Pengertian pemasaran jasa Menurut Hamzenah (2003:64) adalah: Suatu
proses aktifitas yang saling menghubungkan (connect) dalam menawarkan
jasa yang dimiliki oleh seorang individu kelompok sesuai tingkat
permintaan dalam memperoleh manfaat dan keuntungan atas jasa yang
dimiliki.
Selanjutnya menurut Alma (2000:202) : Pemasaran jasa adalah suatu
strategi distribusi pelayanan kepada nasabah yang bersifat langsung, tidak
terwujud benda yang ditekuni sesuai profesi jasa yang ditawarkan dan
dapat dierima oleh pasar berdasarkan mekanismenya.
Bauran pemasaran ( Marketing Mix ) merupakan salah satu konsep utama
dalam pemasaran modern yang terdiri dari segala hal yang dapat perusahaan
lakukan yang dapat di tawarkan. Program pemasaran yang efektif memadukan
seluruh elemen / unsur bauran pemasaran menjadi suatu program yang
terkoordinasi yang dirancang untuk mencapai tujuan pemasaran perusahaan.
Adapun unsur-unsur pemasaran itu terdiri dari:
1. Produk (product) yaitu segalah sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar meliputi barang fisik, jasa, orang, tempat, organisasi dan gagasan. Menurut Lupiyoadi (2013:92) “Produk merupakan keseluruhan konsep objek atau proses yang memberikan sejumlah nilai kepada konsumen, yang perlu diperhatikan dalam produk adalah konsumen tidak hanya membeli fisik dari produk jasa, tetapi membeli manfaat dan nilai dari hanya produk tersebut”.
2. Harga (price) adalah jumlah uang yang harus dibayar pelanggan dalam memutuskan strategi penentuan harga maka harus diperhatikan tujuannya. Berikut ini adalah tujuan dan penentuan harga:
- a. Bertahan memaksimalkan laba
- b. Memaksimalkan penjualan
- c. Tingkat pengembalian investasi
3. Promosi (promotion), yaitu aktivitas untuk mengkomunikasikan produk dan jasa untuk membujuk pelanggan sasaran untuk membelinya. Hal yang perlu diperhatikan dalam promosi adalah pemilihan bauran promosi (promotional mix), dimana terdiri atas:
- a. Periklanan (advertising)
- b. Penjualan perseorangan (personal selling)
- c. Promosi Penjualan (sales promotion)
- d. Hubungan masyrakat (humas public relation)
- e. Informasi dari mulut ke mulut (word of mount)
- f. Surat langsung (direct mail)
4. Tempat atau lokasi (place) yaitu termasuk aktivitas perusahaan untuk menyalurkan produk atau jasa yang tersedia bagi nasabah. Lokasi berarti berhubungan dengan dimana perusahaan harus bermarkas dan melakukan operasi dan kegiatan. Dalam hal ini ada tiga jenis yang mempengaruhi lokasi sebagai berikut:
- a. Konsumen mendatangi pemberi jasa: apabila keadaanya seperti ini maka lokasi menjadi sangat penting. Perusahaan sebaiknya memilih tempat yang dekat dengan konsumen sehingga mudah untuk dijangkau dan strategis
- b. Pemberi jasa mendatangi konsumen: dalam hal ini, lokasi tidak terlalu penting tetapi yang harus diperhatikan adalah penampaian jasa harus tetap berkualitas.
- c. Pemberi jasa dan konsumen tidak bertemu secara langsung: berarti penyedia layanan atau jasa konsumen berinteraksi melalu sarana tertentu, seperti telepon, computer atau surat. Dalam hal ini, lokasi menjadi sangat tidak penting selama komunikasi diantara kedua pihak terlaksana.
5. Orang (people) yaitu semua pelaku yang memainkan sebagai penyajian jasa dan karenanya mempengaruhi persepsi pembeli, yang termasuk dalam elemen ini adalah personil perusahaan dan nasabah lain dalam lingkungan jasa. Dalam hubungannya dengan pemasaran jasa, orang yang berfungsi sebagai penyedia jasa sangat mempengaruhi kualitas jasa yang diberikan. Keputusan dalam faktor orang ini berarti sehubungan dengan seleksi, pelatihan motivasi, dan manajemen sumber daya manusia.
6. Proses (process) yaitu meliputi prosedur-prosedur, tugas-tugas, jadwal-jadwal mekanisme, kegiatan dan rutinitas dimana suatu produk atau jasa disampaikan oleh pelanggan. Proses merupakan gabungan semua aktivitas, yang umumnya terdiri atas prosedur jadwal pekerjaan, mekanisme, dan hal-hal rutin lainnya, dimana jasa dihasilkan dan disampaikan kepada konsumen. Proses dapat dibedakan menjadi dua cara:
- a. Kompleksitas, berhubungan dengan langkah-langkah dan tahap proses.
- b. Keragaman, berhubungan denga adanya perubahan dalam langkah atau tahapan proses.
7. Bukti Fisik (physical evidence) yaitu lingkunga fisik dimana jasa disampaikan, perubahan jasa dan nasabah berinteraksi dan setiap komponen yang berwujud memfasilitasi penampilan atau komunikasi jasa tersebut. Bukti fisik merupakan lingkungan fisik tempat jasa diciptakan dan langsung berinteraksi dengan konsumen. Ada dua jenis bukti fisik sebagai berikut.
- a. Bukti penting (essential evidence), mempresentsikan keputusan kunci yang dibuat penyedia jasa tentang desai dan tata letak suatu bangunan
- b. Bukti tambahan (peripheral evidence) memiliki nilai independen yang kecil, tetapi menambahkan kewujudan pada nilai yang disediakan produk jasa.
Cara edit data penggunaan jasa
1. Pilih menu transaksi kemudian klik jual, pilih penjualan toko. Selanjutnya klik tombol edit yang berada dibawah sebelah kiri layar anda.
2. Maka akan muncul data seperti gambar dibwah ini, yang akan diedit adalah jumlah jasa ban yang semula hanya satu menjadi 4 dengan cara double klik dan ketik manual.
3. Klik SIMPAN atau F8, selanjutnya isilah uang pembayaran yang diberikan oleh pelanggan serta sesuaikan kolom bank dalam hal ini pembayaran dilakukan cash maka pilih uang pas dengan cara klik icon berbentuk segitiga terbalik.
4. Akan muncul kotak dialog seperti gambar dibawah ini yang merupakan konfirmasi untuk cetak struk penjualan, klik YES.
5. Tampilan struk nota sebelum dicetak, klik icon print yang berada dibar atas layar anda.
Demikian penjelasan edit data penggunaan jasa pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.
Related post:

.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar