Selasa, 08 Februari 2022

EDIT DATA MEMBER PADA APLIKASI RESTAURANT

 


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kartu adalah kertas tebal yang tak seberapa besar, biasanya persegi panjang (untuk berbagai keperluan). Dan kartu anggota adalah kartu berisi keanggotaan perserikatan yang berisi nama, alamat rumah, kantor, dan sebagainya.

Member card sering juga digunakan oleh perusahaan seperti perusahaan retail, asuransi, butiq, salon, restaurant atau tempat lainnya untuk memberi kepada membernya fasilitas potongan harga (discount) apabila pemegang kartu member berbelanja dan bertransaksi. Untuk mendapatkan kartu member biasanya yang bersangkutan harus menjadi anggota dulu. Menjadi anggota sebuah perkumpulan, perusahaan bisnis atau organisasi dapat dilakukan dengan cara registrasi ke perusahaan tersebut. Ada beberapa perusahaan yang mengenakan biaya admistrasi dan sebagian lagi memberikannya secara cuma-cuma alias gratis. Pada perusahaan-perusahaan yang sifatnya memberikan peluang bisnis sudah tentu biasanya mendaftarkan keanggotaannya bukan cuma sekedar mendaftar tetapi rata-rata akan 'diharuskan' membeli produk mereka baik produk barang maupun produk jasa (contoh perusahaan-perusahaan MLM).

Macam-macam Member Card 

a. Free Member Card Yaitu kartu keanggotaan yang didapatka secara gratis (cuma-cuma) atau sekedar membayar biaya pembuatan kartu. 

b. Special Member Card Dimana transaksi terjadi antara kedua belah pihak saja, penyelenggara yang membuat kartu dan anggota yang membeli kartu. 

c. Common Member Card Dimana transaksi terjadi dari ketiga pihak, yaitu penyedia barang dan jasa, penyelenggara yang mengeluarkan kartu,serta anggota yang membeli kartu.

Kartu anggota (member card) program loyalitas pelanggan bisa dimanfaatkan sebagai pengumpul data asal kartu tersebut berfungsi sebagai alat pembayaran atau identifikasi di tempat-tempat penjualan. Kartu tersebut bisa digunakan sebagai kartu diskon. Dengan cara semacam itu, perilaku pembelian pemegang kartu bisa terekam. Informasi ini kemudian dimasukan kedalam data base. 

Terdapat 7 langkah hubungan pelanggan yang dilakukan perusahaan untuk mengenal dan melayani konsumen agar dapat menuju tahap loyalitas, yakni : 

1. Suspect, yaitu setiap orang yang mungkin berniat membeli produk, baik barang maupun jasa.

2. Prospect, perusahaan meneliti calon pembeli yaitu orang-orang yang memiliki minat potensial yang kuat terhadap produk dan memiliki kemampuan membeli. 

3. Dis-Qualified, para pembeli tersebut diteliti kemudian jika terdapat calon pelanggan yang tidak memenuhi syarat maka didisfikualisasi. 

4. Fist time atau pelanggan pertama kali adalah pelanggan yang memenuhi syarat dan telah melakukan pembelian yang pertama. 

5. Repeat customer, yaitu menjadikan pelanggan pertama menjadi pelanggan berulang. 

6. Merubah pelanggan berulang menjadi klien, yaitu orang-orang yang diperlakukan istimewa oleh perusahaan. 

7. Mengubah para klien menjadi members yang dengan senang hati merekomendasikan perusahaan beserta produknya kepada orang lain dan pada akhirnya pelanggan tersebut menjadi partners bagi perusahaan. Tujuan manajemen hubungan pelanggan adalah menghasilkan ekuitas pelanggan yang tinggi. Ekuitas pelanggan adalah total nilai seumur hidup semua pelanggan perusahaan, semakin setia pelanggan maka semakin tinggi ekuitas pelanggan. 


Hal yang mempengaruhi ekuitas pelanggan adalah : 

1. Ekuitas nilai Penilaian objektif pelanggan atas kegunaan tawaran berdasarkan pemikirannya tentang manfaat yang kemudian dibandingkan dengan biayanya. Pendorong dari ekuitas nilai adalah mutu, harga, dan kenyamanan. Tiap-tiap industri harus mendefinisikan faktor-faktor spesifik yang melandasi tiap-tiap pendorong untuk menemukan program yang bisa memperbaiki kuitas nilai. 

2. Ekuitas merek Penilaian subjektif dan tak berwujud pelanggan terhadap merek yang diluar dan melampaui nilai yang dipikirkan secara objektif. Pendorong ekuitas merek adalah kesadaran merek pelanggan, sikap pelanggan terhadap merek, dan pemikiran pelanggan mengenai etika merek. 

3. Ekuitas relasional Kecenderungan pelanggan untuk setia pada merek yang dilar dan melampaui penilaian objektif dan subjektif atas nilainya. Pendorong ekuitas relasional mencakup program kesetiaan, program pemahaman dan perlakuan khusus, pogram pembentukan komunitas, dan program pembentukan pengetahuan. Program kesetiaan dan perlakuan khusus ini dapat diterapkan melalui program kartu keanggotaan (member card). 

Selain bekerjasama dengan para mitra, banyak perusahaan bermaksud mengembangkan ikatan yang lebih kuat dengan para pelanggan mereka. Ini merupakan proses mengelola informasi rinci tentang masing-masing pelanggan dan secara cermat mengelola semua pelanggan demi kesetiaan pelanggan. Untuk landasan manajemen pelanggan, Peppers dan Rogers membuat kerangka kerja empat langkah untuk pemasaran satu lawan satu sebagai berikut : 

1. Identifikasi calon dan pelanggan. Jangan mengejar setiap orang, pertahankan dan galilah basis data pelanggan yang kaya dengan informasi yang berasal dari semua pelanggan. 

2. Bedakan pelanggan berdasarkan kebutuhan mereka. Seperti pada nilai pelanggan, perusahaan hendaknya mengeluarkan secara seimbang upaya pada pelanggan yang paling bernilai, tetapkan harga berbasis perhitungan nilai masa hidup pelanggan. 

3. Berinteraksi dengan masing-masing pelanggan untuk memperbaiki pembelajaran tentang kebutuhan mereka dan untuk membangun relasi yang lebih kuat. Interaksi ini dilakukan dengan cara menyimpan data pelanggan melalui program keanggotaan (member card). 

4. Sesuaikan produk, layanan, dan pesan dengan kebutuhan masingmasing pelanggan. Fasilitasilah interaksi pelanggan dengan perusahaan melalui pusat kontak dan situs web.


Cara edit data member

1. Pilih menu MEMBER (ditandai warna hijau), kemudian pilihlah data member yang sudah ada apabila sudah diarahkan makan secara otomatis terblok warna kuning. Klik tombol EDIT pada bagian bawah sebelah kiri layar anda.



2. Maka akan mucul data seperti gambar dibawah ini, pilihlah kolom yang akan diedit. 



3. Kolom yang akan diedit yaitu departemen, cara pengisisannya dengan ketik manual. Jika sudah selesai maka klik tombol SIMPAN atau F8. 


4. Apabila data berhasil disimpan maka akan muncul kotak dialog yang berisi informasi seperti gambar dibawah ini. Jika ingin menambah data lagi maka klik YES, jika tidak perlu menambah data klik NO. 


 
5. Inilah tampilan data member yang telah berhasil diedit.



Demikian penjelasan cara edit data member pada aplikasi restaurant. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi kasir. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi restaurant, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/software-restoran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar