Karakteristik Jasa Secara umum jasa mempunyai 4 karakteristik pokok yang membedakannya dengan barang menurut Kotler dan Amstrong (2006, p.243-245) yaitu:
1. Tidak berwujud (Intangible) Jasa tidak bisa dilihat, dicicipi, dirasakan, didengar dan dibaui sebelum dibeli. Misalnya: orang yang akan memakai bedah plastik tdak dapat melihat hasilnya sebelum pembelian jasa itu. Penumpang pesawat terbang tidak mempunyai apa pun kecuali selembar tiket dan janji untuk sampai diujuan dengan aman.
2. Tidak dapat dipisahkan (Inseparibility) Jasa tidak dapat dipisahkan dari penyedianya, apakah penyedia tadi adalah orang atau mesin. Bila karyawan jasa menyediakan jasa, maka karyawan itu merupakan bagian dari jasa.
3. Bervariasi (Variability) Kualitas jasa tergantung pada siapa yang menyediakan jasa, dan waktu, tempat, dan bagaimana cara mereka disediakan. Misalnya: beberapa hotel, katakanlah Marriott, memiliki reputasi utuk penyediaan jasa yang lebih baik dari lainnya.
4. Tidak Tahan Lama / Mudah Lenyap (Perishability) Jasa tidak dapat disimpan untuk penjualan atau pemakaian yang akan datang. Misalnya: beberapa dokter meminta bayaran kepada pasien karena tidak menepati janjinya, sebab nilai jasa ada pada saat itu juga dan hilang jika pasien itu tidak datang.
Karakteristik Kualiatas Pelayanan karaktersitik pelayanan terdiri atas 3, yakni:
- a) Intagibility (Tidak Berwujud) Yaitu jasa tidak bisa dilihat, diraba ataupun di pegang tapi jasa bisa dirasakan.
- b) Unstorability Jasa tidak disimpan atau diproduksi karena jasa dihasilkan dan dipakai secara bersamaan.
- c) Customization Jasa juga sering didesain sesuai kebutuhan dan kemauan pelanggan.
Hal Pokok Dalam Merancang Pemberian Pelayanan Yang Prima
a) Service Regulation (Regulasi Layanan) Perusahaan apapun harus menyusun dan mengembangkan jasa pelayanan pada pelanggan mencangkup sistem, aturan, keputusan, prosedur dan tata cara pelayanan dan keluhan agar memudahkan dalam standar pelaksanaan pelayanan serta berguna menyampaikan produk. Idealnya dalam suatu standar pelayanan dapat terlihat jelas dasar hukum, persyaratan pelayanan, prosedur pelayanan, waktu pelayanan, biaya serta proses pengaduan, sehingga petugas pelayanan memahami apa yang seharusnya mereka lakukan dalam memberikan pelayanan. Keraguan pegawai akan keputusan-keputusan apa yang harus diambil dengan sendirinya akan hilang sepanjang masih dalam aturan yang termuat dalam standar pelayanan atau sering disebut dengan Standard Operating Procedures (SOP).
b) Service Facilities (Fasilitas-Fasilitas Pelayanan) Menyangkut fasilitas utama dan pendukung, ada perlengkapan pelayanan, serta akomodasi, tools, alat bantu, product knowledges, mesin, peralatan, teknologi, kamar mandi, ruang, dan gedung.
c) Advirsory Team (Peranan Tim Pengarah) Tim pengarah disini yakni penanggung jawab tertinggi manajemen, pimpinan, dapat dari seorang Public Relation, atau manajer Operasional, yang memiliki peranan dalam manajemen pelayanan prima.
d) Simple-Cheap-Fast-Benefit (Mudah-Murah-Cepat-Manfaat)
e) Budaya Pemberian Pelayanan
- 1) Self Awarness yakni kesadaran pribadi untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada pelanggan.
- 2) Anthusiasm yakni memberikan pelayanan dengan penuh antusias atau gairah.
- 3) Reform yakni memperbaiki dan meningkatkan kinerja pelayanan dari waktu ke waktu. 4) Value yakni pelayanan harus mampu memberikan nilai tambah.
- 5) Impresive yakni pelayanan harus menarik, berkesan namun tidak berlebihan.
- 6) Care yakni memberikan perhatian dan kepedulian kepada pelanggan secara optimal.
- 7) Evalution yakni pelayanan yang telah diberikan harus selalu dievaluasi secara rutin.
Cara input data penggunaan jasa
1. Pilih menu transaksi kemudian klik jual, pilih penjualan toko. Selanjutnya klik tombol tambah yang berada di pojok bawah kiri layar anda.
2. Maka akan muncul data seperti gambar dibawah ini, isilah dengan cara klik enter pada kolom yang ditandai dengan warna kuning.
.png)
3. Maka akan muncul data jasa seperti gambar dibawah ini, double klik pada jasa yang dibutuhkan.
.png)
4. Kemudian input pembayaran pada kolom cash serta bank apabila costumer melakukan pembayaran secara cash.
5. Jika muncul kotak dialog seperti gambar dibawah ini, klik YES untuk mencetak struk.
6. Inilah tampilan preview struk, klik icon print yang berada dibar atas layar anda.
Demikian penjelasan input data penggunaan jasa pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.
Related post:

.png)
.png)
.png)
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar