis jabatan
- Memahami peran jabatan dalam struktur kepengurusan
- Perencanaan analisis jabatan
- Membentuk team pelaksana analisis dan menjelaskan tentang metode yang akan digunakan
- Menjelaskan aturan kepada pihak yang terkait
- Menentukan waktu analisis jabatan
Staf perusahaan membuat garis besar mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan analisis jabatan dan metode analisis jabatan.26 Di dalam bagian ini, penjelasan analisis jabatan, meliputi: pertama, pemilihan jabatan yang dianalisis. Pemilihan jabatan ini keputusan pertama yang harus diambil. Pemilihan jabatan terjadi ketika jabatan tersebut mengalami perubahan isi dan fungsi kepegawaiannya. Kedua, apa yang akan dianalisis. Sebelum melakukan analisis jabatan, perusahaan harus mengetahui masalah yang terjadi. Perusahaan harus mengetahui apa itu jabatan dan menentukan karyawan yang mampu untuk berada di posisi jabatan tersebut. Ketiga, jenis informasi analisis jabatan yang dikumpulkan. Ketika akan melakukan analisis jabatan, pihak perushaan harus mengetahui jenis dan banyaknya informasi yang harus dikumpulkan. Agar, informasi yang dikumpulkan fokus dengan apa yang dicari. Keempat, sumber informasi jabatan. Informasi jabatan dapat diperoleh dari pegawai pada jabatan tersebut, pengawas dalam devisi tersebut, dan pengamat yang bebas mengawasi tugas pegawai. Kelima, orang yang bertanggungjawab dalam mengumulkan informasi. Orang yang ditunjuk dalam mengumpulkan informasi harus teliti, agar penelitian ini mendapatkan hasil yang sempurna. Orang yang ditunjuk mengumpulkan informasi dapat diberi pelatihan, agar orang tersebut bisa mendapat informasi yang akurat. Keenam, metode analisis jabatan. Prosedur ini adalah cara untuk mendapatkan informasi yang diinginkan. Metode ini menggunakan kuesioner, wawancara, buku catatan harian, dan observasi. Ketujuh, siapa yang bertanggungjawab dalam menganalisis jabatan. Dalam analisis jabatan, setiap devisi mempunyai penanggung jawab sendirisendiri, sehingga pekerjaan tidak terbengkalai dan berjalan dengan baik.
- Pemilihan jabatan yang dianalisis
- Apa yang akan dianalisis
- Jenis informasi analisis jabatan yang dikumpulkan
- Sumber informasi jabatan
- Orang yang bertanggungjawab dalam mengumulkan informasi
- Metode analisis jabatan
- Siapa yang bertanggungjawab dalam menganalisis jabatan
- Menentukan faktor-faktor dari penilaian jabatan
- Analisa persyaratan jabatan
- Mengisi google form diisi materi jabatannya
- Menyusun jobdisk
- Menginformasikan jobdisk ke semua tim
- Menerima saran da masukan dari semua tim
- Pembuatan dokumen jobdisk resmi
- Mempersiapkan rekomendasi bagi perencanaan tenaga kerja, pola pengadaan, seleksi dan penempatan pegawai, dan enilaian pegawai.
- Penilaian Nurul Hayat mempunyai KPI (Key Performance Indikator) dan BSC (Balance Score Card). BSC digunakan untuk penilaian kinerja pimpinan. KPI digunakan untuk penilaian kinerja masing-masing karyawan.
Cara login user
1. Double klik pada icon aplikasi apotek terlebih dahulu, selanjutnya isilah username dengan cara klik tombol segitiga terbalik lalu pilih data yang dibutuhkan.
Demikian penjelasan cara login user pada aplikasi apotek. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi apotek. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi apotek, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.
Related post:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar