Persedian barang merupakan barang yang telah disismpan untuk digunakan kembali pada masa tertentu tergantung permintaan barang baku, persediaan barang selama penjualan produksi, stok barang jadi atau barang dagang yang disimpan sebelum dijual atau dipasarkan. Tujuan dari persediaan adalah untuk menyederhanakan sistem persediaan bahan yang dapat meningakatkan efisiensi bisnis perusahaan melalui fungsi persediaan (Karongkong, Ilat, & Tirayoh, 2018).
Persedian adalah suatu aset yang dimiliki oleh perusahaan, meliputi barangbarang milik perusahaan dengan maksud untuk dijual dalam suatu periode tertentu atau persediaan barang-barang yang masih dalam pengerjaan yang menunggu penggunaannya dalam suatu proses barang, hewan, peristiwa, konsep, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya (Junaidi & Sumirat, 2018).
Pengertian mengenai jual-beli dijelaskan pada Pasal 1457 Kitab UndangUndang Hukum Perdata, yang mana jual-beli merupakan suatu perjanjian, dengan mana pihak yang satu mengikatkan dirinya untuk menyerahkan suatu kebendaan, dan pihak yang lain untuk membayar harga yang telah dijanjikan. Istilah jual-beli menyatakan bahwa terdapat dua pihak yang saling membutuhkan sesuatu melalui proses tawar-menawar.
KUH Perdata di dalam pasal 1320 telah menetapkan apa apa saja yang menjadi syarat sah suatu perjanjian yaitu:
1) Adanya kata sepakat bagi mereka yang mengikatkan diri
2) Kecakapan untuk membuat suatu perikatan
3) Suatu hal tertentu
4) Suatu sebab yang halal
Faktor-faktor Kepuasan Nasabah Menurut Lupiyoadi (2001:158) menyatakan bahwa dalam menentukan tingkat kepuasan nasabah, terdapat lima faktor utama yang harus diperhatikan oleh perusahaan itu:
a. Kualitas Produk Peserta akan merasa puas bila hasil evaluasi mereka menunjukkan bahwa produk yang mereka gunakan berkualitas
b. Kualitas Pelayanan Terutama untuk industri jasa. Nasabah akan merasa puas bila mereka mendapatkan pelayanan yang baik atau sesuai dengan yang diharapkan.
c. Emosional Nasabah akan merasa bangga dan mendapatkan keyakinan bahwa orang lain akan kagum terhadap dia bila menggunakan produk dengan merek tertentu yang cenderung mempunyai tingkat kepuasan yang tinggi. Kepuasan yang diperoleh bukan karena kualitas dari produk tetapi nilai sosial yang membuat nasabah menjadi puas terhadap merek tertentu.
d. Harga Produk yang mempunyai kualitas yang sama tetapi menetapkan harga yang relatif murah akan memberikan nilai yang lebih tinggi kepada nasabah.
e. Biaya Nasabah yang tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan atau tidak perlu membuang waktu untuk mendapatkan suatu produk atau jasa cenderung puas terhadap produk jasa itu.
Apabila ditinjau lebih lanjut, pencapaian kepuasan pelanggan melalui kualitas pelayanan, dapat ditingkatkan dengan beberapa pendekatan sebagai berikut :
1. Memeperkecil kesenjangan-kesenjangan yang terjadi antara pihak manajemen dan pelanggan. Misalanya, melakukan penelitian dengan metode customer fokus yang mengedarkan kuisioner dalam beberapa periode, untuk mengetahui persepsi pelayanan menurut pelanggan. Demikian juga penelitian dengan metode pengamatan bagi karyawan perusahaan tentang pelaksanaan pelayanan.
2. Untuk menciptakan visi di dalam perbaikan proses pelayanan. Yang termasuk di dalamnya adalah memperbaiki cara berpikir, perilaku, kemampuan, dan pengetahuan dari semua sumber daya manusia yang ada. Misalnya dengan metode brainstroming dan management by walking around untuk mempertahankan komitmen pelanggan internal (karyawan).
3. Memberi kesempatan kepada pelanggan untuk menyampaikan keluhan. Dengan membentuk complaint and suggestion sistem, misalnya dengan hotline bebas pulsa.
4. Mengembnagkan dan menerapkan accountable, proactive, dan partnership marketing sesuai dengan situasi pemasaran.
Cara input data kategori barang
1. Pilih menu master kemudian klik barang, lalu pilih tombol tambah yang berada dipojok kiri bawah layar anda.
2. Maka akan muncul kolom-kolom yang belum terisi data barang, klik tombol tambah (+) yang berada diujung sebelah kanan kolom kategori.
4. Double klik pada baris kosong diakhir lajur, selanjutnya ketik manual kode serta nama kategorinya. Terakhir klik SIMPAN.
Demikian penjelasan input data kategori barang pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.
Related post:

.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar