Senin, 18 Juli 2022

CARA INPUT DATA GOLONGAN BARANG PADA APLIKASI BENGKEL

 


Perputaran Persediaan Harian Persediaan merupakan salah satu bagian dari modal kerja. Seringkali persediaan merupakan bagian aset lancar yang memiliki kuantitas yang cukup besar bagi perusahaan. Sebagian besar perusahaan mempertahankan tingkat persediaan pada tingkat tertentu. Hal ini terjadi karena perusahaan ingin memiliki persediaan yang cukup agar penjualan perusahaan dapat terus berjalan. Jika persediaan tidak cukup, maka dapat terjadi penurunan volume penjualan dibawah tingkat yang dapat dicapai (Subramarnyam dan Wild, 2010).

Pengertian,unsur-unsur dan bentuk neraca 

Menurut Sadeli 2002 bahwa : “Neraca adalah suatu daftar keuangan yang memuat ikhtisar tentang harta , utang dan modal suatu unit usaha atau perusahaan pada suatu saat tertentu, biasanya pada penutup hari terakhir dari suatu bulan atau tahun”. Sesuai pengertian ini, maka unsur-unsur neraca adalah aktiva, utang dan modal sendiri : 

  • 1) Aktiva merupakan bentuk dari penanaman modal perusahaan, yang unsur – unsurnya meliputi aktiva lancar dan aktiva tidak lancar. Aktiva diklasifikasikan menurut likuiditasnya, yaitu aktiva yang lebih lancar di tempatkan di bagian atas. Aktiva lancar adalah aktiva yang dapat di harapkan direalisir menjadi uang kas atau dijual atau dikomsumir selama jangka waktu yang normal atau biasanya satu tahun. Misalnya : kas dan setara kas, investasi jangka pendek, piutang dagang dan persediaan. Aktiva tidak lancar meliputi : investasi jangka panjang, aktiva tetap, aktiva tidak berwujud, biaya yang di tangguhkan , dan aktiva tidak lancar lainnya. 
  • 2) Investasi jangka panjang adalah investasi yang bertujuan untuk : menguasai perusahaan lain, memperoleh hasil dari investasinya, menciptakan dana untuk berbagai tujuan, membangun hubungan atau kerja sama dengan perusahaan lain dan menganekaragamkan suatu perusahaan. Misalnya : saham dan obligasi yang di terbitkan oleh perusahaan lain, harta yang disewakan kepada pihak lain karena tidak digunakan dalam 10 kegiatan rutin perusahaan dan dana yang diperuntutkan bagi tujuan khusus selain pembayaran utang jangka pendek. 
  • 3) Aktiva tetap adalah aktifa berwujud yang bersifat relative permanent, yang digunakan dalam operasi normal perusahaan dan dibeli dengan tujuan bukan untuk dibeli kembali. Misalnya : tanah, gedung, dan mesin. 
  • 4) Aktiva tidak berwujud adalah aktiva yang berupa hak-hak yang dimiliki perusahaan yang dilindungi oleh undang-undang. Misalnya : Hak cipta, hak merek dagang, dan hak paten. 
  • 5) Aktiva tidak lancar adalah aktiva yang dapat di kelompokkan dalam aktiva-aktiva tersebut sebelumnya. Misalnya : kas pada bank dinegara asing, persediaan sulit di jual dan gedung dalam proses pembangunan. 
  • 6) Utang adalah kewajiban perusahaan untuk membayar sejumlah uang atau menyerahkan barang atau jasa kepada pihak lain pada tanggal tertentu. Unsur-unsur utang meliputi utang jangka pendek dan utang jangka panjang. Utang di klasifikasi menurut tab jatuh tempo, yaitu utang yang berjangka lebih pendek di tempatkan di bagian atas. 
  • 7) Utang jangka pendek adalah utang yang harus dipenuhi dalam jangka waktu yang normal, umumnya setahun atau kurang. 
  • 8) Utang jangka panjang adalah utang yang harus dipenuhi dalam jangka waktu yang melebihi setahun Neraca dapat di buat dalam bentuk rekening dan bentuk laporan. Dalam bentuk rekening (account from), berarti aktiva di tempatkan di sebelah kkiri; sedangkan utang dan modal sendiri ditempatkan disebelah kiri; se- 11 dangkan utang dan modal sendiri ditempatkan disebelah kanan. Dalam bentuk laporan (report from), berarti aktiva ditempatkan dibagian atas; sedangkan utang dan modal sendiri ditempatkan dibagian bawah aktiva. 

Pengertian, unsur-unsur dan bentuk laporan laba rugi . 

Menurut Sadeli 2002, bahwa” laporan laba rugi adalah suatu daftar yang memuat ikhtisiar tentang penghasilan, biaya serta hasil netto suatu perusahaan periode tertentu”. Sesuai pengertian ini maka unsur-unsur laporan laba rugi adalah penghasilan dan biaya. 

  • 1) Penghasilan, yang utama bagi suatu perusahaan adalah penjualan barang atau jasa kepada pembeli, penyewa dan lain-lain. 
  • 2) Harga pokok penjualan, harga pokok barang yang dibeli yang kemudian berhasil di jual. 
  • 3) Biaya usaha, biaya usaha meliputi biaya pemasaran dan biaya administarsi/ umum adalah biaya yang timbul sehubungan dengan pemasaran barang atau jasa. Misalnya biaya iklan, biaya transportasi penjualan dan gaji bagian penjualan. Biaya administrasi/ umum adalah biaya yang timbul sehubungan dengan penyelenggaraan fungsi administrasi/ umum. Misalnya biaya pemeriksaan pembukuan, gaji pegawai kantor dan gaji director 
  • 4) Penghasilan lain-lain dan biaya lain-lain adalah penghasilan dan biaya yang tidak ada hubungannya dengan usaha pokok perusahaan, misalnya : pada perusahaan perhubungan, penghasilan sewa, biaya bunga dan biaya sewa.


Cara input data golongan barang

1.  Pilih menu master kemudian klik barang, lalu pilih tombol tambah yang berada dipojok kiri bawah layar anda. 



2. Maka akan muncul kolom-kolom yang belum terisi data barang, klik tombol tambah (+) yang berada diujung sebelah kanan kolom golongan. 



3. Pilih data golongan pada lajur kanan, kemudian klik TAMBAH yang berada dibawah lajur golongan. 



4. Double klik pada baris kosong diakhir lajur, selanjutnya ketik manual kode serta nama golongannya. Terakhir klik SIMPAN.



5. Inilah tampilan data golongan yang telah berhasil disimpan.



Demikian penjelasan cara input data golongan barang pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar