Dalam hal membangun citra merek, user interface yang baik dapat menghasilkan hasil positif seperti meningkatnya jumlah pengguna, menumbuhkan kepercayaan terhadap aplikasi dan kepuasan pengguna yang secara tidak langsung menjadi promosi melalui mulut ke mulut. Selain itu tampilan sistem yang mudah dipahami membutuhkan waktu yang lebih sedikit untuk para pengguna mempelajari sebuah aplikasi dan menghindari stres ketika pengguna mengoperasikannya (Stone dkk, 2005).
Antarmuka pengguna pada dasarnya memiliki dua komponen: input dan output. Input adalah bagaimana seseorang mengkomunikasikan kebutuhan atau keinginannya ke komputer. Beberapa komponen input yang umum adalah keyboard, mouse, trackball, satu jari (untuk layar sentuh yang sensitif), dan suara seseorang (untuk instruksi lisan). Output adalah bagaimana komputer menyampaikan hasil perhitungan dan persyaratannya kepada pengguna.
Menurut Railean (2017), strategi perancangan user interface
diukur dari 5 poin berikut, yaitu:
- a. Time to Learn Seberapa lama waktu pengguna untuk mempelajari atau memahami user interface yang disuguhkan. Terutama pengguna-pengguna yang memiliki keterbatasan akan pengetahuan bahasa atau cara mengoperasikan suatu perangkat.
- b. Speed of Performance Ketika merancang user interface desainer harus memikirkan cara agar desain yang mereka buat tidak membuat performa aplikasi menurun dan membuat interaksi yang terdapat user interface tidak membuang-buang waktu pengguna.
- c. Rate of Errors by Users Memperhatikan seberapa banyak jumlah dan jenis kesalahan ketika pengguna menggunakan user interface yang telah dirancang. Karena desain user interface yang baik adalah tampilan yang dapat dimengerti hampir semua orang.
- d. Retention Over Time Seberapa baik para pengguna mempertahankan pengetahuan atau ingatan mereka pada user interface yang telah dirancang. Retensi terkait dengan waktu pengguna untuk belajar user interface dan frekuensi penggunaan juga berperan penting.
- e. Subjective Satisfaction Kepuasan pengguna saat menggunakan user interface dalam berbagai aspek merupakan keuntungan pada sebuah aplikasi. Walaupun bersifat subjektif, tapi memiliki dampak yang cukup besar yang menjadi salah satu penentu kesuksesan pada sebuah aplikasi.
- a. User experience dipandang sebagai respon sesorang ketika mereka menggunakan perangkat, produk, layanan atau objek melalui user interface.
- b. User experience bersifat dinamis, sehingga dapat berubah sebelum, selama atau setelah digunakan dan itu tergantung pada konteks atau pengalaman ketika menggunakan perangkat, produk, layanan dan objek.
- c. Respon user experience yang bersifat subjektif. Dipengaruhi oleh latar belakang pengguna, pengalaman sebelumnya dan banyak faktor lainnya.
Cara edit user
1. Pilh setting kemudian pilih akses user yang berada dilajur kanan dan ditandai dengan underline berwarna putih.
Demikian penjelasan cara edit akses user pada aplikasi restaurant. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi kasir. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi restaurant, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/software-restoran.

.png)
.png)
.png)
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar