Menurut PSAK ( IAI : 2007 ) “ Kas merupakan alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan umum perusahaan.” Menurut Harry ( 2015 : 130 ) Kas sangat diperlukan setiap perusahaan karena 3 hal yaitu :
a. Untuk transaksi, Contoh : membayar gaji, membeli barang dan membayar bunga pinjaman.
b. Untuk berjaga-jaga terhadap kebutuhan yang mungkin terjadi tetapi tidak jelas kapan terjadinya, Contoh : Kebakaran, Kecelakaan.
c. Untuk spekulasi guna mengambil keuntungan jika kesempatan ada, seperti membeli bahan baku karena tiba-tiba bahannya turun. Secara umum hanya alasan transaksi untuk berjaga-jaga saja yang paling penting menyebabkan perusahaan harus memiliki kas, sedangkan alasan untuk spekulasi memiliki prioritas yang paling rendah untuk diperhatikan karena saat terjadinya sangat sulit diketahui.
Kas adalah bagian dari aktiva yang paling likuid (paling lancar), yang bisa dipergunakan segera untuk memenuhi kewajiban financial perusahaan. Fungsi kas dalam suatu perusahaan menurut John Maynard Keynes adalah sebagai berikut :
a. Kebutuhan kas untuk berjaga-jaga (untul mengantisipasi aliran kas masuk dan keluar yang tidak kontiniu dalam sulit diperkirakan)
b. Kebutuhan kas untuk transaksi (diperlukan dalam pelaksanaan operasi usaha perusahaan)
c. Kebutuhan kas untuk berspekulasi.
Penggunaan kas yang biasanya dilakukan perusahaan yaitu :
a. Pembayaran biaya ongkos-ongkos perusahaan
b. Pembelian persediaan
c. Pembayaran gaji dan upah
d. Pembayaran biaya-biaya lain
Adapun penggolongan kas dalam perusahaan adalah :
a. Cash In Bank (Kas Di Bank) Kas dalam bank yaitu sejumlah uang tunai milik perusahaannya disimpan didalam bank yang setiap saat dapat di ambil jika perushaan membutuhkannya dengan mengeluarkan cek dan giro. Kas di bank lebih dititik beratkan pada usaha untuk menyediakan informasi yang bermanfaat bagi manajemen untuk membuat perencanaan, dan melindungi kas dari kemungkinanan terjadinya penyelewengan, pencurian, bencana alam, dll.
b. Cash On Hand (Kas Dalam Perusahaan) Kas dalam perusahaan merupakan uang tunai yang ada didalam perusahaan yang dapat digunakan setiap saat oleh perusahaan meliputi dana kas kecil dan dana lain yang penggunaannya tidak secara teratur dan seperti cek didalam perjalanan, wsel bank, dan pos wesel. Umumnya banyak perusahaan yang harus melaksanakan pembayaran dalam jumlah yang kecil, dan untuk keperluan ini harus dibuat Patty cash.
Cash Receipt
Penerimaan Kas (Cash Receipt) adalah transaksi keuangan yang menyebabkan Asset perusahaan berupa kas atau setara kas bertambah. Transaksi penerimaan kas dicatat ke sistem computer pada formulir elektronik penerimaan kas sesuai dengan method yang ditetapkan. Setiap penerimaan kas selain nilai nominal juga harus menunjukkan tanggal transaksi, tanggal efektif, dokumen referensi, buyer, sumber penerimaan kas, transaksi yang terkait, keterangan ringkas,dll. Penambahan kas yang dicatat pada jurnal memorial. Menurut (Haryono Yusup,2001:406) “penerimaan kas pada sebuah perusahaan dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu penerimaan kas dari penjualan tunai, penerimaan dari debitur dan penerimaan kas dari sumber lain-lain”. Sedangkan Menurut Mulyadi (2001:455) “penerimaan kas perusahaan berasal dari dua sumber utama yaitu penerimaan kas dari penjualan tunai dan penerimaan kas dari piutang Penerimaan kas dapat berasal dari berbagai macam sumber diantaranya seperti pelunasan piutang, penjualan tunai tetapi ada juga sumber penerimaan yang jarang terjadi seperti penjualan aktiva tetap. Penerimaan kas bisa berbagi macam cara seperti pos, pembayaran langsung kekasir atau pelunasan kebank. Prosedur penerimaan uang melibatkan beberapa bagian dalam perusahaan agar transaksi penerimaan uang tidak terpusat pada suatu bagian saja.Hal ini perlu agar dapat memenuhi prinsip-prinsip internal control. Baridwan (1997:87) mengemukakan bahwa untuk menghindari adanya tindakan manipulasi.
Cash Payment
Pengeluaran Kas (Cash Payment) adalah transaksi pengeluaran uang secara tunai yang meneyebabkan berkurangnya aset perusahaan berupa kas, bank atau setara kas lainnya. Transaksi pengeluaran kas meliputi pembayaran utang, pembelian barang dagangan, pembelian bahan baku, pembelian bahan pembantu, pembelian perlengkapan kantor, pembentukan dana kas kecil. Menurut mulyadi (2001) dalam bukunya, sistem akuntansi adalah organisasi formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasikan sedemikian rupa untuk menyediakan informasi akuntansi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen untuk menentukan kebijakan dalam pengelolaan kinerja perusahaan.
Mutasi kas
mutasi merupakan suatu pemindahan dari satu akun ke akun lain. Pemindahan akun ini dilakukan karena adanya transaksi-transaksi penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan. Transaksi penerimaan kas contohnya adalah setoran modal, penjualan tunai, pinjaman uang, penerimaan piutang, bunga simpanan, dan pemasukan lainnya. Sedangkan transaksi pengeluaran kas contohnya adalah pengambilan pribadi, pembelian tunai, bunga pinjaman, pembayaran utang, beban administrasi, dan pengeluaran lain.
Layaknya aktivitas perbankan lain, mutasi kas bank juga harus menyertakan dokumen. Dokumen transaksi ini dijadikan dasar untuk melakukan pencatatan akuntansi. Untuk penerimaan kas, maka dokumen mutasi yang dibutuhkan diantaranya ialah kuitansi, faktur penjualan tunai, Daftar Surat Pemberitahuan, Surat Pemberitahuan, Pita Register Kas, Memo Kredit Bank, dan Bukti Setor Bank. Sedangkan untuk pengeluaran kas, maka dokumen yang dibutuhkan adalah seperti kuitansi, faktur pembelian tunai, bukti penerimaan barang, bukti permintaan cek, faktur pembelian kredit, bukti pengeluaran kas kecil, permintaan pengisian kas kecil, dan surat permintaan pengeluaran kas kecil.
Cara edit data mutasi kas
1. Pilih menu back office, kemudian klik mutasi kas selanjutnya pilih tombol EDIT yang berada dibawah sebelah kiri layar anda.
2. Selanjutnya akan muncul detail data mutasi kas, seperti gambar dibawah ini. Pilihlah kolom yang akan diedit sesuai dengan kebutuhan anda.
Demikian penjelasan cara edit data mutasi kas pada aplikasi apotek. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi apotek. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi apotek, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.
Related post:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar