Reservasi berasal dari bahasa inggris yaitu to reserve yang berarti menyediakan atau mempersiapkan tempat beserta fasilitas sebelum waktunya.
Definisi reservasi adalah sebuah proses perjanjian berupa pemesanan sebuah produk baik barang maupun jasa dimana pada saat itu telah terdapat kesepahaman antara konsumen dengan produsen mengenai produk maupun jasa tersebut, namun belum ditutup oleh sebuah transaksi jual beli. Pada saat reservasi berlangsung biasanya ditandai dengan adanya proses tukar menukar informasi antara konsumen dan produsen agar kesepahaman mengenai produk dapat terwujud, hal ini dikarenakan karena jaman yang semakin maju (Yogaswara, 2016).
Reservasi merupakan suatu sistem yang ada pada sebuah hotel. Sistem reservasi merupakan pusat dari operasi bagian front office, sistem ini menangani registrasi tamu, proses check in dan check out, pengarsipan, konfirmasi pembayaran, dan menganalisis permintaan atau penjualan kamar hotel, penjualan kamar dapat dilakukan melalui pemesanan ataupun tanpa pemesanan sebelumnya yang dinamakan walk-in guest. Bagi pihak hotel sistem reservasi yang baik dan efektif akan memberikan keuntungan tersendiri, diantaranya yaitu:
1. Memberikan citra yang baik dan memotivasi tamu untuk datang ke hotel.
2. Hotel dapat memberikan pelayanan yang baik bagi tamu dan dapat menyiapkan permintaan khusus dari tamu
3. Hotel mendapatkan informasi mengenai data tamu yang menginap sebagai bahan informasi bagi departemen lain untuk menyiapkan pelayanan.
4. Hotel dapat menentukan anggaran belanja hotel
5. Hotel dapat menyiapkan jadwal kerja staf dan mengontrol biaya termasuk tenaga kerja
menurut para ahli yaitu Jogianto (2005 : 2) sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata seperti tempat, benda dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi (Ashkaf, 2015). Sistem dapat dikatan sebagai sebuah sistem yang baik dengan beberapa karakteristik (Hutahaean, 2014). Adapun beberapa karakteristik tersebut dapat dilihat sebagai berikut :
a. Komponen Suatu sistem terdiri atas sejumlah komponen-kompnen yang saling berinteraksi, artinya suatu sistem saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Komponen sistem terdiri dari komponen yang berupa subsistem atau bagian-bagian dari sistem.
b. Batasan sistem (boundary) Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lain atau dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batasan suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.
c. Lingkungan luar sistem (environment) Lingkungan luar sistem (environment) adalah diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. lingkungan dapat bersifat menguntungkan yang harus tetap dijaga dan merugikan harus dijaga dan dikendalikan agar tidak mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.
d. Penghubung sistem (interface) Penghubung sistem merupakan media penghubung antara subsistem dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber mengalir dari subsistem ke subsistem lainnya. Keluaran (output) dari subsistem akan menjadi masukkan (input) untuk subsistem melalui penghubung.
e. Masukan sistem (input) Masukan sistem adalah energi yang dimasukkan kedalam sistem, yang dapat berupa perawatan (maintenance input) dan masukkan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan agar sistem dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. contoh dalam sistem komputer yaitu program berupa maintenance input dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.
f. Keluaran sistem (output) Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Contoh keluaran sistem yaitu komputer menghasilkan panas yang merupakan sisa pembuangan dan informasi merupakan keluaran yang dibutuhkan.
g. Pengolah sistem Suatu sistem menjadi bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran.
h. Sasaran sistem Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective). Sasaran dari sistem sangat menentukan input yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang dihasilkan sistem.
Kesimpulan
a. Customer tidak perlu meluangkan waktu untuk menunggu proses penyiapan makanan jika melakukan reservasi dan datang tepat waktu.
b. Sistem yang dirancang berbasis pre-paid juga dapat membantu customer dapat melakukan reservasi setiap saat selama server tidak mengalami gangguan teknis.
c. Jika sistem diterapkan secara luas, customer yang dilayani oleh front desk restoran akan semakin berkurang, sehingga restoran dapat mengalihkan tenaga kerja ke dapur untuk membantu penyiapan makanan
Cara edit reservasi ruangan
1. Pilih menu dengan icon berwarna hijau dan kuning yang berada disamping kiri persis tulisan software restoran.
3. Pilih data reservasi ruangan. Silahkan benahi kolom yang akan diedit. Adapun cara pengisiannya yaitu diketik manual, kecuali pada kolom tanggal order serta tanggal booking. Untuk pengisian kolom tanggal dapat dilakukan dengan cara klik pada masing-masing ujung sebelah kanan kolom kemudian pilih tanggal yang dibutuhkan. Terakhir klik SIMPAN atau F10.
Demikian penjelasan cara edit reservasi ruangan pada aplikasi restaurant. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi kasir. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi restaurant, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/software-restoran.

.png)
.png)
.png)
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar