- 1) Menginformasikan pasar mengenai keberadaan suatu produk baru
- 2) Memperkenalkan cara pemakaian yang baru dari suatu produk
- 3) Menyampaikan perubahan harga kepada pasar
- 4) Menjelaskan cara kerja suatu produk
- 5) Menginformasikan jasa-jasa yang disediakan oleh perusahaan
- 6) Meluruskan kesan yang keliru
- 7) Mengurangi ketakutan atau kekhawatiran pembeli
- 8) Membangun citra perusahaan.
- 1) Membentuk pilihan merek
- 2) Mengalihkan pilihan ke merek tertentu
- 3) Mengubah persepsi pelanggan terhadap atribut produk
- 4) Mendorong pembeli untuk membeli pada saat itu juga
- 5) Mendorong pembeli untuk menerima kunjungan wiraniaga(salesman).
- 1) Mengingatkan kepada pembeli bahwa produk yang bersangkutan dibutuhkan dalam waktu dekat
- 2) Mengingatkan pembeli akan tempat-tempat yang menjual produk perusahaan
- 3) Membuat pembeli tetap ingat waaupun tidak ada kampanye iklan
- 4) Menjaga agar ingatan pertama pembeli jatuh pada produk perusahaan.
Pengertian sistem pembayaran adalah suatu sistem yang melakukan pengaturan kontrak, fasilitas pengoperasian dan mekanisme teknis yang digunakan untuk penyampaian, pengesahan dan penerimaan instruksi pembayaran, serta pemenuhan kewajiban pembayaran yang dikumpulkan melalui pertukaran “nilai” antarperorangan, bank dan lembaga lainnya baik domestik maupun antarnegara (cross border).
Sistem pembayaran memiliki empat prinsip dasar yang dijadikan sebagai acuan yakni meminimalisasi risiko (risk reduction), efisiensi, perlindungan konsumen (consumer protection), dan kesetaraan akses.
- a. Meminimalisasi Risiko (Risk Reduction) Sistem pembayaran yang ada haruslah memiliki sedikit risiko ataupun tidak ada risiko sama sekali agar tidak ada pihak yang saling merasa dirugikan akibat dari sistem pembayaran yang ada. Sistem pembayaran yang terkendali dengan baik akan mengurangi berbagai macam risiko.
- b. Efisiensi Prinsip efisiensi menekankan bahwa penyelenggaraan sistem pembayaran harus dapat digunakan secara luas sehingga biaya yang ditanggung masyarakat akan lebih mudah karena meningkatnya skala ekonomi. Efisiensi dapat dilihat dari berbagai hal. Terutama efisien dalam operasioanl yang menyangkut pemanfaatan waktu (efficient timely services). Sistem pembayaran harus dapat memastikan bahwa waktu dalam transaksi pembayaran dapat berjalan sangat efisien.
- c. Perlindungan Konsumen (Consumer Protection) Bank Sentral mempunyai kewenangan serta tanggung jawab untuk melakukan pengawasan agar masyarakat umum dapat memperoleh jasa sistem pembayaran yang aman, cepat, efisien, handal dan terkendali.
- d. Kesetaraan Akses Kesetaraan akses adalah persamaan hak yang melekat pada semua pihak yang terkait dalam sistem pembayaran. Kesetaraan akses juga mengandung makna bahwa tidak ada pihak yang diistimewakan, semua diberi akses sesuai dengan peran dan fungsinya, termasuk risiko yang timbul dalam sistem pembayaran harus ditanggung oleh semua pihak yang terkait secara seimbang.
Jenis-jenis Sistem Pembayaran
Sistem pembayaran dapat dikategorikan atau dibedakan menjadi beberapa jenis. Di antaranya yaitu Retail Payment, Batch System dan Wholesale Payment.
- a. Retail Payment adalah sistem pembayaran yang digunakan untuk memproses transaksi ekonomi dengan nilai kecil yang dikhusukan untuk pembayaran tanpa menggunakan sepeser uang. Adapaun jenis instrumen retail payment yang dikenal saat ini yaitu : kartu ATM, e-money, digital money, using payment cards.
- b. Batch System, instrumen yang termasuk dalam jenis batch system adalah cek, credit remittance, electronic direct debit payments, dan electronic credit payments. Adanya sistem batch ini memungkinkan dilakukannya pembacaan data dari instrument paper-based secara elektronik. Bank atau nasabah bank dapat menyiapkan langsung instrumen paper-based tersebut dan menyerahkannya pada clearing house melalui bank.
- c. Wholesale Payment System adalah pemrosesan transaksi khusus yang bernilai besar dan bersifat penting yang muncul dari transaksi treasury, dealing trade finance, dan operasi lainnya di bank-bank yang tersentralisasi.
Kartu ATM (Automatic Teller Machine) adalah alat pembayaran menggunakan kartu yang dapat digunakan untuk melakukan penarikan tunai dan/atau pemindahan dana dimana kewajiban pemegang kartu dipenuhi seketika dengan mengurangi secara langsung simpanan pemegang kartu pada Bank atau lembaga selain bank yang berwenang untuk menghimpun dana sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Setting promo diskon menggunakan debit card
1. Pilih menu setting kemudian klik master credit card yang berada dilajur sebelah kiri layar anda. Dan ditandai dengan garis bawah berwarna putih.
2. Isilah kolom jenis dengan debit card, pengisiannya dengan cara klik tombol segitiga terbalik yang terletak diujung kanan kolom.
4. Sedangkan kolom promo diskon diketik manual akan tetapi kolom beban sengaja dikosongkan karena tidak diperlukan dalam hal ini. Terakhir klik SIMPAN.
5. Inilah data promo diskon yang telah berhasi disetting.
Demikian penjelasan setting promo diskon menggunakan debit card bank tertentu pada aplikasi restoran. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi restoran. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi restoran, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar