Senin, 27 Desember 2021

EDIT DATA DOKTER PADA APLIKASI APOTEK

 


Dokter menurut pengertian dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah lulusan pendidikan kedokteran yang ahli dalam hal penyakit dan pengobatannya. Astuti (2009) mendefinisikan Dokter adalah orang yang memiliki kewenangan dan izin sebagaimana mestinya untuk melakukan pelayanan kesehatan, khususnya memeriksa dan mengobati penyakit dan dilakukan menurut hukum dalam pelayanan kesehatan.

Rasa identitas menurut Hecht melebihi pengertian sederhana akan dimensi diri dan dimensi yang digambarkan, yang berinteraksi dalam rangkaian 4 tingkatan atau lapisan (Little John, 2011:102-104) : 23 )

1) Personal layer, terdiri dari rasa akan keberadaan dirinya dalam situasi sosial. Yaitu dokter dengan seragam jas putihnya, secara fisik selalu tersenyum ramah dan berempati kepada siapapun. 

2) Enactment layer, pengetahuan orang lain tentang seorang dokter berdasarkan pada apa yang dilakukan terhadap pasiennya dengan memegang stetoskop menempelkan ke dada dan meminta pasien untuk menarik nafas untuk mengetahui pergerakan nafasnya, menjelaskan penyakit pasien dengan bahasa medis dan pengobatan yang harus dijalankan pasien sesuai dengan pengetahuan kedokteran yang dimilikinya. 

3) Relational, siapa diri sang dokter dalam kaitannya dengan individu lain, yaitu tentang bagaimana seorang dokter akan memposisikan dirinya dalam lingkungan sosial berperilaku sebagai seseorang yang sangat paham dan mengerti dan dianggap tahu segalanya tentang penyakit dan dunia kesehatan. 

4) Tingkatan komunal yang diikat pada kelompok atau budaya yang lebih besar. Dokter memiliki komunitas yang lebih besar untuk melindungi profesinya dengan menjadi anggota IDI dan Perhimpunan Dokter yang menanungi spesialisasinya (seperti : Perdoski untuk Perhimpunan Dokter Kulit dan Kelamin, PDGI untuk Perhimpunan Dokter Gigi Indonesia, POGI untuk Perhimpunan Dokter Obstetri dan Gynekologi Indonesia, dan lain-lain). Hal ini dilakukan untuk mempererat kerja sama sejawat dokter dalam melaksanakan kewajiban profesinya. 


Kewajiban Dokter/Dokter Gigi Dalam Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran, hak dan kewajiban dokter atau dokter gigi terdapat dalam paragraf 6, yaitu; 

a. Memberikan pelayanan medis sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional serta kebutuhan medis pasien;

b. Merujuk pasien ke dokter atau dokter gigi lain yang mempunyai keahlian atau kemampuan yang lebih baik, apabila tidak mampu melakukan suatu pemeriksaan atau pengobatan; 

c. Merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya tentang pasien, bahkan juga setelah pasien meninggal dunia; 

d. Melakukan pertolongan darurat atas dasar perikemanusiaan, kecuali bila ia yakin ada orang lain yang bertugas mampu melakukannya; 

e. Menambah ilmu pengetahuan dan mengikuti perkembangan ilmu kedokteran atau kedokteran gigi. 

Hak Dokter/Dokter Gigi 

a. Memperoleh perlindungan hukum sepanjang melaksanakan tugas sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional; 

b. Memberikan pelayanan medis menurut standar profesi dan standar prosedur operasional; 

c. Memperoleh informasi yang lengkap dan jujur dari pasien atau keluarganya; dan 

d. Menerima imbalan jasa.

  

Lulusan Dokter Mampu 

1. Menerapkan mawas diri 

a. Mengenali dan mengatasi masalah keterbatasan fisik, psikis, sosial dan budaya diri sendiri 

b. Tanggap terhadap tantangan profesi 

c. Menyadari keterbatasan kemampuan diri dan merujuk kepada yang lebih mampu 

d. Menerima dan merespons positif umpan balik dari pihak lain untuk pengembangan diri 

2. Mempraktikkan belajar sepanjang hayat 

a. Menyadari kinerja profesionalitas diri dan mengidentifikasi kebutuhan belajar untuk mengatasi kelemahan 

b. Berperan aktif dalam upaya pengembangan profesi 

3. Mengembangkan pengetahuan baru Melakukan penelitian ilmiah yang berkaitan dengan masalah kesehatan pada individu, keluarga dan masyarakat serta mendiseminasikan hasilnya.


Cara edit data dokter

1. Pilih menu master, lalu klik data dokter, kemudian pilihlah data dokter yang akan diedit. Seletah itu, tekan tombol edit yang berada dibawah sebelah kiri layar anda.



2. Maka akan muncul detail data dokter seperti gambar dibawah ini. Pilihlah kolom yang akan diedit, dalam hal ini yaitu kolom tambahan per pasien. 


3. Setelah selesai diedit dengan cara ketik manual, klik tombol SIMPAN.



4. Apabila data berhasil disimpan, maka akan muncul kotak dialog yang berisi pemberitahuan seperti gambar dibawah ini. klik OK.



Demikian penjelasan edit dokter pada aplikasi apotek. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi apotek. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi apotek, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

EDIT DATA KAS BANK PADA APLIKASI APOTEK

 


Menurut Drs. Indriyo, pengertian kas adalah sebagai berikut: “Kas dapat diartikan sebagai uang beserta pos-pos lain yang dalam jangka waktu dekat dapat di uangkan sehingga dipakai sebagai alat untuk membayar kebutuhan finansialnya.” Di dalam neraca perusahaan, biasanya kas di catat dalam dua kategori: 

1. Cash, yang termasuk kedalam kategori ini adalah uang tunai dan valuta asing yang disimpang di dalam kas register, pretty kas, dan bank. Uang ini dapat segera digunakan untuk membayar kewajiban-kewajiban yang ada. 

2. Marketable securities. Jika perusahaan mempunyai kas yang berlebihan maka dapat di investasikan kedalam investasi jangka pendek. Manajer keuangan akan membeli surat-surat berharga yang beresiko rendah dengan likuiditas tinggi yang dapat di uangkan dengan cepat bila ada keperluan mendesak.


Pengendalian kas 

Perusahaan harus melakukan prosedur yang baik untuk mengendalikan kas, yaitu: 

a. Menyetorkan uang kas ke bank minimal satu kali sehari. Semua tagihan yang diterima oleh perusahaan harus disetorkan ke bank paling sedikit satu kali sehari, hal ini dapat mengecilkan kemungkinan terjadi kecurangan dalam penggunaan kas. 

b. Membentuk sistem kas kecil. Untuk pembayaran yang tidak terlalu besar jumlah uangnya dikeluarkan dengan uang kas kecil. Metode pencatatan kas kecil terdiri dari dua metode, yaitu sistem dana tetap (imprest fund system) dan sistem dana berubah/berfluktuasi (fluktuate fund system). 

c. Setiap pembayaran kepada pemasok dan penerimaan pembayaran sebaiknya di transfer lewat rekening bank. 

d. Digunakan CCTV untuk pengawasan terhadap kas. 

e. Menggunakan sistem voucher untuk setiap pembayaran,sehingga setiap pembayaran melibatkan lebih dari satu karyawan. 

f. Melakukan cek fisik uang kas secara mendadak. 

g. Melakukan rekonsiliasi bank.

Pengendalian Internal Kas Menurut Sari,Dkk (2017:64) Sistem pengendalian internal(control system)merupakan system dan prosedurnya yang telahditetapkan oleh pihak manajemen untuk menjaga harta yang ada di dalam perusahaan dari kelalaian atau bisa di sebut dengan kesalahan (eror),kecurangan(frauds)dalam bentuk apapun,sertakejahatan(irregularities). MenurutMulyadi (2016:129) Di dalam sistem pengendalian internal mempunyai sebuah sistem yang baik yaitu kas harus mempunyai syarat-syarat agar dapat melibatkan para pihak luar seperti bank supaya bisa terjun pada saat pencatatan ke dalam kas yangberupa ikut serta dalam melakukan pengawasan kas yang ada di dalam perusahaandan mempunyai 3 cara yakni : 

1. Semua penerimaan yang ada di dalam kas harus bisa di setor semuanya ke bank pada hari yang sama dengan bukti penerimaan kas dan bisa di setor pada waktu hari kerja yang selanjutnya. 

2. Semua tentang pengeluaran kas dapat di lakukan dengan cara menunjukkan cek atau bukti apapun agar mengetahui berapa nominal – nominal yang di keluarkan. 

3. Pengeluaran kas yang tidak dapat di lakukan dengan cara menunjukkan cek (karena jumlahnya kecil) dapat di lakukan pencatatan di dana kas kecil yang dapat di terapkan dengan cara imprest system.

Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas dengan Cek Pengeluaran dana yang jumlahnya relatif besar biasanya menggunakan sistem akuntansi pengeluaran kas dengan cek. Beberapa kebaikan dari sistem akuntansi pengeluaran kas dengan cek ditinjau dari pengendalian intern, yaitu:

1) Penggunaan nama terang pada pengeluaran kas dengan cek dapat menjamin bahwa cek yang dikeluarkan diterima oleh pihak yang namanya tercantum dalam formulir cek. 

2) Bank sebagai pihak ketiga dapat melakukan perekaman transaksi pengeluaran kas yang kemudian pihak bank secara berkala akan mengirimkan rekening koran kepada perusahaan. Rekening koran ini dapat digunakan perusahaan untuk mengecek ketelitian catatan transaksi pengeluaran kas. 

3) Pengeluaran kas dengan cek juga memberikan manfaat tambahan yaitu adanya cencelled check yang merupakan tanda terima kas dari pihak yang menerima pembayaran. Dengan menggunakan cek dalam pengeluaran kas check issuer secara otomatis menerima tanda terima kas dari pihak yang menerima pembayaran. 


Cara edit data kas

1. Pilih menu master, kemudian klik kas/bank. Selanjutnya pilihlah daftar data yang akan diedit, lalu klik tombol edit yang terletak dibawah sebelah kiri layar anda. 



2. Dalam hal ini, yang akan dieist adalah settingan untuk pembayaran piutang yang belum diceklist. 



3. Setelah setting untuk pembayaran piutang telah diceklist, klik SIMPAN atau F8.



4. Apabila data telah berhasil disimpan maka akan ada kotak dialog yang berisi informasi seperti gambar dibawah ini, klik OK.



Demikian penjelasan edit data kas bank pada aplikasi apotek. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi apotek. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi apotek, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

EDIT DATA PASIEN PADA APLIKASI APOTEK

 


Pengertian Pasien 

Pasien adalah orang yang memiliki kelemahan fisik atau mentalnya menyerahkan pengawasan dan perawatannya, menerima dan mengikuti pengobatan yang ditetapkan oleh tenaga kesehatan yang dikemukakan oleh Prabowo (dalam Wilhamda, 2011) . Sedangkan (Aditama, 2002) berpendapat bahwa pasien adalah mereka yang diobati dirumah sakit. Menurut (Soejadi, 1996) pasien adalah individu terpenting dirumah sakit.

Menurut (UU no. 29 Tahun 2004 : UU tentang Praktik Kedokteran), pasien dalam menerima pelayanan mempunyai kewajiban

a. Memberikan informasi yang lengkap dan jujur tentang masalah kesehatannya. 

b. Mematuhi nasihat dan petunjuk dokter atau dokter gigi. 

c. Mematuhi ketentuan yang berlaku sarana pelayanan kesehatan. 

d. Memberikan imbalan atas pelayanan yang diterima.

Hak Pasien Menurut (UU no.44 Tahun 2009: UU tentang Rumah Sakit pasal 31 dan 32 ) . Setiap pasien mempunyai hak : 

a. Memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit. 

b. Memperoleh informasi tentang hak dan kewajiban pasien.

c. Memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi. 

d. Memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standart profesi dan standart prosedur operasional. 

e. Memperoleh layanan yang efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian fisik dan materi. 

f. Mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan. 

g. Memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit. 

h. Meminta konsultasi tentang penyakit yang dideritanya kepada dokter lain yang mempunyai Surat Izin Praktik ( SIP) baik di dalam maupun di luar Rumah Sakit. 

i. Mendapatkan privasi dan kerahasian penyakit yang diderita termasuk data – data medisnya. 

j. Mendapatkan informasi yang meliputi diagnosis dan tata cara tindakan medis, tujuan tindakan medis, alternatif tindakan, risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi, dan prognosis terhadap tindakan yang dilakukan serta perkiraan biaya pengobatan. 

k. Memberikan persetujuan atau menolak atas tindakan yang akan dilakukan oleh tenaga kesehatan terhadap penyakit yang dideritanya. 

l. Didampingi keluarganya dalam keadaan kritis. 

m. Menjalankan ibadah sesuai agama atau kepercayaannya yang dianutnya selama hal itu tidak mengganggu pasien lainnya.

n. Memperoleh keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan Rumah Sakit. 

o. Mengajukan usul, saran, perbaikan atas perlakuan Rumah Sakit terhadap dirinya. 

p. Menolak pelayanan bimbingan rohani yang tidak sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianutnya. 

q. Menggugat atau menuntut Rumah Sakit apabila Rumah Sakit diduga memberikan pelayanan yang tidak sesuai dengan standart baik secara perdata ataupun pidana, dan 

r. Mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit yang tidak sesuai dengan standar pelayanan melalui media cetak dan elektronik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan. 


Pengertian kepuasan 

Pelanggan atau pasien telah banyak dikemukan oleh para ahli, di antaranya adalah (Indarjati, 2001) yang menyebutkan ada tiga macam kondisi kepuasan yang bisa dirasakan oleh konsumen berkaitan dengan perbandingan antara harapan dengan kenyataan, yaitu jika harapan atau kebutuhan sama dengan layanan yang diberikan maka konsumen akan merasa puas. Jika layanan pada konsumen kurang atau tidak sesuai dengan kebutuhan atau harapan konsumen maka konsumen menjadi tidak puas. Kepuasan ini berkaitan dengan faktor kebutuhan seseorang. Dalam arti bahwa kebutuhan itu telah terpenuhi, (Wijaya, 1994) menyatakan bahwa kepuasan merupakan evaluasi terhadap alternatif yang dipilih yang konsisten dengan keyakinan sebelumnya mengenai alternatif sebelumnya. Selain itu, kepuasan pelanggan atau pasien tidak bersifat satu dimensi dan dapat dilihat aspek – aspek kognitif, aspek afektif, aspek perilaku.   


Cara edit data pasien

1. Pilih menu master kemudian klik pelanggan/pasien, lali pilih data pasien yang sudah ada selanjutnya klik tombol edit yang terletak dibawah sebelah kanan layar anda. 



2. Pilihlah kolom yang akan diedit, contohnya kelas yang akan digunakan oleh pasien yang semula kosong akan diisi dengan cara klik icon segitiga terbalik yang berada pada pojok kanan kolom. 



3. Kolom kelas diisi menjadi kelas satu, selanjutnya klik SIMPAN. 



4. Apabila data berhasil diedit, maka akan muncul kotak dialog yang berisi pemberitahuan bahwa data telah disimpan. Terakhir klik OK. 



5. Inilah tampilan data pasien yang berhasil diedit.



Demikian penjelasan edit data pasien pada aplikasi apotek. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi apotek. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi apotek, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

EDIT DATA OBAT PADA APLIKASI APOTEK

 


Definisi obat adalah suatu zat yang digunakan untuk diagnose pengobatan, melunakkan, menyembuhkan atau mencegah penyakit pada manusia atau pada hewan. 

Obat memiliki peranan yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan, karena prinsipnya sebagai pencegahan sekaligus penanganan berbagai jenis penyakit. Peran obat dalam kehidupan sosial kemasyarakatan meliputi: 

a. Penetapan diagnosis 

b. Pencegahan terhadap segala bentuk/ jenis penyakit, 

c. Menyembuhkan segala bentuk/ jenis penyakit yang diderita oleh pasien, 

d. Memulihkan (rehabilitasi) kesehatan, 

e. Mengubah fungsi normal tubuh dengan maksud tujuan tertentu, 

f. Mengurangi rasa sakit, dan 

g. Meningkatkan pola hidup sehat dalam ruang lingkup sosial kemasyarakatan atau peningkatan kesehatan.

Obat Tanpa Resep merupakan pelayanan kepada pasien yang ingin melakukan pengobatan sendiri, dikenal dengan swamedikasi. Obat untuk swamedikasi meliputi obat-obat yang dapat digunakan tanpa resep yang meliputi obat wajib apotek (OWA), obat bebas terbatas (OBT) dan obat bebas (OB). Obat wajib apotek terdiri dari kelas terapi oral kontrasepsi, obat saluran cerna, obat mulut serta tenggorokan, obat saluran nafas, obat yang mempengaruhi sistem neuromuskular, anti parasit dan obat kulit topikal. Apoteker dalam melayani OWA diwajibkan memenuhi ketentuan dan batasan tiap jenis obat per pasien yang tercantum dalam daftar OWA 1 dan OWA 2. Wajib pula membuat catatan pasien serta obat yang diserahkan. Apoteker hendaknya memberikan informasi penting tentang dosis, cara pakai, kontra indikasi, efek samping dan lain-lain yang perlu diperhatikan oleh pasien dapat digolongkan menjadi (Purwanti et al., 2004).

Penggunaan Obat Secara Rasional Beberapa golongan obat yang diserahkan kepada pasien harus tepat, aman dan rasional (Djas, 2015). WHO menyaatakan pemakaian obat dikatakan rasional jika memenuhi kriteria: 

a. Sesuai dengan indikasi penyakit. 

b. Tersedia obat dengan harga yang terjangkau. 

c. Diberikan dengan dosis dan sediaan yang tepat. 

d. Cara pemberian dengan interval waktu yang tepat dan rute yang tepat. 

e. Lama pemberian yang tepat sesuai dengan kebutuhan klinis. 

f. Obaat yang diberikan harus aman, efektif, dengan mutu yang terjamin (Kasibu, 2017). 

Faktor yang mempengaruhi pengetahuan Menurut Notoadmodjo (2012), faktaor yang mempengaruhi pengetahuan, yaitu: 

1. Tingkaat pendidikan Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka dia akan lebih mudah dalam menerima hal-hal baru sehingga akan lebih mudah pula untuk menyelesaikan hal-hal baru tersebut. 

2. Usiaa Usia mempengaruhi terhadap daya tangkap dan pikiran seseorang, semakin tua seseorang semakin bijak dan semakin banyak imformasi. 

3. Pengalamaan Berkaitan dengan umur dan pendidikan individu, maksudnya pendidikan yang tinggi pengalaman akan lebih luas sedangkan semakin bertambah usia akan semakin berkembang pula daya tangkap dan pola pikiran, sehingga menurut pengetahuan yang diperoleh semakin membaik. 

4. Sosiaal ekonomi atau pekerjaan Tingkatan seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidup disesuaikan dengan penghasilan yang ada,sehingga menuntut pengetahuan yang dimiliki harus di pergunakan semaksimal mungkin,begitu pula dalam mencari bantuan kesarana kesehatan ada,mereka sesuaikan dengan pendapatan (Tanaem, 2018).  


Cara edit obat

1. Pilih menu master kemudian klik data obat selanjutnya pilih data obat yang akan di edit, lalu klik tombol edit yang berada dibawah sebelah kiri layar anda. 



2. Selanjutnya keluar detail obat yang akan diedit, kali ini yang akan dirubah adalah harga diketik dengan cara manual pada kolom harga beli selanjutnya untuk harga produk dan secara otomatis akan terganti sesuai dengan aturan margin yang telah disetting sebelumnya.



3. Ketika data harga telah diketik maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini. Selanjutnya klik SIMPAN atau F8. 



4. Apabila data berhasil disimpan maka akan ada pemberitahuan seperti gambar dibawah ini, klik OK.



5. Inilah tampilan data yang telah berhasil diedit.



Demikian penjelasan edit data obat pada aplikasi apotek. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi apotek. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi apotek, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

Rabu, 22 Desember 2021

EDIT DATA KARYAWAN PADA APLIKASI BENGKEL

 


Karyawan merupakan kekayaan dalam suatu perusahaan. Aktivitas perusahaan tidak dapat berjalan apabila tanpa adanya keikutsertaan karyawan. Salah satu yang harus dilakukan karyawan dalam melakukan pekerjaannya yaitu komunikasi. Karyawan perusahaan bertanggung jawab dalam menjelaskan tindakan perusahaan kepada khalayak yang memiliki kepentingan dengan organisasi atau perusahaan tersebut. Karyawan yang memiliki tugas berkaitan dengan publiknya harus memberikan perhatian serta menjadi saluran arus bolak-balik antara organisasi dan khalayak, karena khalayak yang berkepentingan akan selalu tertarik dengan apa saja yang dilakukan perusahaan.

Karyawan dalam perusahaan memiliki fungsi dan peranan yang harus dilaksanakan. Diantaranya : 

1. Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tugas dan perintah yang diberikan. 

2. Menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan perusahaan demi kelangsungan perusahaan. 

3. Bertanggung jawab pada hasil produksi. 

4. Menciptakan ketenangan kerja di perusahaan (Soedarjadi, 2009:15). 

Sebagai karyawan perusahaan harus memiliki kemampuan tinggi dan pengalaman dapat menjaga tanggung jawabnya terutama yang berhubungan dengan publiknya. Salah satu tugasnya yaitu memberikan solusi dalam penyelesaian masalah hubungan dengan publiknya. Seperti hubungan antara dokter dengan pasiennya, sehingga manajemen akan bertindak pasif dalam menerima atau mempercayai apa yang disarankan oleh karyawan yang telah memiliki pengalaman dan keterampilan tinggi dalam memecahkan serta mengatasi permasalahan yang dihadapi organisasi tersebut.


Kewajiban Karyawan 

Dalam perusahaan karyawan memiliki kewajiban yang harus dijalankan, seperti : 

a. Melaksanakan Pekerjaan dengan baik Seorang karyawan dituntut memiliki dedikasi dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas-tugas yang diberikan kepadanya. Karyawan harus mengesampingkan masalah pribadinya dan harus melaksanakan pekerjaan dengan baik karena merupakan suatu kewajiban yang akhirnya dapat menghasilkan hasil produksi yang optimal. 

b. Kepatuhan pada Aturan Perusahaan Setiap perusahaan ada suatu aturan yang mengatur tentang kewajiban dari masing-masing pihak. Dengan adanya kewajiban itu harus dipatuhi dan ditaati agar tidak timbul masalah dalam perusahaan. 

c. Menciptakan Ketenangan Kerja Salah satu indikator keberhasilan bahwa hubungan internal perusahaan terjalin dengan harmonis adalah terwujudnya ketenangan kerja di suatu lingkungan perusahaan. 

Indikator kinerja karyawan menurut Guritno dan Waridin adalah sebagai berikut : 

a. Mampu meningkatkan target pekerjaan. 

b. Mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. 

c. Mampu menciptakan inovasi dalam menyelesaikan pekerjaan. 

d. Mampu menciptakan kreativitas dalam menyelesaikan pekerjaan. 

e. Mampu meminimalkan kesalahan pekerjaan.

 


Cara edit data karyawan

1. Pilih menu master kemudian klik karyawan, lalu pilih daftar data yang akan diedit dengan cara klik pada baris datanya. Selanjutnya klik tombol edit yang berada dibawah sebelah kiri layar anda. 



2. Edit data disini yaitu memenuhi kolom-kolom yang masih kosong pada data karyawan. Pengisiannya dengan cara ketik manual, kecuali pada kolom jabatan atau level yaitu dengan cara klik icon segitiga terbalik pada ujung kolom. Kemudian pilih jabatan yang dibutuhkan. 



3. Setelah data terisi semua dan dipastikan telah sesuai maka klik SIMPAN atau F8. Selanjutnya ada kontak dialog yang berisi informasi bahwa data telah tersimpan, klik OK. 



4. Inilah tampilan data karyawan yang telah berhasil diedit.



Demikian penjelasan edit data karyawan pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

EDIT DATA SUPPLIER PADA APLIKASI BENGKEL

 


Supplier merupakan suatu perusahaan dan individu yang menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan dan para pesaing untuk memproduksi barang dan jasa tertentu.

Memiliki rantai supplier yang disebut juga dengan supply chain atau rantai pasokan, yang memiliki arti ranngkaian hubungan antara perusahaan atau aktivitas yang melaksanakan penyaluran pasokan barang atau jasa yang menyangkut hubungan secara terus – menerus mengenai barang, uang, dan informasi dari tempat asal sampai ke pembeli atau pelanggan, baik itu dari hulu ke hilir atau sebaliknya. Pada hakikatnya merupakan perluasan dan pengembangan konsep dan arti dari menajemen logistik. Kalau manajemen logistik arus barang, termasuk pembelian, pengendalian tingkat persediaan, pengangkutan, penyimpanan dan distribusi dalam satu perusahaan, maka manajemen supply chain mengurusi hal yang sama tetapi meliputi antar perusahaan yang berhubungan dengan arus barang, mulai dari bahan mentah sampai dengan barang jadi yang dibeli dan digunakan oleh pelanggan. Terdapat lima pelaku utama, dilihat secara horizontal yaitu supplier (pemasok), manufacturer (pabrik pembuat barang), distributor (pedagang besar), ratailer (pengecer), dan customer (pelanggan). Jika dilihat secara vertical yaitu buyer (pembeli), transporter (pengangkut), warehouse (penyimpan), seller (penjual), dan seterusnya.


Beberapa kriteria dari supplier yang menjadi bahan pertimbangan : 

 Harga penawaran yaitu waktu penyerahan barang untuk penggantian 

 Keandalan dalam ketepatan waktu 

 Fleksibilitas penyerahan 

 Frekwensi penyerahan 

 Jumlah pengiriman minimum 

 Mutu supplier 

 Biaya angkutan 

 Peyerahan pembayaran 

 Kemampuan koordinasi informasi 

 Koordinasi dalam desain kapasitas 

 Pajak dan nilai tukar 

Kelangsungan hidup perusahaan Seleksi kriteria supplier merupakan usaha perusahaan dalam lingkup kerjasama antara perusahaan pembeli dan supplier dengan cara meninjau, mengevaluasi, dan memilih supplier untuk menjadi bagian penting dari rantai supply. 


Usaha – usaha ini meliputi : 

1. Pentingnya memilih supplier yang menyediakan mutu produk yang sempurna. Merupakan suatu presepsi atas penilaian perusahaan yang kasat mata dan bersifat lebih subyektif terhadap produk yang disampaikan supplier dengan standart yang telah ditentukan bersama antara supllier dan perusahaan. 

2. Pentingnya ketersediaan produk Pentingnya ketersediaan produk yang fleksibilitas penyerahan diperlukan perusahaan terhadap supplier untuk mengantisipasi perubahan permintaan barang yang dapat terjadi sewaktu – waktu karena adanya perubahan permintaan pelanggan. 

3. Pentingnya konsistensi atau keandalan terhadap waktu penyerahan. Pentingnya konsistensi atau keandalan terhadap waktu penyerahan yaitu ketepatan waktu penyerahan barang oleh supplier kepada perusahaan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati. Makin besar standart deviasi ketidak tepatan atau kurangnya konsistensi, berarti makin kecil keandalan ketepatan 10 waktu. Diperlukan persediaan pengamanan yang besar sehingga pada giliranya menambah biaya persediaan barang. 

4. Pentingnya biaya produksi Merupakan suatu kemampuan perusahaan dalam mengadakan efisiensi melalui biaya pengadaan dari supplier. Biaya yang dimaksud adalah biaya pemeliharaan, biaya penyimpanan, biaya transportasi, dan biaya lainya yang terkait dengan produk. 

5. Penentuan harga Penentuan harga yang tepat sebagai harga yang layak dan adil bagi kedua belah pihak, yaitu pembeli (perusahaan) dan penjual (supplier). 

6. Pelayanan setelah penjualan Merupakan suatu kerjasama berupa dorongan yang diberikan oleh perusahaan kepada supplier berupa isentif atau bonus. Pentingnya pelayanan setelah penjualan bagi setiap perusahaan merupakan prospek dan jaminan kelangsungan hidup serta perkembangan perusahaan.  


Alternatif Strategi Penentuan Supplier 

 Strategi menentukan supplier perusahaan interasional 

 Mengendalikan kemampuan sendiri atau kelompok negeri sendiri untuk psaran dunia 

 Strategi menentukan supplier perusahaan multinasioanal 

 Pendirian fasilitas produksi di setiap negara tempatnya beroprasi 

 Strategi menentukan supplier perusahaan global 

 Efisiensi biaya, menetapkan supplier produk standart dari pihak berukuran dunia 

 Strategi menentukan supplier perusahaan nasional 

 Penentuan supplier di negeri sendiri dengan beberapa adaptasi oleh unit nasional.


Cara edit data supplier

1. Pilih  menu master, lalu klik supplier selanjutnya klik data yang tersedia kemudian klik tombol edit yang berada dibawah sebelah kiri layar anda. 



2. Pilih data yang akan dirubah dengan cara klik pada bagian kolomnya. Disini data yang akan diedit yaitu nama yang awalnya INDOFOOD menjadi INDOFOOD 1.


3. Setelah data diedit, maka klik SIMPAN atau F8. Kemudian akan muncul kotak yang berisi informasi bahwa data telah berhasil disimpan, klik OK.


4. Inilah tampilan data yang telah diedit. 



Demikian penjelasan edit data supplier pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

EDIT DATA PELANGGAN PADA APLIKASI BENGKEL

 


Konsumen atau pelanggan adalah orang atau seseorang yang menggunakan atau memakai hasil produksi baik barang atau jasa. Menurut kamus pelajar (1986: 237) konsumen adalah pemakai barang hasil industri atau produksi. sedangkan menurut kamus besar bahasa Indonesia (1990: 348) konsumen adalah pemakai barang atau jasa. Jadi dapat diartikan konsumen ialah seseorang atau kelompok yang menggunakan jasa layanan di SPA Club Arena dengan tujuan agar memperoleh tingkat kebuagaran yang lebih baik dan mendapatkan tingkat kepuasan yang diinginkan. 


Menurut Parasuraman, Zeithaml, dan Berry (199, terdapat lima dimensi utama yang disusun sesuai dengan urutan tingkat kepentingan relatifnya sebagai berikut: 

a. Kehandalan (Reliability), berkaitan dengan kemampuan perusahaan untuk memberikan layanan yang akurat sejak pertama kali tanpa membuat kesalahan apapun dan menyampaikan jasanya sesuai dengan waktu yang disepakati. 

b. Daya Tanggap (Responsiveness), berkenaan dengan kesediaan dan kemampuan para karyawan untuk membantu para pelanggan dan merespon permintaan mereka, serta menginformasikan kapan jasa akan diberikan dan kemudian memberikan jasa secara cepat. 

c. Jaminan (Assurance), yakni perilaku para karyawan mampu menumbuhkan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan dan perusahaan bias menciptakan rasa aman bagi para pelanggannya. Jaminan juga berarti bahwa para karyawan selalu bersikap sopan dan menguasai pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menangani setiap pertanyaan atau masalah pelanggan. 

d. Empati (Empathy), berarti bahwa perusahaan memahami masalah para pelanggannya dan bertindak demi kepentingan pelanggan, serta memberikan perhatian personal kepada para pelanggan dan memiliki jam operasi yang nyaman. 

e. Bukti Fisik (Tangibles), berkenaan dengan daya tarik fasilitas fisik, perlengkapan dan material yang digunakan perusahaan, serta penampilan karyawan.


Ada 5 definisi yang berkembang untuk kepuasaan pelanggan, yaitu : 

1. Perasaan yang timbul setelah mengevaluasi pengalaman pemakaian produk (Cadotte, Woodruff & Jenkins, 1987).


2. Respon pelanggan terhadap evaluasi persepsi atas perbedaan antara harapan awal sebelum pembelian (atau standar kinerja lainnya) dan kinerja actual produk sebagaimana dipersepsikan setelah memakai atau mengonsumsi produk bersangkutan (Tse & Wilton, 1988). 

3. Evaluasi purnabeli keseluruhan yang membandingkan persepsi terhadap kinerja produk dengan ekspektasi pra-pembelian (Fornell, 1992). 

4. Ukuran kinerja ‘produk total’ sebuah organisasi dibandingkan serangkaian keperluan pelanggan (customer requirement) (Hill, Brierley & MacDougall, 1999). 

5. Tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja (atau hasil) yang ia persepsikan dibandingkan dengan harapannya (Kotler, et al., 2004)
 
Pada prinsipnya kepuasan konsumen dapat diukur dengan berbagai metode. Menurut Kotler yang dikutip oleh Fandy Djiptono (2001: 34-35), perusahaan dapat menggunakan metode-metode sebagai berikut: 

a) Sitem Keluhan dan Saran Organisasi yang berwawasan pelanggan akan memudahkan pelanggannya memberikan saran dan keluhan. Dalam perusahaan hendaknya disediakan formulir yang isinya tentang apa yang disukai dan tidak disukai pelanggan. Dapat juga dengan menyediakan kotak saran atau bahkan nomor telepon bebas pulsa yang nantinya akan dapat menampung segala keluhan dari pelanggan. Arus informasi ini memberikan banyak gagasan dan memungkinkan perusahaan untuk bertindak cepat guna menyelesaikan masalah yang terjadi . 

b) Survei Kepuasan Konsumen Perusahaan yang responsif mengukur kepuasan konsumen dengan mengadakan survei berkala. Perusahaan mengirinkan daftar pertanyaan atau menelpon sekelompok sampel acak dari pembeli terbaru mereka untuk mengetahui penilaian mereka terhadap berbagai aspek kinerja perusahaan, misalnya: Menanyakan puas dan tidak puas, harapan pelanggan tentang suatu atribut, masalahmasalah yang dihadapi pelanggan, saran dari pelanggan untuk 29 perbaikan kinerja perusahaan, ranking berbagai elemen dan seberapa baik kinerja perusahaan dalam masing-masing elemen 

c) Belanja Siluman (gost shopping) Cara ini untuk mendapatkan gambaran tentang kepuasan pelanggan dan melaporkan hal-hal yang positif (kekuatan) maupun hal-hal yang negativ (kelemahan) yang mereka alami waktu membeli produk perusahaan dan produk pesaing. Pembeli bayangan (gost shopper) ini dapat juga berpura-pura membuat masalah tertentu untuk menguji apakah karyawan atau perusahaan dapat menangani masalah tersebut dengan baik atau tidak. 

d) Analisis Kehilangan Pelanggan (Lost Customer Analysis) Perusahaan harus menghubungi para pelanggan yang salah tidak membeli lagi atau yang telah ganti pemasok untuk mengetahui penyebabnya. 


Cara edit data pelanggan

1. Pilih menu master kemudian klik pelanggan, pilih tomboln edit yang berada disebelah kiri bawah layar anda. 



2. Maka akan mulcul data pelanggan seperti gambar dibawah ini. Yang akan diedit adalah kolom point, caranyha yaitu ketik manual.


3. Setelah diedit menjadi 10 point, selanjutnya adalah klik tombol SIMPAN atau F8. Lalu akan munculkotak dialog yang berisi informasi bahwa data telah tersimpan klik OK.


4. Inilah tampilan perubahan data yang telah berhasil diedit. 



Demikian penjelasan edit data pelanggan pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

EDIT DATA BIAYA PADA APLIKASI BENGKEL

 




Cara edit data biaya

1. 



2.


3.


4.


Demikian penjelasan edit data biaya pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post: