Rabu, 05 Januari 2022

EDIT DATA KONSULTASI PADA APLIKASI APOTEK



Dalam melakukan proses konsultasi tentunya sangat diperlukan ketrampilan komunikasi yang jelas dan terarah. Sehingga pasien dengan mudah mencerna penjelasan dari dokter. Dan dapat meminimalisir mis komuniksi, dalam setiap penjelasan yang diberikan oleh dokter. 

Definisi singkat dibuat oleh Horald D. Lasswell bahwa cara yang tepat untuk menerangkan suatu tindakan komunikasi ialah menjawab pertanyaan “Who Says What In Which Channel To Whom With What Effect”. Paradigma Lasswell menunjukkan komunikasi, memiliki lima unsur, yaitu: 
a. Who (siapa/ komunikator) Sumber atau komunikator adalah pelaku utama atau pihak yang mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi, atau orang yang memulai komunikasi, bisa seorang individu, kelompok, atau organisasi. Dalam proses komunikasi, terjadi proses interaktif dan konvergensi yang mana komunikasi tidak hanya satu arah dari sumber ke sasaran, melainkan komunikator dan komunikan dapat berganti peran karena adanya proses feedback. 
b. Says What (pesan) Pesan yang dimaksud dalam proses komunikasi adalah informasi yang di kirimkan pada penerima.37 Pesan dapat berupa verbal atau nonverbal yang mewakili perasaan, nilai, gagasan, atau maksud dari komunikator. c. In Which Channel (saluran/media)
Media sebagai perantara antara komunikator dengan komunikan. Wahana atau sebagai alat untuk menyampaikan pesan dari komunikator (sumber) kepada komunikan (penerima) baik secara langsung (tatap muka) maupun tidak langsung, tanpa media pesanpesan tidak dapat menyebar secara cepat dan luas.
d. To Whom (penerima) Penerima pesan atau komunikan adalah orang yang menjadi sasaran dari kegiatan komunikasi. Penerima pesan dapat terdiri dari satu orang, kelompok atau massa. Keberhasilan komunikator dapat dilihat dari sejauh mana komunikan dapat merepresentasikan pesan yang diterima. 
e. With What Effect (dampak/efek) Efek atau dampak merupakan perubahan sikap atau tingkah laku komunikan setelah adanya proses komunikasi. Perubahan tersebut dapat sesuai dengan yang diinginkan komunikator ataupun dapat juga tidak sesuai. 
Efek yang ditimbulkan dapat diklasifikasikan menurut kadarnya, yakni:
1) Dampak Kognitif, yaitu meningkatnya kemampuan intelektual 
2) Dampak Afektif, dapat menimbulkan perasaan tertentu. 
3) Dampak Behavioral, dampak dalam bentuk perilaku atau tindakan. 
Komunikasi dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Wilayah komunikasi bisa dalam ranah mikro ataupun makro. Mulai dari dua orang, antara beberapa orang, atau banyak orang hingga yang melibatkan pihak dalam jumlah yang masif. Masing-masing tataran dan konteks komunikasi tersebut memiliki latar belakang dan pengaruh yang berbedabeda bagi tiap-tiap orang, baik sebagai komunikator atau komunikan.


Komunikasi dapat dibagi dalam beberapa jenis, yaitu: 

a. Komunikasi Intrapersonal Komunikasi intrapersonal adalah komunikasi yang terjadi pada seseorang yang berupa proses pengolahan informasi melalui panca indra dan sistem saraf manusia. Komunikasi dengan diri sendiri yang dilakukan manusia sepanjang hidupnya merupakan dasar bagi pembentukan kepribadian. Komunikasi dalam diri sebagai dasar tindakan selanjutnya dalam melakukan komunikasi dengan orang lain.

b. Komunikasi Interpersonal Komunikasi antar-pribadi (interpersonal communication) pada hakikatnya adalah interaksi antara seorang individu dan individu yang lainnya tempat lambang-lambang pesan secara efektif digunakan, terutama dalam hal komunikasi antar-manusia menggunakan bahasa.
Komunikasi interpersonal lebih efektif berlangsung jika berjalan secara dialogis, yaitu antara dua orang saling menyampaikan dan memberi pesan secara timbal balik. Dengan komunikasi dialogis, berarti terjadi interaksi yang hidupkarena masing-masing dapat berfungsi bersama, baik sebagai pendengar maupun pembicara. 

c. Komunikasi Kelompok Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang berlangsung antara beberapa orang dalam suatu kelompok kecil. Jumlah pelaku komunikasi lebih dari tiga orang akan tetapi tidak mencapai kelompok yang besar. Komunikasi yang mencapai kelompok yang besar disebut komunikasi massa. Dalam komunikasi kelompok, komunikator relatif mengenal komunikan, dan demikian juga antar komunikan. 

d. Komunikasi Organisasi Komunikasi berkaitan dengan kontrol terhadap organisasi. Komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penerimaan berbagai pesan organisasi didalam kelompok dalam bentuk formal maupun informal dari suatu organisasi.46 Adapun bentuk formal dari komunikasi organisasi yaitu, komunikasi yang dilakukan melalui surat menyurat, pelaporan dan pertemuan formal. Sedangkan komunikasi informal dilakukan melalui interaksi yang tidak berhubungan dengan struktur atau hirarki organisasi.

e. Komunikasi Massa Komunikasi massa berbeda dengan jenis komunikasi lainnya, karena komunikasi massa ditujukan kepada sejumlah populasi dari berbagai kelompok dan bukan hanya satu atau beberapa individu atau sebagian khusus dari populasi. Komunikasi massa juga memiliki anggaran tersirat akan adanya alat-alat khusus untuk menyampaikan komunikasi agar komunikasi dapat mencapai pada saat yang sama semua orang yang mewakili berbagai lapisan sosial. Jalaludin Rahmat mengartikan komunikasi massa sebagai jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen, dan anonym melalui media cetak atau elektronik sehingga pesan yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat.

 

Cara edit data konsultasi 

1. Pilih menu transaksi, kemudian klik konsultasi, pilih data yang akan diedit selanjutnya klik tombol edit yang berada dibawah sebelah kiri layar anda. 



2. lalu keluar data lengkap konsultasi seperti gambar dibawah ini, pilih kolom yang akan di edit. 


3. Dalam hal ini data yang akan diedit yaitu gejala dan tindakan dengan cara ketik manual. Setelah itu klik tombol SIMPAN atau F8.



4. Setelah data disimpan, maka akan muncul kotak dialog yang berisi informasi bahwa data telah berhasil disimpan. Klik tombol OK. 



5. Inilah tampilan data konsultasi yang telah diedit.



Demikian penjelasan edit data konsultasi pada aplikasi apotek. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi apotek. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi apotek, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar