Rabu, 06 Juli 2022

SETTING PROMO DISKON MENGGUNAKAN CREDIT CARD BANK TERTENTU PADA APLIKASI RESTORAN



Menurut Hurriyati (2015:58-59) promosi adalah seperangkat alat yang digunakan oleh perusahaan untuk mengkomunikasikan produknya kepada konsumen. Jadi dapat disimpulkan bahwa promosi adalah suatu kegiatan perusahaan untuk menginformasikan, memperkenalkan, membujuk dan mengingatkan suatu produk atau jasa kepada konsumen.

Jenis Promosi 

a. Periklanan (Advertishing) Menurut Hermawan, (2012:72) kunci Utama periklanan adalah bahwa iklan menggugah perhatian calon konsumen terhadap produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan. Para konsumen potensial dibuat untuk memerhatikan dan peduli terhadap produk yang memberikan manfaat bagi mereka yang akan memberikan alasan bagi mereka untuk membeli. Periklanan juga penting untuk menghubungkan konsumen yang sudah ada dan mengingatkan mereka akan alasan dalam memilih produk yang diiklankan. Konsumen yang sudah ada juga dibuat untuk tetap menjaga hubungan dengan produk dan jasa terbaru yang tersedia bagi mereka dan mengingatkan produk yang secara insensif. Adapun definisi periklanan yang dikemukakan oleh Wiliam G. Nechles yang di kutip oleh Basu Swashta (2015:246) , periklanan adalah komunikasi non individu yang dilakukan oleh perusahaan lembaga non laba serta individu-individu. practitioners in advertising (IPA) 2010 (Hermawan, 2012:73) Memberikan lima langkah dalam mengelola menyampaikan pesan iklan yang baik. 
  • 1) Menetapkan tujuan iklan 
  • 2) Menetapkan anggaran iklan 
  • 3) Menentukan pesan kunci iklan 
  • 4) Putuskan media iklan yang dipergunakan 
  • 5) Evaluasi hasil dari kampanye iklan

Tujuan suatu iklan merupakan bentuk komunikasi yang spesifik untuk meraih khalayak yang khusus sepanjang priode waktu tertentu Hermawan (2012:73). Mengaris bawahi tujuan periklanan dalam tiga ketegori utama: 
  • 1) Memberikan informasi dalam hal ini menyampaikan kepada konsumen tentang suatu produk baru. 
  • 2) Membujuk dalam hal ini mendorong calon konsumen untuk beralih pada produk yang berbeda. 
  • 3) Mengingatkan, dalam hal ini mengingatkan pembeli di mana mereka dapat memperoleh suatu produk. 

b. Promosi Penjualan (Sales Promotion) Menurut (gitosudarmo, 2008:240) Promosi penjualan merupakan kegiatan pemasaran selain periklanan, publisitas, dan penjualan langsung yang mendorong efektifitas pembelian konsumen dan pandangan dengan menggunakan alat seperti peragaan, pameran, demonstrasi dan sebagainya . Berikut adalah metode-metode promosi penjualan:
  • 1) Pemberian barang secara Cuma-Cuma, ini merupakan salah satu alat promosi penjualan yang dianggap paling mahal dan juga paling efektif. 
  • 2) Kupon berhadiah, cara ini sangat efektif karena membuat orang mudah tertarik. 
  • 3) Rabat, merupakan pengurangan harga yang diberikan kepada pembeli. 
  • 4) Potongan harga. 
  • 5) Peragaan, memamerkan barang-barang pada waktu tertentu, tempat dan situasi-situasi tertentu. 
Tujuan menggunakan promosi penjualan yang berorientasi pada perdangangan adalah (Shimp, 2004:147): 
  • 1) Memperkenalkan produk-produk baru Strategi promosi penjualan pada awalnya memperkenakan produknya terlebih dahulu agar produk tersebut dapat di ingat oleh konsumen 
  • 2) Meningkatkan volume Strategi promosi penjualan sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan tujuan jangka pendek. Bisa dilakukan dengan menghabiskan stok lama, mengurangi stok yang ada di gudang atau untuk memenuhi stok yang ada di tingkat pengecer sebelum pesaing anda memperkenalkan produknya. 
  • 3) Meningkatkan pembeli coba-coba Strategi promosi penjualan dapat membuat pembeli potensial datang untuk mengunakan produk atau jasa yang ditawarkan. Pembeli potensial adalah orang yang tidak pernah menggunakan produk atau jasa yang ditawarkn perusahaan tetapi hanya pernah menggunakan produk atau jasa sejenis dari pesaing. 
  • 4) Meningkatkan loyalitas Promosi loyalitas berbeda dengan strategi promosi penjualan seperti pemberian diskon langsung. Promosi loyalitatas lebih memberikan daya tarik berupa manfaat jangka panjang kepada konsumen. 
  • 5) Memperluas kegunaan Pada saat awal kegunaan sebuah produk atau jasa mulai menghiang, maka harus segera memperluas kegunaan prosuk atau jasa yang ditawarkan. 
  • 6) Menciptakan ketertarikan Hal ini dimaksudkan agar kondumen tidak bosan kepada kepercayaan sebuah produk. 
  • 7) Mengalihkan perhatian dari harga Hal ini dimaksudkan agar konsumen tidak terjebak dalam perang harga sebuah produk. 
Ada beberapa macam metode sales promotion yang ditujukan kepada konsumen seperti : 
  • 1) Pemberian contoh barang. 
  • 2) Kupon / nota. 
  • 3) Hadiah. 
  • 4) Undian. 
  • 5) Rabat dan 
  • 6) peragaan

c. Penjualan Tatap Muka (Personal Selling) Penjualan personal merupakan komunikasi langung (tatap muka) antara penjual dan calon pelanggan untuk memperkenalkan suatu produk kepada calon pelanggan terhadap produk sehingga mereka kemudian mencoba dan membelinya. Menurut Tjptono (2008) penjualan personal dapat dilakukan dengan menyediakan sumber daya manusia sebagai pengantar produk ke konsumen (driver sale person), pencarian konsumen di luar (order getter), pelayanan dalam kios (order taker), dan penjualan produk dengan kreativitas tinggi (demand creator). 
Tiga ciri khusus dari penjualan tata muka, diantaranya : 
  • 1) Konfrontasi personal (personal confrontation), yaitu mencakup hubungan yang hidup, langsung, dan interaksi antara dua atau lebih. 
  • 2) Mempercepat (cultivation), yaitu memungkinkan timbulnya berbagai jenis hubungan mulali dari hubungnan penjulan hingga hubungan persahabatan. 
  • 3) Tanggapan (response), yaitu membuat pembeli merasa berkewajiban untuk mendengarkan pembicaraan wiraniaga. 
Oleh karena sifat-sifat tersebut maka metode ini mempunyai kelebihan antara lain operasinya lebih fleksibel karena penjualan dapat mengamati reaksi pelanggan dan menyesuaikan pendekatannya, usaha yang sia-sia dapat diminimalkan pelanggan yang berminat biasanya langsung membeli dan penjual dapat membina hubungan jangka panjang dengan pelanggannya. Namun karena menggunakan armada penjualan yang relatif lebih besar, maka metode lain biasanya mahal. Di samping itu, spesifikasi penjualan yang diinginkan perusahaan makin sulit dicari. Meskipun demikian, penjualan pribadi tetaplah penting dan biasanya dipakai untuk mendukung metode promosi lainnya. Aktivitas penjualan tatap muka memiliki beberpa fungsi, diantaranya : 
  • 1) Prospecting, yaitu mencari dan menjalin hubungan dengan mereka. 
  • 2) Targeting, yaitu mengalokasikan kelangkaan waktu penjual dengan pembeli. 
  • 3) Communicating, yaitu memberi informasi mengenai produk perusahaan kepada pelanggan. 
  • 4) Selling, yaitu mendekati, mempresentasikan, mendemontrasikan, mengatasi penolakan, serta produk kepada pelanggan. 
  • 5) Servicing, yaitu memberikan berbagai jasa dan pelayanan kepada pelanggan. 
  • 6) nformation gathering, yaitu melakukan riset dan intelijen pasar. 

d. Publisitas dan Hubungan Masyarakat Publisitas merupakan suatu periklanan tidak langsung dan tidak membayar untuk berkomunikasi yang dilakukan. Sifat dari publisitas ini tidak kontiniu dan berjangka pendek. Swastha dan Irawan (2008:350), bahwa publisitas adalah pendorongan permintaan secara non pibadi untuk suatu produk, jasa atau ide dengan menggunakan berita komersial di dalam media massa dan sponsor tidak dibebani sejumlah bayaran secara langsung. Dengan terciptanya hubungan yang baik terhadap konsumen dan masyarakat maka dapat meningkatkan citra tersendiri di mata konsumen serta memudahkan perusahaan dalam melakukan bentuk-bentuk pendekatan pengenalan produk yang hendak ditawarkan, melalui siaran-siaran televisi, liputan oleh media cetak dan media masa lain, dan segala bentuk publikasi yang tidak berbayar lainnya. Konsumen yang secara emosional telah terhubung dengan baik makaakan memutuskan untuk melakukan kunjungan bahkan secara kontinyu akan dapat melakukan pembelian atau kunjungan ulang (Cutlip, et all, 2005). Daya tarik hubungan masyarakat dan pemberitaan didasarkan pada tiga sifat khusus : (Kotler: 2002: 644) 
  • 1) Kredibilitas yang tinggi Cerita dan kisah yang baru akan lebih otentik dan dapat dipercaya dibandingkan dengan iklan. 
  • 2) Kemampuan menangkap pembeli yang dibidik sebelumnya. Hubungan masyarakat dapat menjangkau banyak calon pembeli yang cenderung menghindari wiraniaga dan iklan. 
  • 3) Dramatisi Hubungan masyarakat memiliki kemampuan mendramatisi suatu perusahaan atau produk. 

e. Pemasaran Langsung (Direct Marketing) Bila personal selling berupaya mendekati pembeli, iklan berupaya memberitahu dan mempengaruhi pelanggan, promosi berupaya mendorong pembelian, public reation membangun dan menjaga citra perusahaan, maka direct marketing mendapat semua kegiatan tersebut dalam penjualan langsung tanpa perantara. Direct marketing adalah sistem pemasaran yang bersifat interaktif, yang memanfaatkan satu atau beberapa media iklan untuk menimbulkan respon yang terakur. Sehingga komunikasi promosi ditujukan langsung kepada konsumen individual, dengan tujuan agar pesan-pesan tersebut ditanggapi konsumen yang bersangkutan, baik melaljui telpon, pos, atau dengan datang langsung ke tempat pemasaran. Dengan direct marketing konsumen dapat memperoleh manfaat berupa penghematan waktu dalam belanja dan bahkan dapat belanja secara rahasia (diam-diam). Sementara itu bagi penjual, manfaat yang diperoleh adalah dapat memilih calon pembeli secara efektif, dapat menjalin hubungan jangka panjang dengan pelanggan, dan memperoleh peluang baru yang menguntungkan. Direct selling merupakan usaha untuk memperkenalkan suatu produk melalui komunikasi langsung (tatap muka) agar konsumen tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan. (Kennedy dan Soemanagara 2008:290) Sebagai salah satu variabel dari promosi personal selling memungkinkan penjual untuk: 
  • 1) Mengadakan hubungan langsung dengan calon pembeli sehingga penjual lebih dapat mengamati karakteristik beserta kebutuhan pembeli. 
  • 2) Memperoleh tanggapan dari calon pembeli. 
  • 3) Membina berbagai macam hubungan dengan pembeli baik dalam hubungan bisnis maupun persahabatan yang erat. Jadi, dalam personal selling terjadi interaksi langsung, saling bertemu muka antara pembeli dengan penjual, sehingga dapat diketahui secara langsung keinginan, perilaku dan motif pembelian dari konsumen, sekaligus dapat melihat reaksi konsumen. 
Penjualan langsung (direct selling) adalah bentuk komunikasi interaktif yang tujuannya untuk memotivasi respon pembelian kepada pelanggan dan calon pelanggan. Penjualan langsung merupakan sistem komunikasi pemasaran yang bertujuan untuk memperoleh respon atau transaksi yang terjadi secara langsung dalam waktu yang singkat dan Tidak umum. Pesan ditujukan hanya ada satu orang tertentu disesuaikan dengan orangnya Kennedy dan Soemanagara (2008:310). Menurut definisi resmi dari the Direct Marketing Assosiation DMA , pemasaran langsung adalah suatu sistem interaktivitas pemasaran yang menggunakan satu atau lebih media pemasaran untuk menimbulkan efek respon yang terukur dan atau transaksi pada lokasi manapun. 
Definisi DMA Meliputi empat konsep dalam pemasaran langsung Hermawan (2012:185). 
  • a) adanya interaktivitas, atau komunikasi satu demi satu antara pemasar dan prospek yang membedakan langsung dari periklanan dan jenis pemaran lain pada umumnya. 
  • b) seperangkat pengukuran pemasaran langsung sebagai bagian dari periklanan umum dan bentuk pemaran lainnya. Pengukuran memungkinkan pemasar yang menggunakan pemasaran langsung untuk menguji berbagai daftar, tawaran, media dan aspek nyata promosi dalam rangka mengalokasikan sumber daya untuk mengombinasikan setiap elemen secara efektif. 
  • c) Pemasaran langsung melakukan berbagai media, termasuk surat menyurat, iklan, iklan surat kabar, acara jeda di televisi dan radio. 
  • d) Dalam pemasaran langsung memungkinkan dilakukan dimanapun dan tidak terbatas di toko eceran atau tempat bisnis berada, transaksi mungkin dilakukan di rumah konsumen atau kantor dengan surat, melalui telpon atau televisi interaktif. 
Menurut lovelock (2005), selain periklanan, promosi penjualan, penjualan perseorangan, hubungan masyarakat dan pemasaran langsung, promosi yang digunakan dapat melalui komunikasi pribadi dan komunikasi non-pribadi, yaitu : 
  • a) Komunikasi langsung antara pemasar dan satu atau lebih pelanggan yang memungkinkan dialog dua arah (mencakup pembicaraan tatap muka, penggunaan telpon dan e-mile). Bebrapa komunikasi jenis pribadi anara lain cerita dari mulut ke mulut (lisan), penjualan, layanan pelanggan, pelatihan. 
  • b) Komunikasi non-pribadi Komunikasi satu arah yang ditujukan pada audiens sasaran yang tidak melakukan kontrak pribadi dengan sumber pesan (mencakup iklan media dan hubungan masyarakat). 

Cara setting promo diskon menggunakan credit card

1. Pilih menu setting kemudian klik master credit card yang berada dilajur sebelah kiri layar anda. Ditandai dengan tulisan berwarna putih underline atau garis bawah.



2. Maka muncul kotak seperti gambar dibawah ini, isilah kolom jenis dengan credit card.



3. Kemudian isilah kolom nama bank dengan pilih pada daftar bank dibawah, yang ditandai dengan blok biru.



4. Kemudian isi promo diskon dan beban dengan cara ketik manual. Namun jika ada kolom yang tidak perlu diisi maka kosngkan saja kolomnya. Setelah semua dipastikan telah sesuai maka klik SIMPAN. 



5. Inilah data promo diskon yang telah berhasil disetting. 



Demikian penjelasan setting promo diskon menggunakan credit card bank tertentu pada aplikasi restoran. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi restoran. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi restoran, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.


Related post:
https://reviewsoftwarekasir.blogspot.com/2021/09/fitur-utama-pada-software-kasir.html
https://reviewsoftwarekasir.blogspot.com/2021/09/software-kasir-online.html
https://reviewsoftwarekasir.blogspot.com/2021/09/kelebihan-kelebihan-software-kasir-sid.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar