Prosedur Operasional Stock Opname
a. Pembentukan team stock opname, minimal ada 1 koordinator dan 2 team yaitu:
- 1) admin: bertugas menyiapkan, mendistribusikan count tag/kartu formulir barang serta menerimnya dari team lapangan, kemudian pengecekan count tag yang sudah diisi dan melakukan data entry.
- 2) Kepala gudang: bertugas melakukan perhitungan fisik.
b. Pemberithuan ke custormer bahwa ada stock opname; sehingga tidak ada pengiriman selama stock opname berlangsung.
c. Pemberitahuan kepada supplier untuk tidak mengirim barang selama stock opname.
d. Pastikan semua catatan dokumen penerimaan barang maupun pengeluaran sudah selesai di input ke sistem sebelum di patenkan menjadi data persediaan.
e. Cetak count tag. Data yang harus tercantum di count tag yaitu: nama barang, tipe barang, lokasi barang, dan kolom kosong untuk diisi jumlah, jenis kemasan, satuan, tanda tangan orang gudang.
Periode Perhitungan Stock Opnamae
Persediaan yang dilakukan stock fisik yaitu barang yang diperjualbelikan dalam operasi sehari-hari, baik bahan baku, bahan dalam proses ataupun barang jadi. Pelaksanaan stock opname di gudang KWSG ini dilakukan setiap dua kali dalam satu bulan dan disesuaikan dengan aktifitas gudang dan paling lama setiap satu tahun, dibagi dalam beberapa tahapan yaitu :
- a. Tahap persiapan Meliputi pembagian tugas dan tanggung jawab, persiapan peralatan, persiapan administrasi baik manual maupun komputer.
- b. Tahapan pelaksanaan : Kepala bagian gudang melakukan perhitungan manual sesuai kode, nama barang dan merk ketika barang masuk dan apabila terjadi ketidaksesuaian antara barang dengan data maka wajib melakukan peninjauan ulang sehingga hasil yang didapat bisa langsung diserahkan kepada admin koperasi untuk melakukan entry data dengan mengguanakan komputer dan menarik kesimpulan.
- c. Tahap penyelesaian : Membuat laporan hasil stock opname, merekonsiliasi (membuat rincian perbedaan) antara hasil fisik dengan catatan administrasi gudang apabila terjadi suatu permasalahan, membuat berita acara hasil stock opname dan memasukkan ke sistem administrasi gudang baik manual maupun komputer dan melaporkan hasilnya ke manajemen perusahaan.
Pada umumnya, pedagang besar (grosir) memiliki beberapa fungsi berikut:
- 1) Penjualan dan promosi, tenaga penjualan pedagang besar membantu produsen menjangkau banyak pelanggan bisnis kecil dengan biaya yang relatif rendah. Pedagang besar memiliki lebih banyak hubungan dan pembeli sering lebih mempercayai pedagang besar daripada produsen yang jauh.
- 2) Pembelian dan penyediaan produk yang beragam. Pedagang besar sanggup memilih jenis barang dan menyediakan beragam produk yang membutuhkan pelanggannya, sehingga mengurangi sangat banyak pekerjaan pelanggan.
- 3) Memecah-mecah jumlah yang sangat besar. Pedagang besar memberikan penghematan bagi pelanggannya dengan membeli dalam jumlah besar dan memecah-mecah jumlah yang sangat besar tersebut menjadi unit-unit yang lebih besar.
- 4) Pergudangan. Pedagang besar menyimpan persediaan, sehingga mengurangi resiko dan biaya persediaan bagi pemasok atau pelanggan.
- 5) Pengangkutan. Perdagangan besar sering dapat melakukan pengiriman yang lebih cepat kepada pembeli karena mereka lebih dekat dengan pembeli tersebut.
- 6) Pembiayaan. Pedagang besar membiayai pelanggan dengan memberikan kredit dan membiayai pemasak dengan memesan lebih awal dan membayar tagihan tepat waktu.
- 7) Penanggung resiko. Pedagang besar menanggung sebagian resiko dengan memegang kepemilikan dan menanggung resiko pencurian, kerugian, kerusakan, dan keusangan.
- 8) Informasi pasar. Pedagang besar memasok informasi kepada pemasok dan pelanggan berkaitan dengan kegiatan pesaing, produk baru, perkembangan harga, dan sebagainya.
- 9) Jasa manajemen dan konsultasi. Pedagang besar sering membantu pengecer meningkatkan usahanya dengan melatih petugas penjualan, membantu tata letak dan pajangan toko dan menciptakan sistem akuntasi dan pengendalian persediaan. Mereka mungkin akan membantu pelanggan industri dengan menawarkan layanan pelatihan dan teknis.
Cara edit data golongan barang
1. Pilih menu master kemudian klik barang, lalu pilih tombol tambah yang berada dipojok kiri bawah layar anda.
3. Pilih data golongan pada lajur kanan, kemudian double klik pada data yang akan diedit. Pada contoh dibawah ini yaitu nama golongan gray, yang akan dirubah dark gray. Setelah selesai klik sembarang tempat, maka secara otomatis data telah berhasil diedit.
Demikian penjelasan cara edit data golongan barang pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.
Related post:

.png)
.png)
.png)
.png)

.png)
.png)
.png)

.png)
.png)
.png)
.png)

.png)
.png)
.png)
.png)

.png)
.png)
.png)
.png)
.png)

.png)
.png)
.png)
.png)
.png)

.png)
.png)
.png)
.png)
.png)