Pelayanan pada dasarnya adalah kegiatan yang ditawarkan oleh organisasi atau perorangan kepada konsumen, yang bersifat tidak berwujud dan tidak dapat dimiliki.
Dimensi Pelayanan
Ada lima dimensi pelayanan yaitu: Reliability (kehandalan), Responsiveness (ketanggapan), Assurance (jaminan), Empaty (kepedulian), Tangible (terwujud).
- Tangibility (Bukti Fisik) Tangibility ialah kemampuan suatu perusahaan dalam menunjukkan kepada pihak eksternal. Penampilan dan kemampuasn sarana dan prasarana fisik perusahaan yang dapat diandalkan, keadaan lingkungan sekitarnya maupun bukti nyata dari pelayanan yang diberikan oleh pemberi jasa. Hal ini meliputi fisik seperti gedung, kerapian, perlengkapan dan peralatan yang digunakan, kebersihan, serta penampilan pegawainya.
- Reliability (Kehandalan) Reliability adalah kemampuan perusahaan untuk memberikan pelayanan sesuai dengan yang dijanjikan secara akurat dan terpecaya. Kinerja harus sesuai dengan harapan pelanggan yang berarti ketepatan waktu, serta pelayanan yang sama untuk semua pelanggan tanpa kesalahan. Dalam melayani konsumen sebaik-baiknya dan akhirnya bisa memberikan suatu kepuasan konsumen tak bisa terlepas dari kehandalan atau reliability dari perusahaan tersebut dalam menunjukkan kualitas terbaiknya sehingga konsumen merasa puas dan tidak merasa keliru telah menggunakan produk dari perusahaan tersebut. Dimensi reliability dalam pelayanan merupakan hal penting bagi perusahaan dalam menunjukkan kinerjanya karena kehandalan merupakan bentuk ciri khas atau karakteristik dari pegawai yang memiliki prestasi kerja tinggi. Banyak perusahaan yang berlombalomba memperbaiki dimensi kehandalan dalam kinerja mereka. Kehandalan yang dimaksud dapat meliputi bagaimana kualitas kinerja karyawan, kehandalan dalam menggunakan skill mereka saat melayani konsumen, dan sebagainya.
- Responsiveness (Ketanggapan) Responsiveness adalah suatu tindakan untuk membantu dan memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada konsumen. Karyawan harus sigap dan cepat dalam membantu konsumen yaitu meliputi kesigapan melayani konsumen, cepat memberikan bantuan kepada konsumen, dan menangani keluhan konsumen. Ketika perusahaan menanggapi keluhan, saran atau permintaan yang dilayangkan konsumen dengan segera dan sebaik-baiknya,maka respon positif juga akan ditunjukkan konsumen terhadap perusahaan. Imbal balik yang didapat perusahaan dapat dirasakan ketika konsumen tersebut mengkonsumsi produknya kembali atau bahkan banyak konsumen baru yang bisa jadi mendapatkan rekomendasi dari konsumen yang pernah menggunakan produk tersebut sebelumnya. Disini perusahaan dituntut untuk harus mengerti keinginan konsumen sebaik-baiknya, atau bahkan ketika ada konsumen yang kurang mengerti dengan prosedur yang diterapkan oleh perusahaan maka pihak yang memberikan pelayanan tersebut harus mmeberikan pengertian sebaik mungkin sehingga konsumen dapat mengerti dan memaklumi atas segala peraturan atau prosedur yang diterapkan perusahaan.
- Assurance (Jaminan dan Kepastian) Assurance adalah pengetahuan, sopan santun, dan kemampuan pegawai perusahaan dalam menumbuhkan rasa percaya para konsumen kepada perusahaan. Dimensi jaminan ini merupakan gabungan dari dimensi kompetensi (competence) artinya keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki oleh para karyawan untuk melakukan pelayanan, kesopanan (courtesy) yang meliputi keramahan, perhatian, dan sikap para karyawan. Kredibilitas (credibility) meliputi hal-hal yang berhubungan dengan kepercayaan kepada perusahaan, seperti reputasi, prestasi, dan lain sebagainya.Dalam perusahaan sangat penting untuk memperhatikan Assurance atau jaminan fungsinya untuk menumbuhkan rasa percaya akan berbagai hal atas produk dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut sehingga tercipta kualitas pelayanan yang diharapkan.
- Empathy (Empati) Empathy adalah memberikan perhatian yang tulus bersifat individual atau pribadi yang diberikan kepada konsumen dengan berupaya memahami keinginan konsumen. Dimana suatu perusahaan diharapkan memiliki pengertian dan pengetahuan tentang pelanggan, memahami kebutuhan pelanggan secara spesifik, serta memiliki waktu pengoperasian yang nyaman bagi konsumen. Intinya dalam setiap pelayanan yang dilakukan sangat diperlukan adanya kehadiran empati terhadap segala hal didalamnya.
Ciri-Ciri Pelayanan Yang Baik
Adapun ciri-ciri pelayanan yang baik sebagai berikut:
- Tersedia sarana dan prasarana yang baik Konsumen ingin dilayani secara prima, untuk melayani konsumen satu hal yang paling penting di perhatikan adalah sarana dan prasarana yang baik.
- Tersedia karyawan yang baik Kenyamanan konsumen juga sangat tergantung dari petugas yang melayaninya.
- Bertanggung jawab kepada setiap konsumen dari awal hingga selesai dalam menjalankan kegiatan pelayanan konsumen harus mampu melayani dari awal sampai tuntas atau selesai. Konsumen akan merasa puas jika petugas bertanggungjawab terhadap pelayanan yang diinginkan.
- Mampu melayani secara cepat dan tepat Dalam melayani konsumen diharapkan karyawan harus melakukannya sesuai prosedur. Layanan yang diberikan sesuai jadwal untuk pekerjaan tertentu dan jangan membuat kesalahan dalam arti pelayanan yang diberikan sesuai dengan keinginan konsumen.
- Mampu berkomunikasi Karyawan harus mampu berbicara kepada konsumen, jangan menggunakan istilah yang sulit dimengerti.
- Memiliki pengetahuan dan kemampuan yang baik Karyawan harus memiliki pengetahuan dan kemampuan tertentu untuk menghadapi konsumen atau kemampuan dalam bekerja.
- Berusaha memahami kebutuhan konsumen Petugas harus cepat tanggap apa yang diinginkan oleh konsumen, petugas yang lamban akan membuat konsumen lari. Usahakan mengerti dan memahami keinginan dan kebutuhan konsumen.
Cara input data transaksi service
1. Pilih menu transaksi, klik service kemudian pilih TAMBAH yang berada dipojok kiri bawah layar anda.
3. Untuk pengisian nama pelanggan, setelah klik tombol [...] selanjutnya akan keluar daftar nama pelanggan beserta alamat dan nomor teleponnya. Kemudian double klik pada nama tersebut.
4. Begitu pula dengan pengisian kolom nomor polisi sudah termasuk merk, tipe, warna, serta tahun. Double klik pada data yang dipilih.
6. Setelah sudah di klk maka akan diakumulasikan ke penggunaan jasa, seperti gambar dibawah ini. Bahwasannya pelanggan menservice velg dua kali.
7. Setelah semua data dipastikan telah sesuai dan diisi sesuai keperluan maka klik SIMPAN. Apabila ada kolom yang tidak perlu diisi maka kosongkan saja.
Demikian penjelasan input data transaksi service pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.
Related post:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar