Definisi Waiter dan Waiters Menurut Marsum (2005, 90) Waiter atau Pramusaji adalah karyawan / karyawati di sebuah restoran yang bertugas menunggu tamutamu, mebuat tamu-tamu merasa mendapat sambutan yang baik dan nyaman, mengambil pesanan makanan dan minuman serta menyajikannya, juga membersihkan restoran dan lingkungannya serta mempersiapkan meja makan (table setting) untuk tamu berikutnya.
Kriteria Waiter dan Waiters Yang Baik Menurut Marsum (2005) Seorang pramusaji yang baik memiliki kriteria sebagai berikut:
- Mempunyai kesadaran social yang tinggi
- Mempunyai sifat dan kebiasaan-kebiasaan yang baik
- Bisa berkomunikasi secara efektif dengan para tamu
- Mempunyai pribadi yang menyenangkan, ramah, dan sopan
- Berjiwa pedagang yang ulung
- Selalu bersedia untuk melayani para tamu, dan sebagainya
Kualitas pelayanan atau customer service ini dapat dibedakan ke dalam dua kriteria yaitu jenis kualitas pelayanan yang baik dan kualitas pelayanan yang buruk. Kualitas pelayanan ini bukanlah suatu hal yang permanen atau kaku melainkan fleksibel dan dapat dirubah. Perubahan ini tentunya berupa peningkatan kualitas pelayanan agar semakin lebih baik lagi. Menurut Harman Malau (2017:59) jasa mempunyai cirri khusus, ada empat cirinya yaitu:
1. Tidak berwujud.
2. Beragam.
3. Tidak terpisah.
4. Tidak memerlukan tempat inventori.
Menurut Kotler dan Armstrong (2012:681) mengatakan bahwa kualitas merupakan keseluruhan dari keistimewaan dan karakteristik dari produk atau jasa yang menunjang kemampuannya untuk memuaskan secara langsung maupun tidak langsung. Menurut Harman Malau (2017:59) jasas adalah layanan aktifitas yang tidak memiliki fisik, tidak bisa di raba dan tidak terlihat oleh mata yang diberikan dari satu pihak kepada pihak lain. Pelayanan dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu pelayanan yang tidak mencari keuntungan dan pelayanan yang mencari keutungan melalui pertukaran nilai yang sering diwujudkan dalam bentuk uang. Harman Malau (2017:65) kualias peayanan jasa yang disampaikan oleh orang dapat diklasifikasikan berdasarkan tiga kecakapan kerja yaitu
1) Tenaga tanpa keahlian, tenaga kerja yang tidak memerlukan keahlian misalnya tukang kebun, satuan pengamanan dan bagian kebersihan;
2) Tenaga ahli, adalah bidang yang memerlukan pelatihan khusus atau pendidikan singkat misalnya orang yang bekerja dibagian perbaikan saluran air, teknisi peralatan sederhana dan pelayanan catering;
3) Pakar yaitu tenaga yang sangat ahli/profesional, adalah jasa seorang pakar yang benar-benar ahli dalam bidangnya misalnya konsultan mnajemen, akuntansi dan pengacara.
Fandy Tjiptono (2011 : 180) menyatakan bahwa kualitas pelayanan atau jasa sebagai ukuran seberapa bagus tingkat layanan yang diberikan mampu sesuai dengan ekspetasi konsumen. Berdasarkan definisi ini, kualitas layanan ditentukan oleh kemampuan perusahaan memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen sesuai dengan ekspetasi konsumen. Sedangkan Ali Hasan ( 2009 : 56) Menyatakan bahwa “kepuasan pelanggan merupakan suatu konsep yang telah lama dikenal dalam ilmu pemasaran. Peta persaingan bisnis semakin meningkat tajam, preferensi dan perilaku pelanggan berubah, teknologi informasi berkembang dengan cepat mendorong organisasi bisnis untuk lebih focus menanggapi kepuasan pelanggan untuk menjamin pengembangan bisnis.
Kualitas pelayanan yang diberikan oleh waiters dapat berimbas pada keputusan pembelian oleh konsumen, karena apabila pelayanan yang diberikan memuasakan serta kualitas produk yang bagus merupakan magnet yang mempengaruhi konsumen untuk repeat order ataupun mengunjungi restaurant kembali bahkan tidak jarang menjadi pelanggan tetap. Dengan demikian keputusan pembelian komsumen dalam jumlah banyak yang menjadi tujuan utama suatu restaurant dapat tercapai.
Menurut suharno (2010: 96) berpendapat bahwa : “Keputusan pembelian adalah tahap dimana pembeli telah menentukan pilihannya dan melakukan pembelian produk, serta mengkomsumsinya. Pengambilan keputusan oleh konsumen untuk melakukan pembelian suatu produk diawali oleh adanya kesadaran atas kebutuhan dan keinginan. dalam 14 melakukan keputusan pembelian, konsumen banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor.” Menurut kotler dan keller (2010: 268) keputusan pembelian merupakan suatu kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan mempergunakan barang yang ditawarkan.
Cara cetak laporan penjualan waiters
1. Pilih menu laporan kemudian klik laporan penjualan waiters yang terdapat dilajur sebelah kiri layar anda (ditandai dengan underline).
2. Muculah kolom-kolom seperti gambar dibawah ini. pilihlah tanggal yang dibutuhkan baik itu tanggal cetak serta periode. Dengan cara klik pada masing-masing ujung kolom yang berbentuk segitiga terbalik. Lalu klik tanggal pada kalender tersebut. Terakhir klik preview untuk cross check data seblum dicetak. Namun apabila langsung dicetak bisa langsung klik tombol print pada bagian bawah layar anda.
3. Inilah tampilan data preview, jika data sudah sesuai dengan kebutuhan dan telah selesai di cross check. Silahkan klik icon print yang berada di bar atas layar anda.
Demikian penjelasan laporan penjualan waiters pada aplikasi restaurant. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi kasir. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi restaurant, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/software-restoran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar