Selasa, 15 Februari 2022

CETAK LAPORAN SHIFT KASIR PADA APLIKASI RESTAURANT

 


Sumber Daya Manusia

Menurut Hasibuan (2016:10) manajemen sumber daya manusia adalah penarikan, seleksi, pengembangan, pemeliharaan, dan penggunaan sumber daya manusia untuk mencapai baik tujuan-tujuan individu maupun organisasi.

Menurut Sutrisno (2013:7) mengemukakan tujuan dari manajemen sumber daya manusia, sebagai berikut : 
  1. Memberi pertimbangan manajemen dalam membuat kebijakan SDM untuk memastikan bahwa organisasi memiliki pekerja yang bermotivasi dan berkinerja tinggi, pekerja yang selalu siap mengatasi perubahan dan memenuhi kewajiban pekerjaan secara legal. 
  2. Mengimplementasikan dan menjaga semua kebijakan dan prosedur SDM yang memungkinkan organisasi mampu mencapai tujuannya. 
  3. Membantu dalam pengembangan keseluruhan organisasi dan strategi, khususnya yang berkaitan dengan implikasi SDM. 
  4. Memberi dukungan dan kondisi yang akan membantu manajer lini mencapai tujuan. 
  5. Menangani berbagai krisis dan situasi sulit dalam hubungan antar pekerja untuk menyakinkan bahwa mereka tidak menghambat organisasi dalam mencapai tujuannya. 
  6. Menyediakan media komunikasi antar pekerja dan manajemen organisasi. 
  7. Bertindak sebagai pemelihara standar organisasional dan nilai dalam manajemen SDM.

Wahyudi (2010:12), mengemukakan bahwa fungsi-fungsi dari manajemen sumber daya manusia adalah sebagai berikut : 
1. Fungsi Manajerial, meliputi : 
  • Planning (perencanaan) Perencanaan adalah melaksanakan tugas dalam perencanaan kebutuhan, pengadaan, pengembangan, dan pemeliharaan. 
  • Organizing (pengorganisasian) Pengorganisasian adalah menyusun suatu organisasi dengan mendesain struktur dan hubungan Antara tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh tenaga kerja yang telah dipersiapkan. 
  • Directing (pengarahan) Pengarahan adalah memeberikan dorongan untuk menciptakan kemauan kerja yang dilaksanakan secara efektif dan efisien. 
  • Controlling (pengawasan) Pengawasan adalah melakukan pengukuran antar kegiatan yang dilakukan dengan standar-standar yang telah ditetapkan khususnya di bidang tenaga kerja. 

2. Fungsi Operasional Fungsi Operasional dalam manajemen sumber daya manusia merupakan dasar pelaksanaan proses manajemen sumber daya manusia yang efisien dan efektif dalam pencapaian tujuan organisasi/perusahaan. Fungsi operasional tersebut terbagi 5 (lima), secara singkat diuraikan sebagai berikut : 
  • Fungsi Pengadaan Fungsi Pengadaan adalah proses penarikan, seleksi, penempatan, orientasi dan induksi untuk mendapatkan karyawan yang sesuai kebutuhan perusahaan. 
  • Fungsi Pengembangan Fungsi Pengembangan adalah proses peningkatan keterampilan teknis, teoritis, konseptual, dan moral karyawan melalui pendidikan dan pelatihan. Pendidikan dan pelatihan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masa kini maupun masa depan. 
  • Fungsi Kompensasi Fungsi Kompensasi adalah pemberian balas jasa langsung dan tidak langsung berbentuk uang atau barang kepada karyawan sebagai timbal jasa (output) yang diberikannya kepada perusahaan. Prinsip kompensasi adalah adil dan layak sesuai prestasi dan tanggung jawab karyawan tersebut. 
  • Fungsi Pengintegrasian Fungsi Pengintegrasian adalah kegiatan untuk mempersatukan kepentingan perusahaan dan kebutuhan karyawan, sehingga tercipta kerjasama yang serasi dan saling menguntungkan. Dimana pengintergrasian adalah hal yang penting dan sulit dalam manajemen sumber daya manusia, karena mempersatukan dau aspirasi atau kepentingan yang bertolak belakang antara karyawan dan perusahaan. 
  • Fungsi Pemeliharaan Fungsi Pemeliharaan adalah kegiatan untuk memelihara atau meningkatkan kondisi fisik, mental dan loyalitas karyawan agar tercipta hubungan jangka panjang. Pemeliharan yang baik dilakukan dengan program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).  


kinerja


Menurut Rivai dan Basri (2005) kinerja adalah kesediaan seseorang atau kelompok orang untuk melakukan sesuatu kegiatan dan menyempurnakannya sesuai dengan tanggung jawab dengan hasil seperti yang diharapkan.

kinerja karyawan atau pegawai dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu: 1) Faktor lingkungan eksternal seperti kehidupan ekonomi, kehidupan politik, kehidupan sosial, budaya dan agama masyarakat, dan kompetitor. 2) Faktor internal karyawan seperti bakat dan sifat pribadi, kreativitas, pengetahuan dan keterampilan, kompetensi, pengalaman kerja, keadaan fisik, keadaan psikologi (etos kerja, disiplin kerja, motivasi kerja, semangat kerja, sikap kerja, stres kerja, keterlibatan kerja, kepemimpinan, kepuasan kerja, dan keloyalan). 3) Faktor lingkungan internal organisasi seperti visi, misi, dan tujuan organisasi, kebijakan organisasi, bahan mentah, teknologi, strategi organisasi, sistem manajemen, kompensasi, kepemimpinan, modal, budaya organisasi, iklim organisasi dan rekan kerja.


Shift Kerja

Shift kerja berbeda dengan hari biasa, dimana pada hari kerja biasa, pekerjaan dilakukan secara teratur pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya, sedangkan shift kerja dapat dilakukan lebih dari satu kali untuk memenuhi jadwal 24 jam/hari. Biasanya perusahaan yang berjalan secara kontimyu menerapkan aturan shift kerja. Bekerja dalam perputaran waktu dapat diatur dalam banyak cara. Bagi industri manufaktur dan jasa, cara yang umum digunakan adalah sebanyak membagi 24 jam menjadi 3 shift dengan panjang yang sama. Di Inggris dan Eropa biasa diterapkan dari jam 06.00 sampai 14.00 (shift pagi), 14.00 sampai 20.00 (shift sore), dan 20.00 sampai 06.00 (shift malam) – atau satu jam (biasa 2 jam) lebih dulu untuk tiap shift (Nurmianto, 2004 dalam Muthafiqin (2018)). Menurut Lanfanchi, pekerja shift sebagai seseorang yang bekerja di luar jam kerja normal dalam seminggu. Para pekerja shift termasuk mereka yang bekerja dalam tim berotasi, pekerja malam dan mereka yang bekerja pada jam-jam yang tidak umum.


Cara cetak laporan shift kasir 

1. Pilihlah menu laporan kemudian arahkan pada kolom laporan shift yang berada dilajur kedua, lalu klik laporan shift.



2. Setelah itu akan muncul kolom tanggal cetak dan periode seperti gambar dibawah ini. Isilah sesuai dengan kebutuhan dengan cara klik icon segitiga terbalik yang terletak pada ujung masing-masing kolom. Kemudian plihlah tanggal yang dibutuhkan, selanjutnya klik tombol preview untuk melihat data sebelum diprint. Letak tombolnya dibawah sebelah kiri layar anda. 



3. Inilah tampilan data sebelum dicetak yang berguna untuk cross check data sebelum dicetak. Apabila ingin mencetak klik icon print yang berada dibar atas layar anda. 



Demikian penjelasan cara cetak laporan shift kasir pada aplikasi restaurant. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi kasir. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi restaurant, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/software-restoran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar