Retail dapat di klasifikasikan dalam banyak cara, sebagai contoh Retail dapat di kelompokkan sesuai dengan aktivitas penjualan barang berdasarkan sebagai berikut :
- Retail Kecil Bisnis
Retail kecil di gambarkan sebagai retailer yang berpenghasilan di bawah $500 pertahun. Pemilik retail pada umumnya bertanggung jawab penuh terhadap seluruh penjualan dan manajemen. Biasanya kebanyakan pemilik toko pada bisnis retail kecil ini dimiliki oleh secara individu (Individual Proprietorship)
- Retail Besar Pada saat ini industri Retail di kuasai oleh organisasi besar, organisasi tersebut meliputi : Departemen Store - Chain organization (organisasi berantai), Supermarket, Catalog Store, Warehouse, Outlet dan Online Store (Toko Online ).
Pengendalian Persediaan
a. Definisi dan Fungsi Persediaan Definisi Persediaan menurut Rangkuti(2007:2) Dari pengertian diatas definisi persediaan menurut Rangkuti(2004:14), dapat dikelompokan dalam beberapa karakteristik antara lain:
1) Berdasarkan fungsinya , persediaan memiliki fungsi antara lain:
a) Fungsi Lot Size (Economic Lot Size) Persediaan lot size ini perlu mempertimbangkan penghematan atau potongan pembelian, biaya pengangkutan per unit menjadi lebih murah dan sebagainya. Hal ini disebabkan perusahaan melakukan pembelian dalam kuantitas yang lebih besar dibandingkan biaya-biaya yang timbul karena besarnya persediaan (biaya sewa gudang, investasi, resiko, dan sebagainya).
b) Fungsi (Decoupling) Persediaan adalah persediaan yang memungkinkan perusahaan dapat memenuhi permintaan pelanggan tanpa tergantung pada supplier.
c) Fungsi Antisipasi (Anticipation Stock)
Klasifikasi persediaan dalam masing-masing jenis perusahaan, sebagai berikut:
a. Persediaan dalam perusahaan dagang adalah barang dagangan yang dimiliki perusahaan meliputi:
- Persediaan barang dagangan (Merchandise iventory), yaitu barang dagangan yang tersedia untuk dijual.
- Barang dalam perjalanan (Good in transit), adalah barang yang sudah dimiliki perusahaan tetapi pada saat penyusunan neraca belum diterima. Biasa terjadi apabila syarat penyerahan barang free on board (FOB) Shipping point. Penyerahan barang dilakukan setelah barang berada di atas kapal angkutan di tempat penjual. Barang dalam perjalanan, bisa dicatat dalam akun “Barang dalam perjalanan”, setelah barang yang bersangkutan diterima, dari akun “Barang dalam perjalanan” dipindahkan ke dalam akun “Persediaan barang dagangan”.
- Termasuk juga persediaan, yaitu tanah dan bangunan (Property) yang disediakan untuk dijual kembali.
b. Perusahaan manufaktur secara khusus adalah kegiatan pengolahan bahan baku mentah secara kimiawi dan fisika untuk mengubah bentuk dan fisiknya agar bisa dibuat produk tertentu. Persediaan dalam perusahaan manufaktur meliputi:
- Persediaan produk jadi (Finished goods inventory) adalah bahan baku yang telah diproses dalam proses produksi sampai tahap akhir. Produk jadi merupakan produk yang siap dijual kepada pelanggan dan mempunyai harga jual.
- Persediaan bahan baku (Raw materials inventory) adalah jumlah barang yang miliki untuk mendukung proses pembuatan barang.
- Bahan baku dalam perjalanan (Raw materials in transit). Bahan baku yang sudah dibeli (dimiliki), tetapi pada saat penyusunan neraca belum diterima.
- Persediaan barang dalam proses (Work in process inventory), yaitu barang yang belum selesai diproses.
c. Persediaan dalam perusahaan jasa adalah perlengkapan yang dimiliki untuk digunakan dalam penjualan (penyerahan) jasa kepada pemesan meliputi:
- Persediaan perlengkapan (Supplies inventory) dalam akuntansi adalah barangbarang yang dimiliki perusahaan yang bersifat habis dipakai ataupun bisa dipakai berulang-ulang yang bentuknya relatif kecil dan pada umumnya bertujuan untuk melengkapi kebutuhan bisnis perusahaan (contohnya seperti kertas, tinta printer, dan buku nota).
- Perlengkapan dalam perjalanan (Supplies in transit). Perlengkapan jasa yang sudah dibeli (dimiliki), tetapi pada saat penyusunan neraca perlengkapan yang bersangkutan belum diterima.
Cara check data mutasi stok
1. Pilih menu back office kemudian klik mutasi stok, terakhir klik tambah pda pojok kiri bawah layar anda.
2. Selanjutnya akan muncul data, nomor referensi, tanggal serta nama barang yang harus dipilih. Caranya yaitu tinggal klik icon segitiga terbalik pada ujung kiri masing-masing kolom. Lalu, pilih tanggal yang dibutuhkan.
3. Pengisian nama barang dengan cara klik enter pada kolom barang (berwarna kuning), sehingga akan muncul daftar nama barang yang berada didalam aplikasi apotek). Double klik pada barang yang dibutuhkan.
4. Disini contoh barangnya yaitu adem sari dan ternyata pada tanggal 25 desember tidak terdapat data mutasi stok pada barang tersebut. klik ENTER.
Demikian penjelasan cara check data mutasi stok pada aplikasi apotek. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi apotek. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi apotek, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.
Related post:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar