Senin, 18 Juli 2022

CARA EDIT DATA GOLONGAN BARANG PADA APLIKASI BENGKEL




Prosedur Operasional Stock Opname 

a. Pembentukan team stock opname, minimal ada 1 koordinator dan 2 team yaitu: 

  • 1) admin: bertugas menyiapkan, mendistribusikan count tag/kartu formulir barang serta menerimnya dari team lapangan, kemudian pengecekan count tag yang sudah diisi dan melakukan data entry. 
  • 2) Kepala gudang: bertugas melakukan perhitungan fisik. 

b. Pemberithuan ke custormer bahwa ada stock opname; sehingga tidak ada pengiriman selama stock opname berlangsung. 

c. Pemberitahuan kepada supplier untuk tidak mengirim barang selama stock opname. 

d. Pastikan semua catatan dokumen penerimaan barang maupun pengeluaran sudah selesai di input ke sistem sebelum di patenkan menjadi data persediaan. 

e. Cetak count tag. Data yang harus tercantum di count tag yaitu: nama barang, tipe barang, lokasi barang, dan kolom kosong untuk diisi jumlah, jenis kemasan, satuan, tanda tangan orang gudang.

Periode Perhitungan Stock Opnamae 

Persediaan yang dilakukan stock fisik yaitu barang yang diperjualbelikan dalam operasi sehari-hari, baik bahan baku, bahan dalam proses ataupun barang jadi. Pelaksanaan stock opname di gudang KWSG ini dilakukan setiap dua kali dalam satu bulan dan disesuaikan dengan aktifitas gudang dan paling lama setiap satu tahun, dibagi dalam beberapa tahapan yaitu : 

  • a. Tahap persiapan Meliputi pembagian tugas dan tanggung jawab, persiapan peralatan, persiapan administrasi baik manual maupun komputer. 
  • b. Tahapan pelaksanaan : Kepala bagian gudang melakukan perhitungan manual sesuai kode, nama barang dan merk ketika barang masuk dan apabila terjadi ketidaksesuaian antara barang dengan data maka wajib melakukan peninjauan ulang sehingga hasil yang didapat bisa langsung diserahkan kepada admin koperasi untuk melakukan entry data dengan mengguanakan komputer dan menarik kesimpulan. 
  • c. Tahap penyelesaian : Membuat laporan hasil stock opname, merekonsiliasi (membuat rincian perbedaan) antara hasil fisik dengan catatan administrasi gudang apabila terjadi suatu permasalahan, membuat berita acara hasil stock opname dan memasukkan ke sistem administrasi gudang baik manual maupun komputer dan melaporkan hasilnya ke manajemen perusahaan.

Pada umumnya, pedagang besar (grosir) memiliki beberapa fungsi berikut: 

  • 1) Penjualan dan promosi, tenaga penjualan pedagang besar membantu produsen menjangkau banyak pelanggan bisnis kecil dengan biaya yang relatif rendah. Pedagang besar memiliki lebih banyak hubungan dan pembeli sering lebih mempercayai pedagang besar daripada produsen yang jauh.
  • 2) Pembelian dan penyediaan produk yang beragam. Pedagang besar sanggup memilih jenis barang dan menyediakan beragam produk yang membutuhkan pelanggannya, sehingga mengurangi sangat banyak pekerjaan pelanggan. 
  • 3) Memecah-mecah jumlah yang sangat besar. Pedagang besar memberikan penghematan bagi pelanggannya dengan membeli dalam jumlah besar dan memecah-mecah jumlah yang sangat besar tersebut menjadi unit-unit yang lebih besar. 
  • 4) Pergudangan. Pedagang besar menyimpan persediaan, sehingga mengurangi resiko dan biaya persediaan bagi pemasok atau pelanggan. 
  • 5) Pengangkutan. Perdagangan besar sering dapat melakukan pengiriman yang lebih cepat kepada pembeli karena mereka lebih dekat dengan pembeli tersebut. 
  • 6) Pembiayaan. Pedagang besar membiayai pelanggan dengan memberikan kredit dan membiayai pemasak dengan memesan lebih awal dan membayar tagihan tepat waktu. 
  • 7) Penanggung resiko. Pedagang besar menanggung sebagian resiko dengan memegang kepemilikan dan menanggung resiko pencurian, kerugian, kerusakan, dan keusangan. 
  • 8) Informasi pasar. Pedagang besar memasok informasi kepada pemasok dan pelanggan berkaitan dengan kegiatan pesaing, produk baru, perkembangan harga, dan sebagainya. 
  • 9) Jasa manajemen dan konsultasi. Pedagang besar sering membantu pengecer meningkatkan usahanya dengan melatih petugas penjualan, membantu tata letak dan pajangan toko dan menciptakan sistem akuntasi dan pengendalian persediaan. Mereka mungkin akan membantu pelanggan industri dengan menawarkan layanan pelatihan dan teknis.  


Cara edit data golongan barang

1. Pilih menu master kemudian klik barang, lalu pilih tombol tambah yang berada dipojok kiri bawah layar anda. 



2. Maka akan muncul kolom-kolom yang belum terisi data barang, klik tombol tambah (+) yang berada diujung sebelah kanan kolom golongan. 


3. Pilih data golongan pada lajur kanan, kemudian double klik pada data yang akan diedit. Pada contoh dibawah ini yaitu nama golongan gray, yang akan dirubah dark gray.  Setelah selesai klik sembarang tempat, maka secara otomatis data telah berhasil diedit.



4. Inilah tampilan data golongan yang telah berhasil diedit.



Demikian penjelasan cara edit data golongan barang pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

CARA INPUT DATA GOLONGAN BARANG PADA APLIKASI BENGKEL

 


Perputaran Persediaan Harian Persediaan merupakan salah satu bagian dari modal kerja. Seringkali persediaan merupakan bagian aset lancar yang memiliki kuantitas yang cukup besar bagi perusahaan. Sebagian besar perusahaan mempertahankan tingkat persediaan pada tingkat tertentu. Hal ini terjadi karena perusahaan ingin memiliki persediaan yang cukup agar penjualan perusahaan dapat terus berjalan. Jika persediaan tidak cukup, maka dapat terjadi penurunan volume penjualan dibawah tingkat yang dapat dicapai (Subramarnyam dan Wild, 2010).

Pengertian,unsur-unsur dan bentuk neraca 

Menurut Sadeli 2002 bahwa : “Neraca adalah suatu daftar keuangan yang memuat ikhtisar tentang harta , utang dan modal suatu unit usaha atau perusahaan pada suatu saat tertentu, biasanya pada penutup hari terakhir dari suatu bulan atau tahun”. Sesuai pengertian ini, maka unsur-unsur neraca adalah aktiva, utang dan modal sendiri : 

  • 1) Aktiva merupakan bentuk dari penanaman modal perusahaan, yang unsur – unsurnya meliputi aktiva lancar dan aktiva tidak lancar. Aktiva diklasifikasikan menurut likuiditasnya, yaitu aktiva yang lebih lancar di tempatkan di bagian atas. Aktiva lancar adalah aktiva yang dapat di harapkan direalisir menjadi uang kas atau dijual atau dikomsumir selama jangka waktu yang normal atau biasanya satu tahun. Misalnya : kas dan setara kas, investasi jangka pendek, piutang dagang dan persediaan. Aktiva tidak lancar meliputi : investasi jangka panjang, aktiva tetap, aktiva tidak berwujud, biaya yang di tangguhkan , dan aktiva tidak lancar lainnya. 
  • 2) Investasi jangka panjang adalah investasi yang bertujuan untuk : menguasai perusahaan lain, memperoleh hasil dari investasinya, menciptakan dana untuk berbagai tujuan, membangun hubungan atau kerja sama dengan perusahaan lain dan menganekaragamkan suatu perusahaan. Misalnya : saham dan obligasi yang di terbitkan oleh perusahaan lain, harta yang disewakan kepada pihak lain karena tidak digunakan dalam 10 kegiatan rutin perusahaan dan dana yang diperuntutkan bagi tujuan khusus selain pembayaran utang jangka pendek. 
  • 3) Aktiva tetap adalah aktifa berwujud yang bersifat relative permanent, yang digunakan dalam operasi normal perusahaan dan dibeli dengan tujuan bukan untuk dibeli kembali. Misalnya : tanah, gedung, dan mesin. 
  • 4) Aktiva tidak berwujud adalah aktiva yang berupa hak-hak yang dimiliki perusahaan yang dilindungi oleh undang-undang. Misalnya : Hak cipta, hak merek dagang, dan hak paten. 
  • 5) Aktiva tidak lancar adalah aktiva yang dapat di kelompokkan dalam aktiva-aktiva tersebut sebelumnya. Misalnya : kas pada bank dinegara asing, persediaan sulit di jual dan gedung dalam proses pembangunan. 
  • 6) Utang adalah kewajiban perusahaan untuk membayar sejumlah uang atau menyerahkan barang atau jasa kepada pihak lain pada tanggal tertentu. Unsur-unsur utang meliputi utang jangka pendek dan utang jangka panjang. Utang di klasifikasi menurut tab jatuh tempo, yaitu utang yang berjangka lebih pendek di tempatkan di bagian atas. 
  • 7) Utang jangka pendek adalah utang yang harus dipenuhi dalam jangka waktu yang normal, umumnya setahun atau kurang. 
  • 8) Utang jangka panjang adalah utang yang harus dipenuhi dalam jangka waktu yang melebihi setahun Neraca dapat di buat dalam bentuk rekening dan bentuk laporan. Dalam bentuk rekening (account from), berarti aktiva di tempatkan di sebelah kkiri; sedangkan utang dan modal sendiri ditempatkan disebelah kiri; se- 11 dangkan utang dan modal sendiri ditempatkan disebelah kanan. Dalam bentuk laporan (report from), berarti aktiva ditempatkan dibagian atas; sedangkan utang dan modal sendiri ditempatkan dibagian bawah aktiva. 

Pengertian, unsur-unsur dan bentuk laporan laba rugi . 

Menurut Sadeli 2002, bahwa” laporan laba rugi adalah suatu daftar yang memuat ikhtisiar tentang penghasilan, biaya serta hasil netto suatu perusahaan periode tertentu”. Sesuai pengertian ini maka unsur-unsur laporan laba rugi adalah penghasilan dan biaya. 

  • 1) Penghasilan, yang utama bagi suatu perusahaan adalah penjualan barang atau jasa kepada pembeli, penyewa dan lain-lain. 
  • 2) Harga pokok penjualan, harga pokok barang yang dibeli yang kemudian berhasil di jual. 
  • 3) Biaya usaha, biaya usaha meliputi biaya pemasaran dan biaya administarsi/ umum adalah biaya yang timbul sehubungan dengan pemasaran barang atau jasa. Misalnya biaya iklan, biaya transportasi penjualan dan gaji bagian penjualan. Biaya administrasi/ umum adalah biaya yang timbul sehubungan dengan penyelenggaraan fungsi administrasi/ umum. Misalnya biaya pemeriksaan pembukuan, gaji pegawai kantor dan gaji director 
  • 4) Penghasilan lain-lain dan biaya lain-lain adalah penghasilan dan biaya yang tidak ada hubungannya dengan usaha pokok perusahaan, misalnya : pada perusahaan perhubungan, penghasilan sewa, biaya bunga dan biaya sewa.


Cara input data golongan barang

1.  Pilih menu master kemudian klik barang, lalu pilih tombol tambah yang berada dipojok kiri bawah layar anda. 



2. Maka akan muncul kolom-kolom yang belum terisi data barang, klik tombol tambah (+) yang berada diujung sebelah kanan kolom golongan. 



3. Pilih data golongan pada lajur kanan, kemudian klik TAMBAH yang berada dibawah lajur golongan. 



4. Double klik pada baris kosong diakhir lajur, selanjutnya ketik manual kode serta nama golongannya. Terakhir klik SIMPAN.



5. Inilah tampilan data golongan yang telah berhasil disimpan.



Demikian penjelasan cara input data golongan barang pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:


SETTING KASIR PADA APLIKASI BENGKEL

 


Latihan menyiapkan para karyawan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan sekarang (Handoko,2004) sementara menurut H. John Bernandian & Joyce, E.A. Russell dalam Gomes (2004), pelatihan adalah setiap usaha untuk memperbaiki performance pekerja pada suatu pekerjaan tertentu yang sedang menjadi tanggung jawabnya,atau suatu pekerja yang ada hubungannya dengan pekerjaannya. Supaya efektif, pelatihan biasanya harus mencakup pengalaman belajar (learning experience) aktivitas-aktivitas terencana (be a planed organization activity) didesain sebagai jawaban atau kebutuhan- kebutuhan yang berhasil diidentifikasikan. Pelatihan akan bermanfaat bagi sebuah organisasi apabila kebutuhan pelatihan itu dianalisis pada saat dan waktu yang tepat (Irianto,2001:87) Karena pelatihan hanya bermanfaat dalam situasi pada saat pr pegawai kekurangan kecakapan dan pengetahuan(Gomez,2004:198). Analisis kebutuhan pelatihan merupakan upaya pemahaman analitis tentang situasi tempat kerja untuk secara spesifik menentukan kebutuhan pelaatihan apa yang harus dipenuhi sehingga dana,waktu dan segala usaha tidak terbuang percuma (Irianto,2001:87 ) 

Menurut Mangkunegara (2004) pengalaman kerja akan mempengaruhi ketrampilan karyawan dalam melaksanakan tugas juga membuat kerja lebih efisien. Keadaan seperti ini juga terjadi di perusahaan retail Giant Hypermarket Maspion,dimana masih banyak terjadi penumpukan antrian di area kasir. Kemungkinan hal ini terjadi karena pelayanan/kinerja kasir kurang optimal. 

Konsep Kepuasan Pelanggan Konsep tentang kepuasan pelanggan masih bersiat abstrak. Untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan secara baik, maka perlu dipahami sebab-sebab kepuasan. Definisi kepuasan pelanggan menurut beberapa ahli yaitu :

1. Menurut Philip Kottler (2002 : 24) Kepuasan pelanggan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan antara persepsi terhadap kinerja/hasil suatu produk dan harapan-harapannya. 

2. Menurut Day (Tjiptono, 2000 : 24) Kepuasan pelanggan adalah respon terhadap evaluasi ketidaksesuaian yang dirasakan antara harapan sebelumnya dan kinerja aktual produk yang dirasakan pemakainya. 

3. Menurut JF. Engel (Tjiptono, Fandy. 2000 : 24) Kepuasan pelanggan adalah evaluasi purna beli di mana alternatif yang dipilih sekurang-kurangnya membelikan hasil sama atau melampaui harapan pelanggan, sedangkan ketidakpuasan timbul apabila hasil yang diperoleh tidak memenuhi harapan pelanggan. 

Terciptanya kepuasan pelanggan akan mempunyai beberapa manfaat, yaitu : 

  • 1. Memberikan dasar bagi pembelian ulang 
  • 2. Reputasi perusahaan akan menjadi baik 
  • 3. Hubungan antara perusahaan dan para pelanggan menjadi lebih baik
  • 4. Dapat mendorong terciptanya loyalitas pelanggan 
  • 5. Membentuk suatu rekomendasi dari mulut ke mulut yang menguntungkan dari perusahaan 
  • 6. Laba yang diperoleh meningkat  


Cara setting kasir

1. Pilih menu back office kemudian klik lainnya, lalu kasir. 



2. Maka akan muncul data seperti gambar dibawah ini. klik kolom identitas pada ujung sebelah kiri dengan icon berbentuk segitiga terbalik. 



3. Setelah dipilih identitas kasirnya maka klik tombol SIMPAN yang berada dipojok kiri bawah layar anda. 



4. Munculah kotak dialog yang berisi informasi bahwa data telah berhasil disimpan. 



Demikian penjelasan setting kasir pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

EDIT DATA MUTASI KAS PADA APLIKASI BENGKEL





Menurut Efendi ( 2013 : 191 ) Pengertian Kas adalah segala sesuatu “ baik yang berbentuk uang / bukan “ yang dapat di gunakan sebagai alat pembayaran atau alat pelunasan kewajiban. Beberapa yang termasuk kas adalah rekening giro di bank “ cash in bank “ dan uang kas yang ada di perusahaan “ cash on hand “ kas dalam perusahaan merupakan harta yang paling lancar, sehingga dalam neraca di tempatkan paling atasdalam kelompk paling atas.

jenis kas yaitu sebagai berikut: 
a. Kas pada perusahaan (cash on hand ) Cash on hand ialah kas keseluruhan yang berada di suatu perusahaan. 
Cash on hand ini terbagai menjadi 2 macam, yaitu : 
  • 1. Cash , kas disini yang di maksud dengan kas besar 
  • 2. Petty kas, yaitu kas kecil atau kas yang berada pada unit – unit perusahaan. 

b. Kas pada bank ( Cash at Bank) 
Jenis – Jenis Kas 9 Cash at Bank adalah semua saldo rekening giro bank yang dimiliki oleh perusahaan dan dapat dipergunakan setiap saat sebagai alat pembayaran dengan menggunakan cek ataupun penerimaan transfer uang. Adapun yang tidak termsuk dapat di golongkan sebagai bagian dari kas adalah sebagai berikut : 
  • a. Dana yang disisihkan untuk tujuan tertentu misalnya yaitu sinking fund dana untuk pembayaran obligasi dan redention fund yaitu dana untuk tebusan dan prefent. 
  • b. Persediaan perangko 
  • c. Cek mundur, tetap di catat sebagai piutang sampai tanggal dimana cek tersebut di uangkan 
  • d. Cek kosong dari pihak ketiga 
  • e. Rekening pada bank di luar negri yang di batasi penggunaan ( tidak dapat segera di pergunakan ) 
  • f. Deposito berjangka ( time deposite) yaitu simpanan di bank yang pengambilanya terikat pada peraturan – peraturan serta jangka waktu tertentu, sehingga simpanan tersebut tidak dapat di ambil / di uangkan setiap saat sesuai dengan nilai nominalnya.

Arus kas masuk (cash inflow) dan arus kas keluar (cash outflow) masing masing terbagi dua bagian, antara lain: 

1. Arus Kas Masuk (cash inflow) 
  • a. Bersifat rutin. misalnya: penerimaan dari hasil penjualan secara tunai, penerimaan piutang yang telah dijadwalkan sesuai dengan penjualan kredit yang dilakukan. dan lain lain. 
  • b. Bersifat tidak rutin. misalnya: penerimaan uang sewa gedung, penerimaan modal saham. penerimaan utang atau kredit. penerimaan bunga, dan lain lain. 

2. Arus kas keluar (cash autflow) 
  • a. Bersifat rutin, misalnya: pembelian bahan baku dan bahan pembantu, membayar upah dan gaji, membeli peralatan kantor habis pakai, dan lain lain.
  • b. Bersifat tidak rutin, misalnya: pembelian aset, pembayaran angsuran utang, pembayaran dividen, dan lain lain.

penggunaan aktiva lancar menyebabkan berkurangnya dana, hal ini disebabkan karena : 
1. Pembayaran biaya atau ongkos Instansi meliputi pembayaran upah, gaji, pembelian bahan baku atau barang dagangan, suplies kantor dan pembayaran biaya-biaya lainnya. Pembayaran biaya operasi ini akan mengakibatkan terjadinya penjualan atau penghasilan Instansi yang bersangkutan. 
2. Kerugian yang diderita Perusahaan karena adanya penjualan surat berharga atau efek maupun kerugian insindentil lainnya. Adapun kerugian yang rutin atau insidentil akhirnya akan mengakibatkan berkurangnya dana Perusahaan. 
3. Adanya pembentukan dana atau pemisahan aktiva lancar untuk tujuan tertentu dalam jangka panjang lainnya, misalnya dana pelunasan obligasi, dan pensiun pegawai dan lain-lain 
4. Pembayaran hutang-hutang jangka panjang yang meliputi hutang hipotik, hutang obligasi, ataupun hutang jangka panjang lainnya yang mengakibatkan penarikan kembali untuk atau seterusnya saham Perusahaan yang beredar, atau adanya hutang jangka panjang diimbangi dengan berkurangnya aktiva lancar.
5. Adanya penambahan atau pembelian aktiva tetap, investasi jangka panjang atau aktiva lancar lainnya yang mengakibatkan berkurangnya aktiva lancar atau timbulnya hutang lancar yang berakibat kurangnya dana. 
6. Pengambilan uang atau barang dagangan oleh pemilik Perusahaan untuk kepentingan pribadi (prive) atau adanya pengambilan bagian keuntungan oleh pemilik Perusahaan perorangan atau persekutuan atau adanya pembayaran deviden dalam perseroan terbatas. 


Cara edit data mutasi kas 

1. Pilih menu back office kemudian klik mutasi kas, lalu klik tombol edit yang berada dibawah sebelah kiri layar anda. 



2. Maka keluar data seperti gambar dibawah ini. Data yang akan diedit adalah kolom jumlah semula Rp. 500.000,00 menjadi Rp. 550.000,00. Terakhir klik SIMPAN. 



3. Maka akan muncul kotak dialog yang berisi informasi bahwa data telah tersimpan, klik OK. 



4. Inilah tampilan data mutasi yang telah berhasil diedit. 



Demikian penjelasan edit data mutasi kas pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:


INPUT DATA MUTASI KAS PADA APLIKASI BENGKEL



Sastrohadiwiryo (2002 : 247), mutasi adalah kegiatan ketenagakerjaan yang berhubungan dengan proses pemindahan fungsi, tanggung jawab, dan status ketenagakerjaan tenaga kerja ke situasi tertentu dengan tujuan agar tenaga kerja yang bersangkutan memperoleh kepuasan kerja yang mendalam dan dapat memberikan prestasi kerja yang semaksimal mungkin kepada perusahaan. 

Kedua kas ini sangat likuid rentan akan kecurangan, maka di perlukanlah mekanisme pengawasan kas , yaitu: 

  1. Pengelolaan kas dilakukan melaluinpemisahan fungsi, yaitu fungsi otorisasi ( fungsi yang menyetujui masuk keluarnya kas uang ), fungsi operasi ( pihak bagian yang menggunakan uang, fungi pencatatan dan fungsi penyimpanan. 
  2. Selalu di lakukan investarisasi ( stock opname ), kemudian di hitung dan di cocokan dengan catatan cek. 
  3. Di lakukan internal auditing ( pemeriksaan intern )  Uang seyogyanya keluar dan masuk di simpan di bank, kecuali penggunaan petty cash. 
  4. Dokumen atau kwitansi seyogyanya bernomor yang tercetak, sehingga pembatalan kwitansi dapat di ketahui. 
  5. Kesediaan kas di sesuaikan dengan kebutuhan, jangan ada uang yang menganggur.

Efek Mutasi 

Menurut Kadarisman (2012:121) efek mutasi berdasarkan merit system yaitu: 

  • 1) Output dan produktivitas kerja meningkat Memindahkan pegawai ke posisi yang menurut analisis jabatan, telah sesuai dengan kualifikasi, kemampuan, dan keinginan pegawai yang bersangkutan. Dengan demikian, pegawai yang bersangkutan akan memperoleh kepuasan kerja semaksimal mungkin dan dapat memberikan keluaran (output) yang produktif sesuai dengan target organisasi. 
  • 2) Semangat kerja meningkat Memutasikan pegawai pada posisi yang tepat serta pekerjaan yang sesuai dengan pengetahuan, keterampilannya, serta kemampuan (kompetensi) pegawai yang bersangkutan sehingga terjadi peningkatan motivasi, semangat serta produktivitas kerja. 
  • 3) Jumlah kesalahan yang diperbuat menurun Memindahkan para pegawai pada pekerjaan lain yang sederajat, sehingga dengan mutasi kita akan mengkoreksi kekurangan dan kesalahan dalam melaksanakan pembinaan terhadap pegawai. 
  • 4) Kreativitas dalam bekerja Mutasi atau perpindahan pegawai secara horizontal tersebut, diharapkan akan terjadi perbaikan pada diri pegawai karena pengalaman kerja bertambah dan mempunyai keahlian baru sehingga kedepan layak untuk dipromosikan ke jenjang jabatan yang lebih tinggi.
  • 5) Absensi dan disiplin pegawai semakin baik. Disiplin yang baik mencerminkan besarnya rasa tanggung jawab seseorang terhadap tugas-tugas yang diberikan kepadanya. 

Faktor yang Mempengaruhi Mutasi 

Siswanto (1989:16-20), mengatakan bahwa faktor yang mempengaruhi mutasi adalah sebagai berikut: 
  • 1) Perlu adanya pedoman mutasi yang jelas sehingga mutasi tidak terjebak oleh unsur subyektivitas. 
  • 2) Harus ditempuh mutasi yang paling menguntungkan pegawai agar yang bersangkutan tidak merasa dihukum. 
  • 3) Mutasi dapat membangkitkan semangat dan kegairahan kerja pegawai. 
  • 4) Alat pemicu dalam pengembangan mutasi. 
  • 5) Dapat memperkecil keresahan pegawai. 
  • 6) Dapat menjadi alat untuk melaksanakan promosi. 
  • 7) Mutasi untuk keperluan kesesuaian pendidikan dengan jabatan pegawai. 
  • 8) Benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang mendesak. 
  • 9) Diperuntukkan untuk menambah jumlah personil pada bagian di dalam oganisasi. 

Manfaat Mutasi

  • Menurut Hasibuan (2008:102), beberapa manfaat mutasi yaitu:
  • 1) Meningkatkan produktivitas kerja pegawai.
  • 2) Menciptakan keseimbangan antara tenaga kerja dengan komposisi pekerjaan atau jabatan. 
  • 3) Memperluas atau menambahkan pengetahuan pegawai. 
  • 4) Menghilangkan rasa bosan/jemu terhadap pekerjaan. 
  • 5) Memberikan perangsang agar pegawai mau berupaya meningkatkan karier yang lebih tinggi. 
  • 6) Pelaksanaan hukuman/sanksi atas pelanggaran-pelanggaran yang dilakukannya. 
  • 7) Memberikan pengakuan dan imbalan terhadap prestasinya. 
  • 8) Alat pendorong agar spirit kerja meningkat melalui persaingan terbuka. 
  • 9) Tindakan pengamanan yang lebih baik. 
  • 10) Menyesuaikan pekerjaan dengan kondisi fisik pegawai.


Cara input data mutasi kas 

1. Pilih menu back office kemudian klik mutasi kas, lalu klik tombol tambah yang berada dibawah pojok kiri layar anda. 



2. Kemudian muncul data seperti gambar dibawah ini. Isilah dengan cara ketik manual pada kolom keterangan dan jumlah. Untuk kolom kode secara otomatis akan terisi. Sementara untuk kolom tanggal serta debet dan kredit, cara pengisiannya dengan klik icon segitiga terbalik pada masing-masing kolom dan pilihlah data yang dibutuhkan. 


3. Setelah data terisi dengan sesuai dan dipastikan telah sesuai maka klik SIMPAN. Namun apabila terdapat data yang tidak perlu diisi, kosongkan saja. 



4. Maka akan muncul kotak dialog yang berisi informasi bahwa data telah tersimpan, klik OK. 


5. Inilah tampilan data mutasi yang telah berhasil diinput. 



Demikian penjelasan input data mutasi kas pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

EDIT DATA PENGGUNAAN JASA PADA APLIKASI BENGKEL



Pengertian pemasaran jasa Menurut Hamzenah (2003:64) adalah: Suatu proses aktifitas yang saling menghubungkan (connect) dalam menawarkan jasa yang dimiliki oleh seorang individu kelompok sesuai tingkat permintaan dalam memperoleh manfaat dan keuntungan atas jasa yang dimiliki.
Selanjutnya menurut Alma (2000:202) : Pemasaran jasa adalah suatu strategi distribusi pelayanan kepada nasabah yang bersifat langsung, tidak terwujud benda yang ditekuni sesuai profesi jasa yang ditawarkan dan dapat dierima oleh pasar berdasarkan mekanismenya.


Bauran pemasaran ( Marketing Mix ) merupakan salah satu konsep utama dalam pemasaran modern yang terdiri dari segala hal yang dapat perusahaan lakukan yang dapat di tawarkan. Program pemasaran yang efektif memadukan seluruh elemen / unsur bauran pemasaran menjadi suatu program yang terkoordinasi yang dirancang untuk mencapai tujuan pemasaran perusahaan.

Adapun unsur-unsur pemasaran itu terdiri dari: 

1. Produk (product) yaitu segalah sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar meliputi barang fisik, jasa, orang, tempat, organisasi dan gagasan. Menurut Lupiyoadi (2013:92) “Produk merupakan keseluruhan konsep objek atau proses yang memberikan sejumlah nilai kepada konsumen, yang perlu diperhatikan dalam produk adalah konsumen tidak hanya membeli fisik dari produk jasa, tetapi membeli manfaat dan nilai dari hanya produk tersebut”. 

2. Harga (price) adalah jumlah uang yang harus dibayar pelanggan dalam memutuskan strategi penentuan harga maka harus diperhatikan tujuannya. Berikut ini adalah tujuan dan penentuan harga: 

  • a. Bertahan memaksimalkan laba 
  • b. Memaksimalkan penjualan 
  • c. Tingkat pengembalian investasi 

3. Promosi (promotion), yaitu aktivitas untuk mengkomunikasikan produk dan jasa untuk membujuk pelanggan sasaran untuk membelinya. Hal yang perlu diperhatikan dalam promosi adalah pemilihan bauran promosi (promotional mix), dimana terdiri atas: 

  • a. Periklanan (advertising) 
  • b. Penjualan perseorangan (personal selling) 
  • c. Promosi Penjualan (sales promotion) 
  • d. Hubungan masyrakat (humas public relation) 
  • e. Informasi dari mulut ke mulut (word of mount) 
  • f. Surat langsung (direct mail) 

4. Tempat atau lokasi (place) yaitu termasuk aktivitas perusahaan untuk menyalurkan produk atau jasa yang tersedia bagi nasabah. Lokasi berarti  berhubungan dengan dimana perusahaan harus bermarkas dan melakukan operasi dan kegiatan. Dalam hal ini ada tiga jenis yang mempengaruhi lokasi sebagai berikut: 

  • a. Konsumen mendatangi pemberi jasa: apabila keadaanya seperti ini maka lokasi menjadi sangat penting. Perusahaan sebaiknya memilih tempat yang dekat dengan konsumen sehingga mudah untuk dijangkau dan strategis 
  • b. Pemberi jasa mendatangi konsumen: dalam hal ini, lokasi tidak terlalu penting tetapi yang harus diperhatikan adalah penampaian jasa harus tetap berkualitas. 
  • c. Pemberi jasa dan konsumen tidak bertemu secara langsung: berarti penyedia layanan atau jasa konsumen berinteraksi melalu sarana tertentu, seperti telepon, computer atau surat. Dalam hal ini, lokasi menjadi sangat tidak penting selama komunikasi diantara kedua pihak terlaksana. 

5. Orang (people) yaitu semua pelaku yang memainkan sebagai penyajian jasa dan karenanya mempengaruhi persepsi pembeli, yang termasuk dalam elemen ini adalah personil perusahaan dan nasabah lain dalam lingkungan jasa. Dalam hubungannya dengan pemasaran jasa, orang yang berfungsi sebagai penyedia jasa sangat mempengaruhi kualitas jasa yang diberikan. Keputusan dalam faktor orang ini berarti sehubungan dengan seleksi, pelatihan motivasi, dan manajemen sumber daya manusia. 

6. Proses (process) yaitu meliputi prosedur-prosedur, tugas-tugas, jadwal-jadwal mekanisme, kegiatan dan rutinitas dimana suatu produk atau jasa disampaikan oleh pelanggan. Proses merupakan gabungan semua aktivitas, yang umumnya  terdiri atas prosedur jadwal pekerjaan, mekanisme, dan hal-hal rutin lainnya, dimana jasa dihasilkan dan disampaikan kepada konsumen. Proses dapat dibedakan menjadi dua cara: 

  • a. Kompleksitas, berhubungan dengan langkah-langkah dan tahap proses. 
  • b. Keragaman, berhubungan denga adanya perubahan dalam langkah atau tahapan proses. 

7. Bukti Fisik (physical evidence) yaitu lingkunga fisik dimana jasa disampaikan, perubahan jasa dan nasabah berinteraksi dan setiap komponen yang berwujud memfasilitasi penampilan atau komunikasi jasa tersebut. Bukti fisik merupakan lingkungan fisik tempat jasa diciptakan dan langsung berinteraksi dengan konsumen. Ada dua jenis bukti fisik sebagai berikut. 

  • a. Bukti penting (essential evidence), mempresentsikan keputusan kunci yang dibuat penyedia jasa tentang desai dan tata letak suatu bangunan 
  • b. Bukti tambahan (peripheral evidence) memiliki nilai independen yang kecil, tetapi menambahkan kewujudan pada nilai yang disediakan produk jasa. 


Cara edit data penggunaan jasa

1. Pilih menu transaksi kemudian klik jual, pilih penjualan toko. Selanjutnya klik tombol edit yang berada dibawah sebelah kiri layar anda. 



2. Maka akan muncul data seperti gambar dibwah ini, yang akan diedit adalah jumlah jasa ban yang semula hanya satu menjadi 4 dengan cara double klik dan ketik manual. 



3. Klik SIMPAN atau F8, selanjutnya isilah uang pembayaran yang diberikan oleh pelanggan serta sesuaikan kolom bank dalam hal ini pembayaran dilakukan cash maka pilih uang pas dengan cara klik icon berbentuk segitiga terbalik. 



4. Akan muncul kotak dialog seperti gambar dibawah ini yang merupakan konfirmasi untuk cetak struk penjualan, klik YES. 



5. Tampilan struk nota sebelum dicetak, klik icon print yang berada dibar atas layar anda.





Demikian penjelasan edit data penggunaan jasa pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post:

INPUT DATA PENGGUNAAN JASA PADA APLIKASI BENGKEL



Karakteristik Jasa Secara umum jasa mempunyai 4 karakteristik pokok yang membedakannya dengan barang menurut Kotler dan Amstrong (2006, p.243-245) yaitu: 

1. Tidak berwujud (Intangible) Jasa tidak bisa dilihat, dicicipi, dirasakan, didengar dan dibaui sebelum dibeli. Misalnya: orang yang akan memakai bedah plastik tdak dapat melihat hasilnya sebelum pembelian jasa itu. Penumpang pesawat terbang tidak mempunyai apa pun kecuali selembar tiket dan janji untuk sampai diujuan dengan aman. 

2. Tidak dapat dipisahkan (Inseparibility) Jasa tidak dapat dipisahkan dari penyedianya, apakah penyedia tadi adalah orang atau mesin. Bila karyawan jasa menyediakan jasa, maka karyawan itu merupakan bagian dari jasa. 

3. Bervariasi (Variability) Kualitas jasa tergantung pada siapa yang menyediakan jasa, dan waktu, tempat, dan bagaimana cara mereka disediakan. Misalnya: beberapa hotel, katakanlah Marriott, memiliki reputasi utuk penyediaan jasa yang lebih baik dari lainnya. 

4. Tidak Tahan Lama / Mudah Lenyap (Perishability) Jasa tidak dapat disimpan untuk penjualan atau pemakaian yang akan datang. Misalnya: beberapa dokter meminta bayaran kepada pasien karena tidak menepati janjinya, sebab nilai jasa ada pada saat itu juga dan hilang jika pasien itu tidak datang. 

Karakteristik Kualiatas Pelayanan karaktersitik pelayanan terdiri atas 3, yakni: 

  • a) Intagibility (Tidak Berwujud) Yaitu jasa tidak bisa dilihat, diraba ataupun di pegang tapi jasa bisa dirasakan. 
  • b) Unstorability Jasa tidak disimpan atau diproduksi karena jasa dihasilkan dan dipakai secara bersamaan. 
  • c) Customization Jasa juga sering didesain sesuai kebutuhan dan kemauan pelanggan. 

Hal Pokok Dalam Merancang Pemberian Pelayanan Yang Prima 

a) Service Regulation (Regulasi Layanan) Perusahaan apapun harus menyusun dan mengembangkan jasa pelayanan pada pelanggan mencangkup sistem, aturan, keputusan, prosedur dan tata cara pelayanan dan keluhan agar memudahkan dalam standar pelaksanaan pelayanan serta berguna menyampaikan produk. Idealnya dalam suatu standar pelayanan dapat terlihat jelas dasar hukum, persyaratan pelayanan, prosedur pelayanan, waktu pelayanan, biaya serta proses pengaduan, sehingga petugas pelayanan memahami apa yang seharusnya mereka lakukan dalam memberikan pelayanan. Keraguan pegawai akan keputusan-keputusan apa yang harus diambil dengan sendirinya akan hilang sepanjang masih dalam aturan yang termuat dalam standar pelayanan atau sering disebut dengan Standard Operating Procedures (SOP). 

b) Service Facilities (Fasilitas-Fasilitas Pelayanan) Menyangkut fasilitas utama dan pendukung, ada perlengkapan pelayanan, serta akomodasi, tools, alat bantu, product knowledges, mesin, peralatan, teknologi, kamar mandi, ruang, dan gedung. 

c) Advirsory Team (Peranan Tim Pengarah) Tim pengarah disini yakni penanggung jawab tertinggi manajemen, pimpinan, dapat dari seorang Public Relation, atau manajer Operasional, yang memiliki peranan dalam manajemen pelayanan prima. 

d) Simple-Cheap-Fast-Benefit (Mudah-Murah-Cepat-Manfaat) 

e) Budaya Pemberian Pelayanan 

  • 1) Self Awarness yakni kesadaran pribadi untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada pelanggan. 
  • 2) Anthusiasm yakni memberikan pelayanan dengan penuh antusias atau gairah. 
  • 3) Reform yakni memperbaiki dan meningkatkan kinerja pelayanan dari waktu ke waktu. 4) Value yakni pelayanan harus mampu memberikan nilai tambah. 
  • 5) Impresive yakni pelayanan harus menarik, berkesan namun tidak berlebihan. 
  • 6) Care yakni memberikan perhatian dan kepedulian kepada pelanggan secara optimal. 
  • 7) Evalution yakni pelayanan yang telah diberikan harus selalu dievaluasi secara rutin.


Cara input data penggunaan jasa

1.  Pilih menu transaksi kemudian klik jual, pilih penjualan toko. Selanjutnya klik tombol tambah yang berada di pojok bawah kiri layar anda. 



2. Maka akan muncul data seperti gambar dibawah ini, isilah dengan cara klik enter pada kolom yang ditandai dengan warna kuning.


                         


3. Maka akan muncul data jasa seperti gambar dibawah ini, double klik pada jasa yang dibutuhkan. 


                         


4. Kemudian input pembayaran pada kolom cash serta bank apabila costumer melakukan pembayaran secara cash.




5. Jika muncul kotak dialog seperti gambar dibawah ini, klik YES untuk mencetak struk. 



6. Inilah tampilan preview struk, klik icon print yang berada dibar atas layar anda.



Demikian penjelasan input data penggunaan jasa pada aplikasi bengkel. Begitu pula dengan caranya yang amat sederhana dan memudahkan pengguna aplikasi bengkel. Apabila anda ingin mencoba menggunakan aplikasi bengkel, silahkan kunjungi link berikut ini http://www.software-id.com/aplikasi-kasir.html.

Related post: