
Menurut Kotler (2008:18) “pemasaran (Merketing Mix) seperangkat alat
pemasaran yang di gunakan perusahaan untuk terus menerus mencapai tujuan
pemasaran dipasar sasaran”.
Kotler dalam Hurriyati (2005:25) mengungkapkan bahwa: “Bauran
pemasaran adalah sekumpulan alat pemasaran (Marketing Mix) yang dapat
digunakan oleh perusahaan untuk mencapai tujuan pemasarannya dalam sasaran”.
Bauran Pemasaran pada produk barang (fisik) yang kita kenal selama ini
berbeda dengan bauran pemasaraan untuk jasa. Hal terkait dengan perbedaan
karakteristik jasa dan barang. Bauran pemasaran produk barang mencakup Produk
(product), Harga (price), Promosi (promotion), dan Tempat (place), sedangkan
untuk jasa keempat hal tersebut masih dirasa kurang mencakupi.
Dalam pemasaran jasa dengan hanya mengandalkan 4p, (product, price,
promotion, place), perusahaan tidak dapat memahami hubungan timbal balik
antara aspek-aspek kunci dalam bisnis jasa. Orang (People), Proses (process), dan
Bukti Fisik (physical evidence) ditambahkan dalam bauran pemasaran jasa
dikarenakan sifat dan karakteristik unik yang dimilik oleh jasa itu sendiri.
Menurut Kotler (1997:158), menyatakan. “Kepuasan merupakan tingkat
perasaan di mana seseorang menyatakan hasil perbandingan atas kinerja
produk/jasa yang diterima dan yang diharapkan”.
Sedangkan menurut Umar (2003:14) menyatakan bahwa : Kepuasan
nasabah didefinisikan sebagai evaluasi pembeli, dimana persepsi terhadap kinerka
alternatif produk/jasa yang dipilih memenuhi atau melebihi harapan sebelum
pembelian.
Faktor-faktor Kepuasan Nasabah
Menurut Lupiyoadi (2001:158) menyatakan bahwa dalam menentukan
tingkat kepuasan nasabah, terdapat lima faktor utama yang harus diperhatikan
oleh perusahaan itu:
a. Kualitas Produk
Peserta akan merasa puas bila hasil evaluasi mereka menunjukkan bahwa
produk yang mereka gunakan berkualitas
b. Kualitas Pelayanan
Terutama untuk industri jasa. Nasabah akan merasa puas bila mereka
mendapatkan pelayanan yang baik atau sesuai dengan yang diharapkan.
c. Emosional
Nasabah akan merasa bangga dan mendapatkan keyakinan bahwa orang lain
akan kagum terhadap dia bila menggunakan produk dengan merek tertentu
yang cenderung mempunyai tingkat kepuasan yang tinggi. Kepuasan yang diperoleh bukan karena kualitas dari produk tetapi nilai sosial yang membuat
nasabah menjadi puas terhadap merek tertentu.
d. Harga
Produk yang mempunyai kualitas yang sama tetapi menetapkan harga yang
relatif murah akan memberikan nilai yang lebih tinggi kepada nasabah.
e. Biaya
Nasabah yang tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan atau tidak perlu
membuang waktu untuk mendapatkan suatu produk atau jasa cenderung puas
terhadap produk jasa itu.
Kesenjangan merupakan ketidaksesuaian antara pelayan yang
dipersepsikan (perceive service) dan pelayanan yang diharapkan (expected
service). Kesenjangan terjadi apabila nasabah mempersepsikan pelayanan yang
diterimanya lebih tinggi dari pada desired service atau lebih renda dari pada
adequate service kepentingan nasabah tersebut. Dengan demikian, nasabah dapat
mersakan sangat puas atau sebaliknya sangat kecewa.
Sebab timbulnya ketidakpuasan konsumen
Timbulnya rasa ketidak puasan terhadap sesuatu bisa di
karenakan sebagai berikut:
1. Ttidak sesuainya harapan dan kenyatan.
2. Perilaku personil kurang memuaskan.
3. Layanan tidak memuaska.
4. Keadaan lingkungan tidak terjangkau.
5. Biaya amat mahal, tidak sesai antara jarak dan waktu
yang di buang dan harga ttidak sesuai dengan jarak
yang di tempuh.
6. Promosi berlebihan, tidak sesaui dengan aslinya.
Cara edit voucher pada aplikasi restaurant
1. Pilih menu setting kemudian klik nomor voucher yang ditandai dengan tulisan bergaris baah warna putih, berada dilajur sebelah kanan layar anda.
2. Selanjutnya akan muncul data seperti gambar dibawah ini. Kilk data yang akan diedit, dalam hal ini adalah data saldo pada baris pertama semula berisi Rp. 50.000,00 menjadi Rp. 25.000,00.
3. Ketika sudah diketik manual menjadi nominal yang telah diedit, maka klik tombol OK yang berada dipojok kiri bawah layar anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar